Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Menghina.


__ADS_3

" MasyaAllah cantiknya anakmu tri , kemaren BB-nya berapa ?"


" 3 kilo Bu sum " Jawab Astri .


" Ow ,kecil ya dulu saya saja ,melahirkan BB anakku 4 semua ,padahal perutku dulu kecil gak kayak kamu kemaren tri besar ,tapi aneh ya kok cuma 3 kilo "


Deg


Hati Astri tiba - tiba sakit mendengar omongan dari mulut buk sum .


Bu sum memang terkenal dengan mulut pedasnya , bahkan dulu sebelum Astri belum punya anak ,Bu sum lah yang selalu mencari bahan untuk menggosipkan Astri , sampai Astri kadang suka beralasan pulang duluan ,demi menghindari mendapat omongan yang tak enak didengar. Namun setiap Astri mencoba lari dari hinaan Bu sum ,maka Bu sum akan semakin gencar mencari bahan gosip tentangnya , sampai - sampai Astri memutuskan diam dan berusaha cuek dengan omongan Bu sum ,tapi entah kenapa hari ini ,hati Astri merasa sakit ,bagai orang yang tak salah apa - apa di pukul dengan benda keras , hingga pukulan itu sampai ke ulu hati .


" Gak papa Bu sum ,BB itu gak jadi masalah bagi kami yang penting kondisi anak kamu sehat , bukan begitu Bu sum ?" Ucap Amir dengan senyuman manisnya .


Seraya mendekati istrinya ,mengusap lembut kepala Astri yang kini masih berada diatas ranjang ,dengan posisi sandar pada bantal yang disusun agak tinggi .


Nyess


Astri pun melempar senyum ke suaminya yang kini tepat disampingnya . Rasanya bagaikan ikan dapat air . Benar - benar mendinginkan dan menyegarkan .


Sedangkan Bu sum , memperlihatkan wajah agak kurang nyamannya .

__ADS_1


" Ehem , tri apa kamu langsung KB , pakai KB apa ?"


" Belum Bu sum , masih bingung juga mau pakai KB apa ?"


" Lho - lho ngapain bingung tri , tinggal pilih aja sesuai dengan kantong , eh tri kalau kamu gak KB ,nanti kalau ada lagi gimana ? Apa kamu gak kasian tuh , anak masih kecil sudah ada lagi ?" Tukas Bu sum kembali.


" Iya Bu sum "


" Oh ya buk sum , ini ada bingkisan kecil dari kami makasih sudah datang kemari "


Amir menyerahkan bingkisan ke Bu sum , yang didalamnya sudah terisi piring ,jajan dan juga minuman yang baru saja diambilnya dari bawah ranjang Astri .


" Aduh ,repot - repot sekali kamu mir ,Astri tapi makasih lho ya " Bu sum langsung segera menerimanya tanpa basa - basi "


" Iya sama- sama Bu sum ,tapi maaf cuma sedikit "


" Aduh ,Amir kamu itu suka merendah ,ini itu sudah bagus sekali malah . Kalau begitu saya pamit dulu ya mir ,Astri sampai ketemu dirumah "


" Iya Bu sum "


" Assalamualaikum "

__ADS_1


" Waalaikumsallam " jawab Amir dan Astri secara bersamaan .


***


" Heemmz ... kirain isinya apa ,ternyata cuma piring ,roti sama minuman " keluh Bu sum .


" Bu sum ! " Panggil Bu Een dari kejauhan yang semakin mendekati Bu sum .


 " Iya Bu Een "


" Bu sum ,kapan lihat Astri ? Barengan yuk sama saya ?" Pinta Bu Een .


" Saya sudah dari sana Bu Een ,ini malah dapat ini " Bu sum mengangkat tas kecil yang baru saja didapat dari Astri dan Amir dihadapan Bu Een .


" Wah ,jadi saya nih yang telat ?Bu sum naik apa tadi ke rumah sakit "


" Hm ,naik ojek tadi habis mau bawa motor sendiri takut kenak tilang "


"iya sekarang banyak sekali oknum po**** bertebaran sekarang "


" iya makannya cari aman "

__ADS_1


__ADS_2