Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Tamu tak terduga


__ADS_3

" Aaow ,hati - hati tri ini masih sakit " keluh Hesti yang meringis menahan sakit.


Pagi ini Astri mengobati luka Hesti akibat pukulan dan hantaman benda keras yang dilakukan oleh Priyan , karna tadi malam gak sempat, Mereka berdua duduk di sofa depan televisi .


" Eh ,maaf hes pasti sakit ya ?" Astri ikut meringis sembari tetap mengobati luka Hesti.


" Ya sakit lah , memang benar - benar Priyan suami yang kejam ,awas aja nanti akan kubalas !" Sumpah Hesti .


" Astagfirullah hes kamu gak boleh begitu , bagaimanapun juga dia adalah suamimu, suami itu adalah cerminan dari kita ,jadi kalau kita baik ya kita akan menuai kebaikan dan sebaliknya " Tutur Astri .


" Heeems , terus kalau memang begitu kenapa diluar sana masih ada istri yang sudah penurut taat pada suaminya tapi malah diselingkuhin ditinggal pula ! Gimana coba apa kamu masih bisa bilang istri cerminan suami ?"


" Hesti ,Setiap mukmin dihadapkan pada lima ujian; mukmin yang menghasudnya, munafik yang membencinya, kafir yang memeranginya, nafsu yang menentangnya, dan setan yang selalu menyesatkannya.” (HR Ad Dailami ) ,itu yang aku dengar dari YouTube begitulah penjelasannya " Ujar Hesti.


" Heeems ...baru juga lihat YouTube ,tri kamu gak tahu sih ,jadi istri Priyan itu menyebalkan uang kurang ,jarang perhatian belum lagi suka bohong.Makannya aku cari hiburan dan mencari tambahan uang " Jelas Hesti lirih .


" Menurutku itu bukan alasan yang tepat sekarang aku tanya ? Apa saat kamu melakukan perselingkuhan itu kamu merasa nyaman ? "


Hesti mengangguk.


" Apa sebelumnya kamu meminta maaf kepada Priyan sebelum semua ini terjadi ?"Astri bertanya kembali.


Hesti menggeleng ," Gimana mau jujur yang ada malah ancur ,ini saja gak jujur sudah babak belur apalagi jujur ?" Ucap Hesti lirih .


" Ya itulah hes terkadang didalam keluarga memang perlu adanya komunikasi yang baik maaf ya sebelumnya saat kita sudah membina keluarga kejujuran itu perlu , karna semakin kita jujur dengan suami maka suamipun akan jujur pada kita , itu menurutku,aku juga pernah denger ada penceramah mengatakan bahwa :


Rasulullah SAW pun pernah bersabda dari hadis yang diriwayatkan Muslim bawasanya.


“Wajib bagi kalian untuk berlaku jujur. Karena kejujuran itu membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga. Seseorang yang senantiasa jujur, ia akan ditulis di sisi Allah sebagai Shiddiq (orang yang sangat jujur). Dan jauhilah dusta, karena dusta itu membawa kepada perbuatan fajir (maksiat) dan perbuatan fajir membawa ke neraka. Seseorang yang sering berdusta, akan di tulis di sisi Allah sebagai kadzab (orang yang sangat pendusta).” Tutur astri lagi .


"Heum , sudah ceramahnya ?tri aku mau tinggal disini karna mencari tempat yang nyaman ,bukan malah mendengar kamu ceramah !, Sudah kan obati lukanya ? kalau begitu aku mau kekamar dulu " Hesti langsung pergi begitu saja tanpa memperdulikan Astri .


" Eh,sayang kamu sudah siap mau berangkat sekolah ya ? duh cakep banget sih anak mama ngegemesin deh " Hesti yang baru beberapa langkah berpapasan dengan Enggar yang hendak berangkat sekolah .


" Iya mama ,Enggar sudah rapi kan ma ?" Tanya Enggar dengan memeriksa bajunya sendiri. Memutarkan badan kekiri dan kekanan didepan mamanya .


" Sudah kamu sudah cakep " puji Hesti .


" Enggar bekalmu tadi sudah kamu masukkan kedalam tas mu belum ?" Tanya Astri yang berdiri lalu menghampiri Enggar .


" Sudah Tante , sama air yang dibotol tadi kan ?" Ujar Enggar.

__ADS_1


" Iya " Jawab Astri dengan mengangguk.


Mas Amir yang terlihat baru saja keluar dari kamarnya ,menggunakan kemeja berwarna biru kalem yang sengaja digulung dibawah siku dengan dalaman kaos berwarna putih dan juga celana jeans , Wajah Amir yang terlihat tenang dan juga tampan membuat siapa pun akan jatuh cinta ,ditambah badan yang ideal membuat karisma Amir keluar.


Mulut Hesti sampai terbuka kala melihat Amir datang .


" Mas sudah siap ?" Sapa Astri yang langsung menghampiri Amir . Saat itu juga lamunan Hesti buyar seketika.


" Iya sayang , hari ini ada barang masuk jadi mas harus buru - buru pergi gak papa kan ? maaf ya nak ayah pergi jualan dulu ,kamu yang baik ya dirumah " Amir mengelus perut Astri .


" Ya mas gak papa , mas juga hati - hati ya ?" pesan Astri dengan senyum .


" Iya , Enggar ayok kita berangkat ! Mulai sekarang om yang akan mengantar dan menjemputmu kesekolah "Jelas Amir kepada Enggar ." Oh ya hes tolong titip mbak mu Astri ya ,ingatkan mbak mu suruh minum vitamin dan jangan sampai kelelahan "Pesan Amir pada Hesti .


" Beres mas Amir ,mbak Astri akan baik - baik aja kok " Hesti menyakinkan.


" Ya sudah kami berangkat dulu assalamualaikum "


" Waalaikumsallam " jawab Hesti dan Astri .


Kini dirumah hanya tinggal berdua Astri dan Hesti.


" Astri , bisa minta tolong gak bikinin aku mie goreng dong laper ?" Rengek Hesti.


" Gak tahu kenapa tri bibirku rasanya sakit kalau buat makan nasi ,aku juga lagi gak selera makan nasi goreng pagi - pagi ,aku pengen makan mie goreng aja , tolong ? bisa kan bikinkan sebentar " Pintanya lagi .


Dengan berat hati Astri menuruti kemauan Hesti membuatkan mie goreng .


Beberapa menit berlalu kini mie goreng sudah siap dihadapan Hesti yang asyik menonton acara gosip ditelevisi.


" Ini mie nya hes " Astri menaruhnya didepan Hesti.


" Heem taruh situ aja nanti ,ku makan " Ucap Hesti yang masih fokus kedepan televisi tanpa melihat Astri .


***


" Kamu sedang apa yan ? Sibuk bener banyak kertas lagi ?" Tanya ibu Arum yang tak sengaja lewat depan kamar Priyan dan mencoba mendekatinya .


" Ini Bu catatan hutang Hesti ke Priyan ?"


" Hutang apa ?" Ibu Arum heran.

__ADS_1


" Iya ini hutang Hesti selama menjadi istriku , enak saja dia memakan uangku begitu saja selama ini Priyan gak terima Bu , ini semua nota akan kukirim ke Hesti biar Hesti melunasinya ?"


" Jadi ini nota selama Hesti tinggal disini ?" Ujar ibu Arum shock .


Priyan mengangguk pasti .


" Gawat !, kalau nanti sampai aku yang di tagih begini bisa mati berdiri aku,gak - gak itu gak akan terjadi " batin ibu Arum dengan menggeleng kepalanya cepat .


***


Tok ...


Tok ...


Tok ....


" Astri buka pintunya ?" Teriak ibu Arum di depan rumah Astri .


Ceklek


Pintu dibuka.


" Eh ,ibu mantan mertua ada apa datang kesini cari menantu asli apa cari mantan mantu ?" Tanya Hesti berdiri ditengah - pintu .


" Kamu lagi , gak tahu malu sudah diusir ,masih juga nekat tinggal disini !" Kesal ibu Arum .


" Sabar Bu ,mantan mertua jangan suka marah - marah nanti cepet tua lho , ups emang udah tua ya !" Hesti menutup mulutnya dan tertawa kecil.


" Mana Astri ,saya mau ketemu Astri bukan kamu ,menantu tukang selingkuh ,benalu pula !" maki ibu Arum.


" Sayang sekali Bu mantan mertua Astri lagi keluar " ucapnya sok manis.


" Heeems , dasar benalu " Maki Bu Arum lagi kemudian pergi menaiki motornya .


Brak ...


pintu ditutup Hesti .


Tok ...


Suara ketukan pintu lagi .Tanpa basa - basi Hesti langsung membuka pintu .

__ADS_1


" Apa la - "


__ADS_2