Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Panas


__ADS_3

" Apa mas cerai ? istighfar mas " Ujar Endah dengan air mata berlinang ,memeluk erat anaknya yang kini sedang di pangkunya .Sedangkan suaminya kini berkacak pinggang membelakangi Endah berbicara dengan nada tinggi dan mantap.


" Kamu fikir aku bercanda ,aku sudah muak dengan mu Ndah ,aku mau pisah sekarang juga !"


" Apa mas ? Setelah kamu mendapat anak dariku dan anak kita masih kecil mas ,mas menalak ku begitu saja tanpa alasan yang pasti ,jujur saja mas apa mas sudah ada yang dihati mas ? Apa mas sudah gk mau lagi dengan ku karna aku tak cantik lagi ? Atau ap mas ? Jawab yang jujur mas !"


" Kamu mau aku jujur ya ! Aku capek hidupin kalian berdua ngerti ! Ku pikir setelah menikah aku bisa merasakan hidup enak ,duit banyak dan kupikir lagi mungkin setelah punya anak hidupku bertambah bahagia ternyata tidak semua malah kurang semua uang ku semua habis buat biayaya kalian berdua . Dulu sebelum kamu punya anak kamu membantu perekonomian keluarga tapi lihat setelah anak ini lahir aku semua yang harus banting tulang hmm menyebalkan ! " Hardik suami Endah yang kini sudah membalikkan badan memandang Endah dengan muka masam campur amarah .


" Ow ,begitu mas ,oke kalau memang aku dan anakmu ini hanya membuat beban bagimu aku akan pergi dan akan hidup bersama anakku ,tapi ingat mas aku gak mau urus surat perpisahan kita semua aku serahkan ke kamu karna aku gak menginginkan itu tapi kamu yang mau dan satu hal lagi mas jika suatu saat nanti aku dan anakmu ini sudah besar jangan pernah kamu mencari lagi dan berharap kamu bisa bertemu dengan anakmu"


" Hmms kamu pikir aku akan butuh kalian hahaha ...yang ada juga kamu yang membutuhkanku "


Endah diam tak menjawab ,kini Endah menidurkan bayinya dan bergegas mengemasi semua pakaian yang ia bawa .


Setelah dirasa cukup Endah keluar dari kamarnya membawa bayinya hari masih pagi jam pun masih menunjukkan pukul 8 .


" Endah kamu yakin mau pisah dengan anakku ?" Tanya mertua Endah .


" Bukan aku yang minta Bu tanyakan pada mas ,terimakasih Bu sudah mau menampungku selama ini dan juga sudah memberiku makan "

__ADS_1


" Ya bagus lah , lagian kamu disini juga sudah gak membantu perekonomian anak saya " Jawabnya ketus.


" Iya Bu ,saya pergi dulu " Ujar Endah datar.


Apa yang ditunjukkan mertua Endah didepan sangat beda jauh saat didalam rumah . Endah memutuskan pergi ke rumah kakaknya yang ada di kampung sebelah . Dengan mengendarai bus Endah akan cepat sampai.


***


" Bu Arum ,baru datang hampir saja telat ?" Ujar Bu Een menghampiri Bu Arum .


" Telat apanya kan acara masih 1 ini baru jam 12 " Ujar Bu Arum.


" Bukan acara arisannya tapi gosipnya yang telat "


" Tuh lihat musum bebuyutan Bu Arum lagi pamer perhiasan baru "


" Yang bener kamu en berapa gram masnya ? Pasti palsu ?" Bu Arum tak percaya


" Eh ,Bu Arum itu beneran mas asli katanya sih banyak gram gitu bilangnya "

__ADS_1


" Ah ,masak iya sih Nining itu dapat dari mana uangnya ,masak kemaren baru pamer motor sekarang pamer perhiasan cepet bener dapet uangnya "


" Hay , Bu Arum ,Bu Een kenapa gak ikut kumpul kami !" Teriak si Nining memanggil Bu Arum dan Bu Een yang tak jauh dari pandangan nya.


Bu Arum dan Bu Een lantas senyum sejenak dan beradu pandang satu sama lain.


" Udah ayok kesana ?" Ajak Bu Arum kepada Bu Een.


" Iya ayok , nanti jangan kaget ya Bu Arum " Ujar Bu Een setengah berbisik seraya berjalan menghampiri Nining dan kawan - kawan.


Bu Arum tak bergeming terus berjalan mendekat Bu Nining.


" Eh , Bu Arum . Gimana kabarnya kita terakhir kemaren kan ketemu " sapa Bu Nining basa - basi dengan mengulurkan tangannya .


Mata Bu Arum lantas berfokus pada pergelangan tangan Bu Nining yang terlihat berkilau dengan gelang cantik yang berjejer.


" Eh , iya baik - baik " ujar Bu Arum sekenanya.


" Bu Nining gelangnya bagus ?" Ujar Bu Een spontan.

__ADS_1


" Ow ,iya Bu Een ini itu gelang termahal yang saya punya memang bagus karna dikampung ini cuma saya yang punya " Jawab Bu Nining seraya matanya melirik Bu Arum .


" Heem sombong sekali Nining ,pakai lirik - lirik ke arah ku lagi ,dikiranya aku gak bisa beli yang seperti itu apa ?" Batin Bu Arum .


__ADS_2