Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Celaka 2 .


__ADS_3

" Apa 16 km nak ?" Wenda menutup mulutnya kaget mendengar ucapan anaknya .


" Putri berlari , agar bisa lepas dari tawanan papa . Putri lelah ma capek kaki putri sampai lecet , untungnya putri diselamatkan Tante Hesti .dibawanya ke rumah Tante Astri ini , meski aku tahu Tante Hesti di jalan selalu mengeluh karna kesusahan membonceng ku dalam keadaan lemas ,disini putri diberi makan dan minum bahkan kaki putri diobati dengan Tante Hesti dan Tante Astri ma , dan yang dibilang om Amir memang benar , malam ini aku akan diantar pulang menemui mama tapi mama sama papa sudah keburu Dateng ,soal papa yang bilang mengajak sengkongkol Tante Hesti itu tidak benar ma , karna apa kamu seharian menghabiskan waktu bersama dan aku juga gak lihat Tante Hesti main hp . Dia malah sibuk dengan kuku - kukunya . " Jelas putri kepada mamanya .


Wawan tercengang mendengar setiap inci penjelasan anaknya itu .


" Sial ,anak ini memang benar - benar tak bisa diandalkan aku harus bisa membuat Wenda percaya " Batin Wawan.


" Wenda , jangan kamu percaya omongan putri ,putri itu masih kecil dia tahu apa soal sekongkol percaya lah aku benar - benar sudah merencanakan ini matang jauh - jauh hari dengan Hesti !" Wawan menatap Hesti.


" Pak , lebih baik anda jujur saja ,bapak jangan pernah meremehkan usia , anak bapak memang masih kecil tapi ada kalanya anak seumuran bapak ini mampu mengeluarkan pendapatnya dan bapak harusnya menghargai itu !, apa bapak gak malu dengan anak bapak yang sudah jujur dengan perkataannya ,tapi malah bapak mencoba mematahkan kejujuran itu ,dan berusaha mengajarkan anak supaya ikut bohong " Ucap Astri kembali.


Wawan tak bergeming .


" Betul ma , Tante Hesti gak salah Tante Hesti baik semua keluarga disini baik ma , papa memang salah tapi putri mohon jangan laporkan kepolisi ya ma " Putri memohon.


Wenda mengangguk ,Hatinya sangat tersentuh dengan perkataan anak semata wayangnya , putri memang jarang sekali bicara dia lebih banyak diam . " Kamu dengar itu Wawan anakmu yang gak pernah kamu anggap ini masih peduli dengan mu ,anakmu masih memikirkan mu " Ucap Wenda dengan berlinang air mata .


Wawan pun tiba - tiba terduduk didepan anaknya " Putri anakku maafkan aku nak , papa benar - benar minta maaf papa selama ini telah menyia- nyiakanmu ,Maafkan papa jika papa dulu masih belum bisa terima memiliki anak perempuan , tapi kini papa sadar nak papa menyesal papa sudah buta karna harta ,sampai papa gak tahu bahwa sebenarnya harta yang paling berharga yaitu kamu dan mama mu ,Wenda maafkan aku ,sekarang aku iklhas kalau kamu mau memenjarakan ku aku siap menanggung semua resikonya karna ini memang salah saya .Hesti maafkan om kalau ,om sudah membawamu kemasalah ini " Tutur Wawan.


" Maa ...maafkan papa ma " Ucap putri kepada mamanya .

__ADS_1


" Ya aku maafkan ,tapi mama belum bisa terima sepenuhnya papamu untuk sementara ini "


" Makasih ,ma makasih " Ucap Wawan.


Wenda tak bergeming .


Kesalah fahaman itu selesai ,dan putri kini sudah pulang bersama keluarganya .


***


" Mas , maafkan Hesti ,mas Hesti cuma mau pinjam uang kemaren ke om Wawan ,eh tapi bukannya dapat malah dia yang dapet ?" Ucap Hesti dengan kesal saat mengingat masa - masa itu.


" Maksud kamu dapat apa ?jadi kamu berikan begitu saja iya ?"


" Yee ... bukannya kamu yang ot*k mes*m buktinya kamu mau selingk* h "


" Ya ,maaf namanya juga hilaf mas ,itu semua kan karna uang ?" Hesti jujur


" Itu namanya ,kurang bersyukur , coba kalau kamu bersyukur pasti gak akan tuh punya niatan kesana ?"


" Ya - ya salah "

__ADS_1


" Tapi heran deh , biasanya tuh yang selingk*h tuh laki - lakinya ini malah kebalikannya " Jawab Priyan sambil berfikir .


"Iya ,itu kalau laki - lakinya banyak duit ,lha ini laki- lakinya pas - Pasan ,gimana mau buat selingkuhnya yang ada habis semua"


"Duh .. duh seru amat ngobrolnya , yang udah baikan " Ucap Astri yang lewat didepan Hesti dan Priyan.


Hesti dan Priyan memang masih diteras rumah .


"Apaan sih mbak Astri , bikin aku malu aja hehe " Gumam Hesti.


" Lho ,mas sama mbak mau kemana malam - malam gini ?" Tanya Priyan .


" Oh ,ini mau cari martabak setan ini mbakmu lagi nyidam "


Astri tersenyum


" Ada - ada aja mbak - mbak ,nyidam kok martabak setan biasanya tuh nyidam buah yang seger ,kecut ,ini martabak setan baru denger aku " Gumam Priyan.


" Ya namanya juga nyidam ,Yan gak papa kan yang dimakan martabaknya gak setannya hehe "


" Hus ,gak lucu " Ucap Amir .

__ADS_1


" Ups "


__ADS_2