
" Assalamualaikum"
" Waalaikumsallam "
Mata kamu tertuju pada suara dari pintu luar.
"Priyan " Ujar mas Amir.
Priyan yang sudah berpakaian rapi menghampiri kami diruang makan yang tak jauh dari ruang tamu.
" Papa !" Teriak Enggar dan langsung lari memeluk papanya.Priyan langsung menyambut Enggar.
" Enggar papa kangen sama kamu " Ucap Priyan seraya mencubit pipi Enggar dengan gemasnya .
" Enggar juga pa ,papa kesini mau jemput Enggar kan sama mama ?" Tanya Enggar dengan polosnya.
Priyan tersenyum lalu matanya mengarah pada Hesti.
" Eum , Enggar lebih baik kamu berangkat dulu sama om Amir nanti keburu telat lho ?" Hesti mengalihkan topik.
" Oh,iya sudah siang juga ,Tapi kalau Priyan mau antar Enggar juga gak papa kesekolah?" Tanya Amir .
" Boleh hes ? "
" Eh,i - iya boleh kok " Jawab Hesti.
" Horee !" Teriak Enggar .
Enggar akhirnya diantar oleh papanya dan Amir pun berangkat kerja.
"Astri , aku lihat dari dulu sampai sekarang rumah tangga mu selalu adem ayem aja memang selama berumah tangga kalian gak pernah berantem ?" Tanya Hesti tiba - tiba . Astri yang dari tadi sibuk membereskan piring bekas makan berhenti sejenak dan melihat kearah Hesti .
Astri tersenyum " Ya pernah namanya juga rumah tangga ,gak ada yang mulus - mulus aja pasti ada jalan berkerikil ,berbatu bahkan berlumpur .Hanya saja aku dan mas Amir punya cara tersendiri dalam menyikapi masalah tersebut "
" Ow begitu ya ,pantes aja aku gak pernah lihat kalian berantem Sampek besar gitu "
"Cobaan itu akan senantiasa bersama orang yang beriman baik laki laki ataupun perempuan baik berkaitan dengan dirinya, anaknya ataupun hartanya sampai dia berjumpa dengan Allah tanpa membawa dosa.” (HR. At-Turmudzi no. 2323 dengan sanad yang shahih) . Menurutku orang yang suka bilang rumah tangganya gak pernah berantem selalu adem ayem itu semua tipu - tipu . Karna apa disetiap rumah tangga itu pasti punya masalah masing - masing Ada yang dapat suami baik istri baik tapi ada masalah dimertua ,ada juga yang dapat istri baik suami kurang baik ,ada juga yang istri baik suami baik mertua baik tapi sama iparnya ,entah adik ,kakaknya bermasalah ,ada juga suami baik istri kurang baik ,ada juga semua baik tapi belum tenang karna belum punya anak. itulah sebabnya kenapa kita harus bisa mengatasi semua masalah yang datang ,jangan cepat mengambil keputusan karna mengambil keputusan saat marah akan jadi masalah bukan menyelesaikan masalah "
" Iya memang sih tapi kalau sudah emosi mana bisa mikir mana yang baik mana yang jelek ,lagian menurutku nih ya yang bikin masalah datang itu karna kadang suami kita kurang perhatian sama kita ,sama satu lagi mungkin laki - laki kita kurang semangat cari uang makannya kebutuhan jadi kurang dan akhirnya bikin emosi kita deh "
" Memang betul saat kita emosi kadang kita gak bisa mengendalikan emosi ,tapi kalau kita masih bisa sedikit berfikir insyaallah kita masih diberi kekuatan untuk meredam emosi itu meski memang susah banget . Kalau masalah Rejeki itu sudah diatur hes ,jadi kamu gak perlu khawatir sudah ada porsinya masing - masing "
" Iya ,tapi kalau usaha lebih giat kan uangnya juga tambah "
" Iya tambah tapi kan ,gak bisa langsung banyak "
__ADS_1
"Heemz , Ya udah aku ,mau mandi dulu aja "
" Iya "
***
" Nyonya mau kemana ?"
" Mau kerumah Hesti "
Wenda berpakaian modis dan glamor bersiap - siap menaiki mobil Alphard nya .
" Berangkat sekarang nyonya ?"
"Iya pak "
Mobil melaju ketempat tujuan .
***
" Mama !"
" Iya Enggar kamu sudah pulang ,cepet banget " Ujar Hesti yang kini ada diteras rumah seraya memainkan ponselnya ,mengetahui Enggar pulang Hesti langsung menaruh ponselnya dimeja menyambut anak semata wayangnya dengan tersenyum lebar.
" Iya ma ,karna tadi disekolah gurunya ada kegiatan ."
" Baik ma , Papa nanti habis Enggar makan kita langsung kerumah nenek kan ?"
Priyan mengangguk dan tersenyum.
" Horee ... pulang !" Sorak Enggar seraya masuk kedalam rumah. Kini tinggal Priyan dan Hesti diteras ,mereka diam sesaat .
"Eum ,gimana hes apa kamu mau pulang lagi kerumah ?" Priyan memberanikan diri bertanya .
"Eum ,gimana ya mas ?"
" Mas janji mas gak akan berbuat kasar lagi ke kamu hes ,mas akan jadi suami yang lebih baik lagi mas janji " Tegas prinyan .
" Bagaimana dengan nota yang mas berikan ke Hesti itu ,apa masih berlaku kalau mas nantinya marah lagi ?" Hesti menyakinkan .
" Gak - gak itu gak akan ada lagi anggap aja itu nota mainan ?"
" Nota mainan kok bisa detail gitu dari uang belanja,uang sekolah ,uang jajan ,uang skincare sampai uang dalam kayak beli roti dalam juga ditulis ,itu namanya gak main tapi niat " Gerutu Hesti didalam hatinya .
" Hmm , iya mas beneran ya ?"
__ADS_1
" Iya hes "
Setelah perjanjian bersama Hesti akhirnya luluh juga . Dia akan kembali kerumah Priyan tinggal bersama mertuanya .
" Lho ! ,itu bukannya mobil istrinya om Wawan selingkuhan kamu hes,ngapain orangnya kesini lagi ? Jangan - jangan kamu masih menjalin hubungan lagi dengan om itu hes !"
" Gak mas gak aku sudah blokir nomornya kok "
" Terus ada urusan apa lagi ?"
" Astaga ,aku baru ingat ,aku kan masih punya hutang di istri om Wawan ? Gawat ! "
" Maksud kamu hutang perhiasan yang kamu hilangkan di got itu ?" Tegas Priyan.
" Heum mas " Ucap Hesti pelan .
" Astaga Hesti - Hesti ,uang dari mana terus buat gantinya ,mana mas belum ada uang banyak lagi ,pasti harga perhiasan itu sampai puluhan juta ,sedangkan direkening mas gak ada puluhan "
" Mas ,terus bagaimana ? aku juga gak punya simpanan kan selama ini kalau mas kasih uang pasti langsung habis " Keluh Hesti.
" Gak tahu mas juga bingung , nanti mas coba bilang aja kalau bisa dicicil tiap bulan, berdoa saja semoga cara mas ini berhasil. "
" Amin - amin mas "
Wenda yang baru saja turun dari mobilnya menyandang tas branded ditangannya ,bisa dilihat tas itu bernilai tinggi .
Hesti dan Priyan bingung kala melihat Wenda semakin berjalan kearahnya . Membuat Hesti merasa kecil .
" Assalamualaikum "
" Waalaikumsallam" Jawab Hesti dan Priyan bersamaan .
" Tan- Tan - te ma- mari masuk ?" Ucap Hesti terbata saat Tante Wenda sudah di depan mereka .
" Iya makasih " Tante Wenda langsung duduk begitu saja dikursi teras seraya melihat kesekeliling .
Hesti dan Priyan berdiri mematung .
" Kalian gak capek berdiri terus itu kursi masih kosong " Ujar Tante Wenda ke Hesti dan Priyan .
Mereka berdua langsung duduk bersama - sama .
" Aduh mas , sakit nih " keluh Hesti .
Akhirnya Priyan mengalah dan memilih berdiri disamping Hesti .Wenda yang melihat itu lantas tertawa kecil .
__ADS_1
" Begini kedatangan saya kesini mau ?"
Deg