Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Mengeluh .


__ADS_3

" Enggar ! Kenapa sih bikin marah mama , disuruh sarapan aja susah amat !" Marah Hesti pagi - pagi seraya menyuapkan nasi yang ada didepannya untuk anaknya tercinta Enggar .


" Mama ,Enggar lagi gak pengen sarapan kenapa sih maksa !" tolak Enggar dengan menutup mulutnya menggunakan telapak tangannya.


" Enggar, kamu itu ya nglawan terus kalau dibilangin ,tinggal makan aja susahnya minta ampun ,nanti kalau badan kamu turun terus kurus gimana ? ujung- ujungnya mama lagi yang disalahin , cepat buka mulutmu sini aak ...! " Bujuk Hesti .


" Gak mau mama !"


" Kenapa Enggar ?" Hesti menghampiri Enggar dengan tersenyum .


" Tante - Tante itu mama tuh , masak Enggar gak makan dipaksa ?" Enggar mengadu .


" Enggar,mama gak maksa , mamamu cuma kawatir ,kawatir kalau Enggar gak makan nanti sakit , Enggar gak mau kan dibawa kerumah sakit kayak dulu ?" Ujar Astri .


" Gak mau Tante Enggar mau dibawa kerumah sakit ,disana gak enak tangan Enggar bergerak sedikit aja sakit karna ada selang itu ,obatnya juga gak enak ,pokok enggar gak suka " Cerita Enggar .


" Nah ,tuh ,makannya mamamu mintak Enggar buat makan biar gak sakit lagi ,biar gak minum obat lagi , jadi sekarang makan dulu ya sama mama ,bentar lagi baru berangkat sama om Amir "


" Ok Tante "


***


" Bu ,Priyan mau susul Hesti sama Enggar buat tinggal disini lagi ?" Priyan meminta izin.


" Apa kamu bilang ajak istri mu yang doyan selingk*h itu !, Ibu gak setuju ! Menantu sudah bikin malu , gara - gara istrimu itu ,ibu sampai digosipin dari ujung sana .Sakit rasanya yan ,jadi ibu !" Cerocos ibu.


" Terus gimana Bu ? Priyan gak tega lihat Enggar .Bagaimana pun juga Enggar itu anak Priyan Bu "

__ADS_1


" Anak ? bukannya kemaren kamu sendiri yang gak percaya kalau itu anak mu ?sekarang kamu bilang gitu !" Cerca ibu Arum lagi.


" Kemaren Priyan kebawa emosi Bu ,mana sadar sudah ngomong gitu , gimana Bu boleh kan Hesti sama Enggar balik sini lagi ? "


" Terserah Priyan !" Ucap ibu Arum dan berlalu dari tempat duduknya .


" Bu - Bu " Priyan menggelengkan kepala.


***


Jam 2 siang Astri berbaring - baring dikamarnya . Memandangi langit - langit kamarnya .


" Astri !" Panggil Hesti dari luar .


Astri yang mendengar panggilan itu segera turun dari kamarnya .


pintu kamar terbuka .


" Iya Hesti ,ada apa ?"


" Astri aku mau makan ? Tapi gak ada makanan didapur bisa tolongkan bikin mie goreng ?"


" Iya "


" Ok ,aku tunggu dikamar ya ?" Hesti tersenyum simpul dan berlalu pergi .


Astri segera ke dapur membuat mie .

__ADS_1


Astri dari Dulu memang selalu suka tidak enak kan kalau menolak . Selama dia bisa pasti dia akan melakukannya tanpa pamrih.


Setelah beberapa menit kemudian mie pun jadi dan kini telah siap di meja ruang tamu .


" Makasih ya tri kamu memang baik " puji Hesti.


" Ya sama - sama "


Hesti melahap mie itu dengan semangatnya.


" Hes gimana ? kamu sudah naikkan sama Priyan ?"


" Kenapa tri kamu tanya - tanya begitu , apa kamu merasa keberatan dengan adanya aku dan Enggar ?"


" Gak - gak ,gak gitu hes ,aku cuma tanya aja kalau memang sudah baikan kan Alhamdulillah"


" Ah, jadi malas aku gak nafsu makan ? Sudah makan aja sendiri tuh " Hesti beranjak dari tempat duduknya dan pergi begitu saja ,meninggalkan Astri disana .


" Lho ! ,hes - hes kamu marah ?"


Braaaakk ...


Suara pintu kamar Hesti ditutup dengan kerasnya .Astri yang mendengar itu sampai terperanjat.


"


.

__ADS_1


__ADS_2