
 Setelah kejadian siang itu Astri mulai curiga dengan Amir . Hatinya mulai sedikit goyah dimana Hesti yang telah tahu semua masa lalu Amir dulu yang Astri sama sekali tak tahu sebelumnya .
Astri sejak awal memang tak niat mencari tahu bahkan tak peduli dengan masa lalu .Karna Astri yakin dan percaya tentang Amir . Bahwa Amir sudah jujur dan apa adanya tentang dirinya . Tapi ternyata dari tak niat itu kini malah menjadi niat . Astri semakin penasaran Dengan hati Amir yang saat ini , Astri dibuat penasaran lagi kala Amir tak pernah cerita tentang Melia yang pernah menjadi mantannya .
Astri yang kini sedang duduk melamun dibawah pohon mangga sendirian menikmati udara pagi .
" Astri !"
Sapa Bu sum ,menghampiri Astri .
Lamunan Astri buyar seketika ,matanya mengarah kearah suara .
" Bu sum ,mari duduk Bu "
" Iya Tri makasih , sendirian aja tri bestie mu mana ?" Tanya Bu sum seraya mencari - cari .
" Bestie ? Siapa Bu ,lha kan Bu sum juga bestie Astri "
" Bestie mu si Nani ?"
" Ow Bu Nani toh , gak tahu Bu sum mungkin lagi sibuk dirumah "
Bu sum mengangguk .
" Udah mau bongkar tri ?" Tanya Bu sum seraya memandang perut Astri.
" Alhamdulillah Bu sum ,iya perkiraan bulan ini ya tinggal siap - siap aja " jawab Astri.
" Oh ,syukur .Eh tri gak ada cemilan apa gitu . Rasanya kok aneh masak kita duduk - duduk disini gak ada makanan sama sekali " protes Bu sum .
" Oh ,hehe ada Bu sum bentar ya aku ambilkan " Astri beranjak kedalam rumah dengan langkah pelannya .
Bu sum memang suka sekali makan ,tapi Bu sum juga paling suka komen tentang makanan .
__ADS_1
Astri mengambil cemilan yang ada dirumahnya kue kering dan juga apel 3 biji beserta pisau dan tempatnya .
" Lho tri mau dibawa kemana ?" Tanya Amir yang baru saja selesai mandi.
" Ini mas buat Bu sum didepan kita kan udah lama gak pernah ngobrol dibawah pohon mangga . Eum ,mas kalau mau sarapan dulu sudah siap nasi goreng sama telur ceplok diatas meja ya "
" Ya tri makasih "
" Ya sama - sama kalau gitu Astri ke depan dulu ya mas "
" Ya tri , tri nanti mas pulangnya agak malam soalnya barang mau masuk gak papa kan ?"
" Ya mas ,gak papa yang penting jangan lupa makan sama istirahat ya mas "
" Beres oke Salim dulu sebelum mas berangkat " Amir mengulurkan tangannya .
Astri menyambut dan langsung mencium punggung tangan suaminya .
Sedangkan dibawah pohon mangga Bu sum terlihat sendirian menunggu Astri yang serasa lama .
" Eh Bu Haya ,iya ini nunggu Astri ,dia masih kedalam tuh "
" Ow , Bu sum,kemaren Bu sum oke sekali waktu karnaval saya sampai kagum lho" puji Bu Haya .
" Ya dong Bu Haya , saya ! "
Bu Haya mengangguk seraya mengulas senyum.
" lho ada Bu Haya juga ,maaf Bu sum agak lama " Ucap Astri yang baru datang dengan membawa nampan sedang yang berisi makanan .
" Eh iya Tri ,sini saya bantu " Bu Haya segera meraih nampan yang ada ditangan Astri .
Astri tersenyum " Makasih Bu Haya "
__ADS_1
" Iya "
" Wah enak nih cemilannya " ujar Bu sum seraya mengambil satu buah apel dan pisau .
" Alhamdulillah ,mari Bu Haya makan juga maaf adanya cuma ini "
" Ini itu sudah banyak sekali tri , saya mau kue keringnya aja kayaknya enak "
" Iya mari " Astri mempersilahkan Bu Haya dan Bu sum .
Bu Sum dan Bu Haya menikmati buah dan kue kering yang tersedia .
" Hey ,apa kalian sudah tahu berita akhir - akhir ini . " ucap Bu sum mengawali cerita seraya memakan buah apel yang sudah dikupasnya.
" Berita apa Bu sum ?" Tanya Bu Haya .
Astri hanya menyimak.
" Ini tentang Endah ,katanya setelah cerai mantan suami Endah yang bernama Herman sudah menikah lagi dengan wanita desa sebelah "
" Lho - lho masak sih Bu sum baru juga cerai masak cepet cari ganti ? "
" Iya Bu Haya ,dan terakhir saya denger nih Herman nikah sama orang kaya tapi gak jadi kaya "
" Lho maksud nya gimana Bu sum kaya tapi gak jadi kaya ?"
" Jadi katanya perempuan yang dinikahi Herman itu dari keluarga kaya tapi ternyata baru dinikahi Herman beberapa bulan perusahaannya bangkrut "
" Astagfirullah " ucap Astri .
" Oh gitu pantesan kemaren saya gak sengaja lewat rumah Herman rame sekali "
" Hmm nah itu Bu Haya karna apa sekarang semua aset mertua Herman disita makannya mau gak mau ya tinggal dirumah mantunya si herman "
__ADS_1
"Duh malang sekali si Herman buang Endah malah dapat wanita kayak gitu "
" Itulah kalau cepet - cepet cari jodoh gak. Lihat dulu dari mana keluarga itu berasal tahunya kaya aja langsung embat gak tahu aja kekayaannya dari mana sumbernya "