Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Pertengkaran.


__ADS_3

Pagi ini Amir terpaksa harus tutup jualan lagi karna harus menemani Astri untuk kembali ke dokter Helen dokter spesialis kandungan yang ada di kotanya.


Untungnya jalanan pagi ini tidaklah cukup ramai seperti hari biasannya jadi Amir dan Astri sangat menikmati perjalanan kali ini. Tidak seperti kemaren Astri dan Amir harus beberapa kali bersabar kala macet melanda.


Tepat jam 8 Amir dan Astri sampai seperti biasa Amir mengambil nomor antrian dan Astri memilih duduk di ruang tunggu depan ruangan dokter. Disini sudah ada beberapa orang yang kemaren juga datang kesini menunggu bersebelahan dengan Astri .Tidak lupa Astri menegur sapa mereka.


" Alhamdulillah Kita dapat nomor 3 " ujar Amir saat didepan Astri kemudian duduk disampingnya.


" Alhamdulillah mas bisa cepet"


" Iya ?"


" Eh ,kamu tahu gak pasien kemaren kenapa kok langsung dibawa kerumah sakit itu karena bayi pasien itu sudah tidak ada didalam kandungan " ujar wanita yang di sebelah Astri kepada temannya.


" Kamu kok tahu dari mana ?" Tanyanya penasaran.


Astri dan juga Amir ikut menyimak .


" Iya tahu lha wong rumahnya Deket sama rumahnya budeku. Tapi aku jadi ikut takut deh Duh Amit - amit jangan sampai deh anakku begitu .Yang baik yang sehat ya cayang " ujar perempuan itu yang mengelus beberapa kali perutnya.


" Duh ,kasian sekali ya ?pasti Sad banget itu ibu,secara gitu children nya harus go begitu saja ya gak ?" ujar nya.


" Iya sih, tapi bahasa kamu gak usah campur- campur juga dong pakai bahasa Inggris segala gak bener lagi?" gerutu perempuan hamil itu.


" Iya, udah kayak es campur aja yang didepan sana ?" ucap Amir spontan sambil terkekeh.


Seketika itu kedua wanita itu dan juga Astri berbalik melihat Amir secara bersamaan.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian . Astri dan Amir dipanggil. Duduk didepan dokter Helen .


" Gimana Bu Astri sehat ? Ada keluhan apa saja selama habis implantasi ? " Tanya dokter .


" Alhamdulillah dok sehat hanya saja semenjak habis implantasi maaf pay*dara saya sakit dok semacam nyeri begitu."


" Oh itu memang sering dirasakan ibu- ibu setelah embrio transfer.Selain itu,pasti pay*dara Ibu bengkak dan sakit ketika disentuh kan.Kondisi ini sering terjadi setelah transfer embrio, karena efek samping obat hormonal yang kemaren saya resep kan terakhir melalui chat wa yang harus di dikonsumsi selama 2 minggu setelah prosedur.Apa ibu Astri juga mengalami mual pada pagi hari atau dijam- jam tertentu ?"


" Iya dok akhir- akhir ini suka mual , seperti orang habis naik komedi putar "


" Baiklah kalau begitu mari saya cek dulu"


Astri mengikuti dokter sedangkan Amir yang masih duduk dikursi terus berdoa berharap mendapatkan hasil yang terbaik.


" Sudah Bu Astri ?"


" Mari kita tunggu dulu hasilnya?"


Astri pun mengangguk duduk kembali di kursi bersama Amir , dengan tangan yang keringat dingin dan jantung yang terus berdetak hebat. Astri dan Amir memandangi alat tes kehamilan


yang ada didepannya.


Ketika dokter Helen mengangkat tes kehamilan itu Amir dan Astri secara bersamaan memejamkan mata dihati mereka terus berdoa .


" Alhamdulillah, pak buk selamat hasilnya positif ?" ujar dokter Helen .


Amir dan Astri membuka mata dengan kaget.

__ADS_1


" Apa dok po- si- tif ? " ujar Amir


" Beneran ini dok?" tegas Astri .


" Ya , ini hasilnya garis dua "


Dokter Helen menunjukkan hasil tes kehamilan dengan cepat Astri mengambil benda pipih kecil itu dari tangan dokter Helen kemudian melihatnya Astri melihat benda itu sampai beberapa kali, menggosok- gosok matanya dengan tangan demi memastikan hasil itu.


" Alhamdulillah mas ,ini beneran garis dua .. makasih ya Allah engkau telah mendengar kan doa kami " Ujar Astri seraya bersujud syukur dilantai diikuti Amir.


" Sungguh ini benar- benar Rahmat Allah yang tak terduga. Ini beneran kan dok saya benar- benar akan menjadi seorang ayah ? Ini gak mimpi kan dok ?"


Dokter Helen hanya menggelengkan kepala seraya memberikan senyuman terbaiknya.


" Alhamdulillah Astri ,keinginan kita untuk jadi orang tua Akan segera terwujud. Sebentar lagi kita akan dipanggil bapak ibu dan ibuku pasti sangat senang sekali mendengar berita ini , Astri mas sudah gak sabar memberi tahu kabar baik ini kesemua orang ,mas janji selama kamu hamil mas akan lebih lagi dalam memperhatikan mu dan mas janji akan selalu menjagamu . Bagaimana kalau habis dari sini kita langsung kerumah ibu ?"


" Iya mas " jawab Astri dengan penuh gembira.


Tubuh yang tadinya bergetar dan jantung yang tadinya berdetak cepat kini berubah seketika bagaikan bom yang jatuh secara tiba- tiba rasanya sangat terasa.


***


"Bu sum saya mohon janganlah begitu , mana ada saya uang segitu? Bukankah setiap saya mau bayar pajak tanah setiap bulanya Bu sum selalu bilang gak usah bayar biar saya saja ? Tapi kenapa sekarang Bu sum malah membuat permasalah ini makin rumit "


Bu Een memohon ke Bu sum bersipuh dikakinya.


" Een ,ini masalah nya uang pajak harus disetorkan sekarang ,saya gak mau tahu kamu harus bayar beserta dendanya karna ini sudah jatuh tempo !" teriak Bu sum.

__ADS_1


__ADS_2