
" Ini itu ,Nina kawan sesama bisnis mebel dulu sekarang dia bangkrut kemaren dia datang mau pinjam uang ?Tapi kamu dari mana dapat foto ini? Apa kamu suruh orang buat mata - mata i suamimu ini gitu ?" Priyan melebarkan matanya ke Hesti.
" Mata - mata buat apa mas kamu aja ngasih uang ke aku kurang dari pada uang buat bayar orang mending buat shopping "
" Lalu kamu dapat dari mana ?"
" Kenapa ? mas Priyan takut ?"
" Takut apa orang memang bener kok aku gak ngapa - ngapain ?"
" Ya udah kalau gitu ,awas aja kalau kamu berani selingkuh dibelakang ku mas aku gak segan - segan tinggalin kamu ?" Ancam Hesti.
***
" Astri aku denger - denger kamu habis suruh mertuamu jual sangkar burung peninggalan almarhum mertuamu ya ?" Tanya Bu sum.
" Astagfirullah , ibu dapat cerita itu dari mana Bu itu tidak benar " Jelas Astri.
" Iya nih Bu sum dapat gosip dari mana ? Awas lho Bu sum kalau gak bener Bu sum bisa dilaporin polisi lho karna pencemaran nama baik" Bu Nani menimpali.
__ADS_1
" Memang bisa ?" ucap Bu sum dengan PD nya.
" Iya bisa lah Bu sum kamu gak tahu tuh artis - artis pada menjarain netizen nya gara - gara apa nyebar berita hoax ujung - ujungnya apa dipenjarakan katanya pencemaranan nama baik , Bu sum mau kayak gitu gara - gara nyebar gosip yang belum tentu bener atau tidaknya itu "Bu Nani
" Hey Bu Nani jangan asal menakut - nakuti ya , aku kan cuma tanya ke Astri , jadi gimana tri beneran itu ?"
" Hemms ngeles aja Bu sum ini " Bu Nani menimpali .
" Begini Bu sum ,kabar itu gak bener aku sama sekali gak pernah suruh ibu jual sangkar burung"
" Tapi mertuamu bilang begitu sendiri ke orang - orang katanya uangnya kamu ambil apa bener itu tri ?"
Sedangkan Bu Nani dan Bu sum menunggu jawaban dari Astri .
" Maaf ibu - ibu,bukannya gimana - gimana menurut saya ini hal pribadi keluarga saya , saya gak bisa jawab semuanya mungkin jawaban tadi sudah cukup untuk menjawab pertanyaan Bu sum"
"Tuh kan berarti bener dong tri kamu suruh jual sangkar itu habis itu uangnya kamu minta Astagfirullah tri - tri kamu tega banget sama mertuamu apa kamu lupa kalau mertuamu itu sudah janda , apalagi sekarang yang aku denger dari tetangganya sebelah kalau bisnis mebel Priyan sedang sepi , ini malah kamu tega ambil uangnya mertuamu " Bu sum menggebu - gebu.
Astri hanya diam tanpa menjawab mengiyakan semua tuduhan dari mertua Bu sum bahkan suaminya pun tak percaya dengan Astri saat ini.
__ADS_1
" Bu sum jangan begitu ? Astri punya alasan sendiri kenapa gak mau cerita ?" Bela Bu Nani .
" Tapi Bu Nani kalau memang Astri gak salah harusnya dia bicara jujur jangan malah diam ?" Tutur Bu Een .
" Iya betul itu , ya namanya orang salah pasti bingung mau ngomong apa? Bukan begitu tri ?" Tambah Bu sum .
" Buat apa jujur kalau semua yang aku katakan akan sia - sia dan tak menutup kemungkinan kejujuran aku malah akan menambah permasalahan. Buat apa mencari pembelaan didepan orang kalau ujung- ujungnya masih disalahkan mending diam tapi aman "
***
" Mas " Sapaku kala melihat mas Amir duduk santai didepan televisi seraya memainkan ponselnya .
Mas Amir diam tanpa menjawab panggilanku .
" Mas ,mas masih marah ya maaf kan Astri mas ?" Pintaku .
Lagi - lagi mas Amir hanya diam tak bersuara tapi tangannya sibuk dengan hpnya .
" Huhf ..." Ku Hela nafas panjang - panjang .
__ADS_1
Tak tahu lagi sampai kapan marah ini akan berakhir .