Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Akibat percaya .


__ADS_3

" Lho ,mbak Astri gelangnya baru ya kok Hesti baru lihat ?"


Semua yang ada diruangan tertuju pada tangan Astri yang memakai gelang emas .


" Eum ,gak kok ini gelang udah lama cuma memang baru saya pakai ini " Ujar Astri .


" Duh, bagus bwanget mbak Astri ,pasti mahal ya mbak ? Buk tuh lihat Astri aja dibelikan gelang masak ibu gak ?"


Ibu Arum yang melihat gelang Astri tiba - tiba mukanya menjadi berubah yang tadinya ramah kini berubah menjadi tidak suka .


" Hesti apa - apa sih ?" Priyan menyenggol siku istrinya yang memang duduk disebelahnya .


" Apaan sih mas , kan bener apa kata Hesti .Harusnya itu orang tua didulukan bukan istrinya , ya kan Bu ?"Tambah Hesti.


" Eum tapi ini gak baru kok hes , ini gelang mbak yang dibelikan mas Amir dulu ,ibu juga waktu itu dibelikan .Ya kan mas ?" Jelas Astri


" Ya betul Bu , gelang ini itu belinya sama - sama dengan gelang yang aku kasihkan ke ibu dulu itu" Jawab Amir.


Ibu Arum berdiri dan memandang Astri dengan ganas.


" Hey Astri , Aku tahu kamu itu bohong kan ? itu pasti kamu baru dibelikan sama Amir ya kan ? Memang semenjak Amir menikah dengan kamu ,amir semakin berubah ,Amir semakin menjauh dari ibunya ,Saya tahu itu pasti karna kamu yang sudah pengaruhi anak saya !" Teriak Bu Arum .


" Ibu ,Amir gak begitu Bu " Amir ikut berdiri dan mencoba menenangkan .

__ADS_1


" Amir diam ! Saya mau bicara dengan Astri bukan dengan kamu?"


Astri hanya diam dengan tuduhan itu.


" Kenapa diam Astri ! semua benar kan apa yang saya ucap kamu sudah pengaruhi anak saya ? kamu sudah merebut anak saya ? " Bu Arum semakin meledak - meledak .


" Ibu sudah Bu " ujar Amir


" Iya Bu sudah Bu jangan begini ,malu Bu didengar tetangga ." Ujar Priyan.


" Biarin saya gak peduli !" Teriak Bu Arum.


" Mas Amir ,mending mas Amir ajak mbak Astri pulang aja dulu ,ibu biar aku yang nenangin "


"Hey ,jangan pulang kamu mir ! Ibu belum bicara ! Astri dasar kamu perebut anak saya Awas kamu ya , saya tidak terima kalau uang anak saya kamu habiskan !" Teriaknya lagi .


Amir dan Astri pun segera pergi meninggalkan rumah ibu Arum.


" Mas ,aku gak nyangka kalau ibu akan begitu setelah tahu aku memakai gelang ini ?tahu begitu aku gak pakai tadi" sesal Astri.


" Sudah gakpapa lagian kan bukan kamu yang pengen pakai gelang itu tapi anak kita ?sudah gak usah fikir nanti ibu juga kembali seperti biasa " Amir menenangkan .


" Ya tapi kan semua itu gara - gara aku mas "

__ADS_1


" Sudah tenang "


Kebanyakan memang begitu orang tua yang awalnya tidak setuju dengan pilihan anak - anaknya ,kebanyakan mereka susah untuk dapat menerima dan menganggapnya sebagai menantu . Dan kebanyakan apapun yang dilakukan menantu akan terlihat salah terus Dimata mertuanya . Apalagi jika menantu hanya mengandalkan uang dari suami ,Mertua akan lebih ektra hati - hati menjaga harta anak - anaknya agar tidak di ambil menantunya . Beda jika pasangan itu yang memilihkan dari pihak orang tua dan sama - sama suka maka pihak mertua akan menerima menantu dengan baik . Dan biasanya akan sering memuji menantunya dari pada anaknya sendiri.


Meski gak semua mertua yang bersikap begitu banyak juga mertua yang baik hati diluaran sana yang selalu menerima apapun menantunya .


" Priyan ! kenapa sih kamu larang ibu buat marahin Astri ? Apa kamu gak tahu tuh uang mas mau habis dihabiskan Astri semua buat beli gelang . Pantes aja kalau ibu minta suka dikasih sedikit ternyata uang nya dipakai beli emas , gak bisa ibu biarin pokoknya ibu harus tahu kemana saja uang Amir selama ini "


Priyan hanya diam.


Hesti terlihat senyum - senyum dibalik tangannya .Hatinya puas karna sudah membuat mertuanya panas ,akibat omongannya tadi mengenai gelang yang dipakai Astri , Hesti sangat tahu kalau mertuanya itu tidak suka dengan Astri apalagi jika tahu kalau Astri memakai barang yang terlihat baru dan ibu Arum tidak dibelikan . Tidak hanya di Astri saja Hesti juga diperlakukan begitu dengan ibu mertuanya . Dan dari itu setiap Hesti membeli apapun ,ibu Arum juga harus dibelikan juga .


***


" Mas ,apa gelang ini kita kasihkan ke ibu aja biar ibu seneng ?" Ujar Astri yang kini sudah sampai rumah dan duduk dikursi tamu .Melepas gelangnya yang tadi di sematkan dipergelangan tangannya .


" Kan mas sudah bilang gak usah difikirkan omongan ibu tadi , ibu itu hanya emosi sesaat nantinya juga akan kembali lagi kan kamu sudah tahu sifat ibu"


" Iya mas tapi Astri gak enak , nanti dikiranya aku yang habisin uang mu buat hal - hal yang gak penting lagi "


" Sudah gak usah difikir ,kasian anak kita ya ?sudah lebih baik kamu pakai tidur siang aja mas juga mau tidur capek ?" Amir berdiri berjalan menuju kamar.


Astri hanya mengangguk . Astri memilih duduk diteras seraya mengusap perutnya yang sudah besar dengan fikiran yang tak tahu kemana .

__ADS_1


" Astri !" Panggil Bu sum.


__ADS_2