
Dari balik pintu kamar putri mengintip papanya yang sedang menelvon mamanya. Putri sangat terkejut saat mendengar percakapan papanya dengan mamanya ditelvon. Putri tidak menyangka bahwa ternyata papanya membawanya ke tempat kedai es krim kesukaannya dan memanjakannya dengan kasih sayang hari ini adalah untuk membuat papanya bisa kembali dengan mamanya dan agar mamanya dapat menyerahkan semua hartanya segera kepada papanya itu .
" Sungguh , papa benar - benar tega memanfaatkan ku untuk kesenangannya sendiri ,papa dari dulu aku hanya minta kasih sayang pada papa dan hari ini papa memberikan itu makan bersama ,tertawa bersama dan jalan - jalan bersama tapi ternyata itu semua hanya kebohongan yang papa buat untuk mengelabuhi ku , papa aku sudah besar ,maafkan aku pa " Batin putri berbicara dengan air mata yang sudah meluncur deras dari sudut matanya.
Wawan yang membelakangi pintu kamar putri ,tidak tahu kalau putri sudah mengendap - endap keluar meninggalkan rumah itu.
Putri berlari sekencang mungkin dengan membawa rasa kecewa dan perih dihatinya mengingat papanya hanya menginginkan dia untuk memancing mamanya. Putri semakin jauh - jauh dan jauh .
***
" Tidak - tidak anda salah faham "
" Apa salah faham kamu bilang ? sudah jelas - jelas kamu membawa anakku dan menyembunyikannya disini ,kamu masih bilang salah faham !" Teriak Wenda yang menarik kencang tangan Hesti dibawanya kehadapan Wenda .
" Mama dengarkan dulu !" ucap putri lirih .
Astri memeluk putri .
sedangkan yang lain hanya menyimak .
" Kamu dasar pelak*r , tak tahu diri ,apa kamu kurang puas sudah mengambil suamiku ,perhiasan berhargaku dan kini kamu kembali membuat ulah dengan sengkongkol dengan menyembunyikan putri semata wayangku , aku tak terima aku akan membawa masalah ini kejalur hukum ,ingat kalian berdua !" Suara lantang Wenda seraya menunjuk Hesti dan Wawan.
" Hah !" Hesti sampai terperanjat kaget . Begitu juga Wawan dan keluarga Hesti .
" Hesti ! jelaskan semuanya mas masih gak faham dengan ini semua ! Apa benar kamu masih menjalin hubungan dengan bapak - bapak ini ? Apa benar kamu telah bersekongkol dengan bapak ini untuk membawa lari anak ini ?" Tegas Priyan yang pusing dengan keributan yang terjadi.
" Mas ,itu semua tidak benar aku sama sekali tidak tahu menahu soal anak ini kalau anak ini anaknya om Wawan ,aku benar - benar tidak sengaja menemukan anak itu sesua dengan cerita yang kuceritakan kepada mas dan semua " Jelas Hesti dengan sungguh - sungguh.
__ADS_1
" Om Wawan , tolong jelaskan kalau aku memang tidak ikut dengan masalah om ini aku benar - benar tidak tahu menahu , tolong bantu aku om " Hesti memohon.
" Ah ,sudah lah lama - lama aku pusing dengan ini semua Amir ,Astri , kalian urus itu adik dan iparmu ,ibu mau masuk kedalam !" Ucap ibu Arum yang langsung pergi begitu saja masuk kedalam rumah menemani Enggar cucunya.
" Hesti ,terimakasih kamu telah membantuku , Menyimpan putri disini dan mau menungguku sampai aku datang mengambilnya kesini , terimakasih " Ucap Wawan.
" Deg "
Hesti yang mendengar pernyataan itu malah semakin tersudutkan bagaimana mungkin dia saja baru ketemu putri pertama kalinya dan ini pun Hesti juga baru tahu kalau putrinya om Wawan sudah sebesar ini.
" Om Wawan ! Maksud kamu apa om ? Kamu mau memfitnah saya ? "
" Hesti ,apa ini ! Mas benar - benar pusing !" Teriak Priyan.
" Mas " mata Hesti berkaca - kaca .
" Tu kan aku bilang Apa mereka memang sudah bersengkongkol , pelak"r ini hanya membuat sebuah alibi pura - pura menolong padahal !" Tukas Wenda dengan sinisnya .
" Om Wawan kenapa om bicara seperti itu sejak kapan aku mau lagi dengan om Wawan ! " Hesti membela .
" Sudahlah Hesti akui saja , kamu masih cinta kan sama om ,buktinya kamu kemaren ngajak ketemuan om di hotel itu apa namanya kalau bukan cinta ?Hesti kamu tenang setelah ini kita akan hidup enak ?" Wawan menambahi dengan pdnya .
" Hesti apa benar kamu ketemuan lagi dengan bapak - bapak ini dihotel ! jawab Hesti !" Teriak Priyan dengan mengguncang - guncangkan pundak Hesti dengan keras .
Amir menarik adiknya , dia sangat takut jika adiknya main kasar lagi ke Hesti.
Hesti mengangguk pelan " Tapi mas ,aku ketemuan itu ,untuk meminjam uang saja mas tidak lebih ?"
__ADS_1
" Alah , aku sudah gak percaya dengan omongan mu itu hes ,sekarang terserah ,aku sudah capek !" Priyan pergi duduk dikursi teras dengan perasaan yang berkecamuk.
" Mas ! , om Wawan kamu benar - benar orang jahat om !" Maki Hesti.
" Sekarang semua sudah jelas , pelakunya kalian berdua . Aku akan menyerahkan kalian ke polisi sekarang juga !" Hardik Wenda .
" Bu apa bisa kita selesaikan masalah ini baik - baik !" Amir menengahi
" Baik - baik kamu kata ,eh mas anak saya itu penting saya akan menaruhkan jiwa raga saya untuk anak saya mengerti ! untung saja saya cepat menemukan dimana keberadaan anak saya kalau tidak mungkin kalian semua sudah mencelakai anak saya bukan !" Mata Wenda menatap tajam semua yang ada di tempat itu.
" Bu ,ibu salah faham kami tidak ada maksud dan niat mencelakai anak ibu kami malah mau mengantar anak ibu pulang kerumah , kalau memang kamu adalah orang jahat mungkin dari tadi siang kami sudah menyiksa bahkan menyekap anak ibu ,tapi nyatanya tidak kan anak ibu masih dalam keadaan sehat " Amir menjelaskan.
" Benar Bu , kami mohon dengarkan penjelasan kami dan apa yang sebenarnya terjadi ! Janganlah ibu terburu - buru mengambil kesimpulan dari satu pihak saja , karna bukan berarti semua orang yang pernah salah melakukan hal yang salah untuk kedua kalinya , bukannya aku membela Hesti bukan tapi cobalah ibu dengarkan penjelasannya dulu "
" Alah, itu hanya alibi yang kalian buat kan biar saya percaya " Wenda menambahi.
Hesti kini menangis . Sedangkan Wawan nampak gusar dengan sendirinya .
" Mama ... mama ... ku mohon mama jangan salahkan tante Hesti dan keluarganya ma " Putri tiba - tiba melepas kan pelukkannya dari Astri dan kini beralih memeluk mamanya.
" Sayang , kamu harus tahu mereka semua itu orang jahat ,mereka membohongimu , mereka hanya ingin mendapatkan harta mama mereka semua suruhan papamu " Jelas Wenda ke anaknya.
" Tidak mama , semua itu tidak benar benar mereka orang baik mereka sayang ke putri ,dan disinilah putri mendapat kasih sayang yang tulus dari Tante Astri ,Tante Hesti dan om ,Amir dan om Priyan .Yang bohong itu papa ma papa !" Hardik putri dengan mantap.
" Maksud kamu apa nak , papa sayang kamu nak ,papa ini papamu !" Wawan merayu hendak memeluk putri namun putri menghempaskan tubuh Wawan agar menjauh.
" Maksud kamu apa nak " Tanya Wenda dengan lembut .
__ADS_1
mereka semua yang ada disana ikut mendengar .
" Papa , tidak tulus ma sayang sama putri , papa tidak pantas disebut papa , yang ku tahu itu papa adalah sosok yang melindungi ,memberikan kasih sayang tulus tanpa pamrih ,tapi ini papa hanya Sayang kepada putri untuk mendapatkan sesuatu . Aku dengar sendiri ma papa yang sudah merencanakan semua ini sendirian , apa mama tahu aku berlari hingga 16 km ma "