Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Kebahagiaan POV Astri


__ADS_3

Wajah nan cantik ,lucu serta imut ,matanya yang indah ,dengan manik warna coklat membuatku terpana .


Ya dialah anakku


Anak yang baru saja aku lahirkan


Dengan penuh kesakitan kupertaruhkan jiwa ragaku demi anakku ,melawan rasa malu ,rasa sakit ,melawan rasa takut .


Semua itu aku abaikan demi mengeluarkannya dari rahimku .


Darah yang keluar , guntingan yang sesekali mengenai kulit tipisku ,jahitan hidup - hidup tanpa ada bius . Itu semua ku terima tanpa mengeluh .


Semua berganti dengan kebahagiaan yang nyata . Tangisan pertama yang kudengar bagaikan lantunan suara terindah yang terngiang ditelinga ku .


Anak ku terimakasih kamu ,telah memberi keindahan untuk mama ,terimakasih kehadiranmu sangat memberi kebahagiaan bagi kami .


Anak ku semoga kelak engkau menjadi anak yang berguna , semoga engkau menjadi anak yang selalu ingat dengan kedua orang tua semoga engkau menjadi anak yang Sholeh - Sholehah .


Anak ku mama sangat , bahagia mendapatkanmu ,mama sangat bersyukur kepada Allah ,karna dari beliaulah mama bisa mendapatkan anak secantik kamu . Mama janji akan menjaga mu ,mama janji akan merawatmu dengan penuh cinta .Mama akan sabar seluas samudra , sesabar dulu kala mama menunggu kedatanganmu .

__ADS_1


 Teringat dulu ,bagaimana perjuangan mama demi mendapatkanmu , mama harus bolak - balik kerumah sakit hingga tak terhitung berapa kali . Ayahmu rela berjuang mendapatkan uang ,tak peduli dengan kondisinya demi mendapatkanmu.


Hinaan demi hinaan yang setiap hari harus mama dapat , dari mulut tetangga juga keluarga dekat ,tak membuat mama dan ayah mu lelah untuk terus bersabar untuk terus berusaha demi mendapatkanmu .


Berkali - kali jatuh namun kita berusaha bangun dan berdiri tegak , menghadapi segala ujian ,menerima segala cobaan yang datang. Berpura - pura tuli ,dan berpura - pura buta dengan kejamnya hujatan didunia .


Namun hari ini aku sangat bahagia dimana kesedihan itu terhapuskan dengan secepat ini .


Ya Tuhan , aku benar - benar tak menyangka .


Kebahagiaan yang engkau beri begitu nyata.


Bersyukur dengan apa yang engkau berikan.


" Astri " Sapa mertuaku membuatku Berhenti melamun .


" Iya Bu "


" Ini ,bubur ayam ,dimakan dulu sini ,cantiknya nenek biar ku gendong " Pintanya setelah menaruh semangkok bubur dimeja dekat ranjang tempat tidur.

__ADS_1


" Eum makasih Bu " balasku seraya memindahkan anakku ketangan ibu mertuaku.


Ya dari tadi aku memang sedang asyik memandangi wajah cantik nan mungil itu .


" Iya sama - sama ,ih cucuku yang cantik "


" Tri kamu makan dulu ya ,ibu mau ajak si cantik keluar didepan ,kalau sudah selesai makan mangkoknya taruh situ saja biar nanti Hesti yang beresin " Tambah ibu.


" Iya Bu " jawabku .


Ibu pun pergi keluar dari kamar , dan aku segera memakan bubur yang baru saja dibawakan ibu mertuaku .


Syukurku semakin bertambah , dimana ibu mertuaku kini jadi semakin baik , semakin perhatian kepadaku . Aku sangat terharu.


Semenjak kepulanganku dari rumah sakit , aku tidak langsung pulang kerumah ku ,melainkan langsung pulang kerumah ibu mertua , karna ini keinginan mertuaku , dan aku sangat menghargai keputusan itu .


Mertuaku bilang ,selama sebulan aku akan tinggal dirumah ini . Dan ini hari kedua aku tinggal dirumah ibu . Beda sekali dengan dulu dimana ibu yang selalu sinis ,tak bersahabat denganku .tapi kali ini ibu begitu ramah dan memanjakanku .


Keluarga mas Amir sangat hangat menyambutku .

__ADS_1


Sekali lagi terimakasih Ya Allah ,engkau telah menyatukan dan meluluhkan hati keluarga mas Amir lewat anak yang engkau titipkan kepada ku .


__ADS_2