
" Ada apa bapak - bapak ,Apa ada yang salah dengan mobil saya ?" Ujar om Wawan dengan santainya.mencoba berlagak beg*k dengan keadaan yang ada .
" Hey , pak jangan pura - pura gak tahu gitu ? Ngapain anda parkir ditempat sepi seperti ini kalau bukan untuk berbuat mes*m hah !" teriak salah satu pemuda yang ada dibarisan depan.
" Iya betul itu " bapak - bapak yang lain ikut menimpali.
" Hu ....pura - pura dong* lagi " sahut yang lain.
" Iya gak malu ya udah tua juga ,bau tanah masih aja doyan mes*m "
Para warga saling berkomentar sesukanya. Wawan semakin terpojok namun ,Wawan masih mencoba tenang .
" Tenang bapak - bapak dan saudara - saudara saya selaku RT disini ,akan mencoba meluruskan permasalah ini " Pak RT menenangkan warga " Begini pak saya setelah saya mendapat laporan dari warga kalau bapak sudah beberapa bulan ini sering memarkirkan mobil anda disini bersama seorang wanita , Sekali lagi bukannya kami mengganggu privasi anda atau bagaimana pak ,tapi karna ini daerah kami dan saya selaku RT disini wajib mengetahui apa pun dan menyelesaikan masalah yang ada contohnya seperti bapak ini , kamu hanya ingin tahu apakah benar selama ini bapak disini melakukan hal - hal yang tidak diperbolehkan di daerah kami ? Karna jelas jalan ini sangat jarang dilalui orang bahkan warga sini bisa dihitung melewati jalanan ini ?" Tutur pak RT .
__ADS_1
" Tunggu - tunggu ,atas dasar apa bapak - bapak dan para warga menuduh saya melakukan hal - hal itu , apa kalian punya bukti ?" Tegas Wawan namun masih dengan nada santainya .
Warga saling bertatapan satu sama lain . Begitu pun juga pak RT .
" Pasti gak punya ,lagian orang - orang kampung mana tahu ngrekam pakai ponsel " Gumam dalam hati Wawan. Dengan pdnya meremehkan warga.
Sedangkan Hesti didalam mobil takutnya bukan main ,Hesti tak berani keluar . Dia membayangkan kalau dia keluar akan direkam warga kemudian diviralkan seperti artis - artis yang ada ditelevisi dan berita di YouTube seperti yang dia tonton .
" Apa kalian punya bukti? " Tegasnya kembali Wawan memandang wajah para warga satu persatu , Wawan sangat percaya diri kalau dirinya akan cepat bebas dan pergi dari para warga ini .
Setelah beberapa menit berlalu ,mereka sepertinya sudah kehilangan akal karna mereka menuduh tanpa ada bukti ,dan Wawan semakin bangga bahkan sekarang dia sudah mulai tersenyum lebar karna Wawan yakin mereka tak akan bisa mendapatkan bukti .
Hesti yang melihat itu dan samar - samar mendengarnya lantas bernafas lega kini dia. mulai turun.
__ADS_1
" Gimana om Wawan apa kita sudah bisa pergi dari sini ?" Tanyanya dengan pdnya .
Warga yang lain melihat Hesti yang baru keluar dari dalam mobil memperlihatkan wajah sinis dan saling menatap tajam .
" Gimana pak RT ?"salah satu warga bertanya pada RT-nya.
" Iya pak gimana ini kita gak bisa langsung saja membebaskan orang - orang macam ini ,orang - orang yang sudah mengotori desa kita pak RT . Apa RT mau desa kita mendapat si*l gara - gara ulah manusia ini !" Tunjuk salah satu warga menumpahkan kekesalannya kepada Wawan dan Hesti.
" Iya betul sekali ,saya setuju " Teriak lainnya.
" Tenang bapak - bapak ,saudara - saudara kita juga tidak bisa langsung menghakimi mereka karna kita gak ada bukti untuk menahan mereka ?" Jawab pak RT .
" Saya punya buktinya pak ?"
__ADS_1