
" Mas itu jangan suka nyalahin aku , apalagi memojokkan ku seperti ini !" Teriak hesti seraya duduk ditepi ranjang dengan muka marah.
" Kamu itu memang kurang bersyukur Jadi istri , mas sudah berikan apa yang kamu mau bahkan kamu mintak uang bulanan segitu pun ku beri , tapi kenapa kamu malah masih pinjem uang kerenternir ?" Priyan tak kalah emosi berdiri didepan Hesti seraya menunjuk Hesti.
"Bukannya kurang bersyukur mas , dulu memang mas suka menuruti apa saja yang aku mau diawal kita menikah, mau jalan - jalan bisa ,mau nongkrong sama temen bisa ,mau nlaktir temen bisa , mau makan ini itu gampang ,jatah pun utuh sekarang jangan kan jalan - jalan pergi ke depan saja harus mikir berkali - kali karna takut uangnya kurang? Belum lagi jatah uang bulanan semakin hari semakin nipis . Setiap kutanya pasti bilangnya "mebel sepi sayang kamu sabar dulu ya ? Mas janji kalau rame nanti mas akan lebihin uang bulanan kamu ya ?" Itu kan kata - kata yang selalu kamu ucapkan terus ." Ujar Hesti dengan kesal berdiri didepan Priyan beradu tatap .
" Tapi kan gak harus minjem Hesti ?"
" Terus kalau gak minjem mau dapat uang dari mana ? hah ... emang kira uang yang mas kasih itu cukup ? mas aku juga butuh nyenengin hati ,butuh uang banyak dan juga butuh tempat tenyaman, Mas juga tahu sendiri kan biayaya hidup jaman sekarang itu mahal gak kayak dulu apa - apa murah ? Mas aku capek mas kalau harus hidup begini ,aku pengen dapat uang mas " Ucap Hesti dengan matanya yang berkaca - kaca.
" Hesti ,maafkan mas Hesti bukan begitu maksud mas ,mas hanya minta dari kamu supaya gak ambil lagi direnternir takutnya mas gak bisa bayar" Ucap Priyan memelas.
Hesti diam saja tanpa menjawab lagi . Mungkin Hesti masih kesal dengan sikap Priyan yang sudah memojokkannya hingga memarahinya .
Mata Hesti melihat plafon kosong " Heemmmzz dasar egois bisanya nglarang tapi gak bisa mencukupi ,sok memelas lagi lihat saja kalau sampai mas Priyan masih memberiku jatah kurang lihat aja nanti , suami penipu katanya gak punya uang nyatanya bisa bayar renternir ,gak jujur sekali dia " Gumam Hesti dihati .
***
" Eh ,bu Sum kalau memang gak bisa bayar gak usah sok - sok an minjem" Celetuk penagih hutang dari salah satu bank.
" Hey ! ,jaga bicaramu ya atau mau mulutmu ku robek sini ! baru juga nunggak sehari saja kamu sudah berani koar - koar sana pergi ?" Usir Bu sum seraya membawa sapu ditangannya.
" Huh, dasar aneh waktu dipinjami aja melas giliran ditagih kayak singa ? Bu sum kami ini juga perlu uang buat setoran kalau ibu nunggak terus gimana lunasnya ?"
" Saya akan bayar tapi gak sekarang paham ?sana pergi ... braaakk ... " Masuk Bu sum kedalam rumahnya . Menutup pintu dengan keras .
__ADS_1
" Dasar aneh , bikin capek aja ?" keluh petugas bank.
Petugas bank itu akhirnya pergi dan sekarang pindah kerumah Bu Nani . Disana Bu Nani yang sedang duduk dengan Astri mengobrol didepan rumah .
" Tri besok lagi kita kerumah Endah ya ngrujak lagi pasti enak ? ujar Bu Nani
" Ya Bu , boleh?"
" Assalamualaikum " Salam petugas bank.
" waalaikumsallam " jawab Bu sum dan Astri dengan bersamaan seraya menoleh ke arah suara .
"Eh, mas ganteng mari mas duduk lagi ,sebentar saya ambil uang dulu " Sambut Bu Nani dengan ramah .
" Makasih Bu "
Astri mengangguk dan senyum. Sedang Bu Nani masuk kedalam untuk mengambil uang.
" Maaf ,Bu gak pengen ikut ambil uang disaya? caranya mudah gak ribet bunganya juga sedikit dan pastinya amanah "
" Maksih mas gak hehe "
" Enak lho Bu ,ambil pinjam uang di saya , Bu Nani aja sampai betah ya kan Bu Nani " Ujar petugas itu ,lalu beralih ke Bu Nani yang sudah ada didepannya
" Iya ,bener tri kamu kalau mau ambil uang di mas ini aja , persyaratan gak ribet cuma nyerahin KTP saja ,sudah bisa langsung cair "
__ADS_1
" Tuh Bu betul tuh kata Bu Nani ini ya Bu saya jelasin ambil uang dikami ini yang termudah deh pokok penarikan dimulai dari 1 juta sampai 5 juta saya kasih contoh nih Bu Misalnya ibu pinjam di kami sebesar Rp1,2 juta, maka uang pencairan adalah Rp1 jutaan (bukan Rp1,2 juta). Sementara kewajiban yang harus kamu kembalikan adalah Rp1,2 juta. Rinciannya sebagai berikut:
Pengajuan pinjaman Rp1.200.000
Pencairan Rp1.079.880.
Pengembalian Rp1.200.000 saat jatuh tempo
Tenor 14 hari
Bunga Pinjaman menjadi 0,8% per hari atau 11.12% utk masa pinjaman 14 hari . Menurut saya ini pilihan yang tepat dimana pinjaman ini gak memberatkan ,apalagi dengan rentan waktu yang cukup lah ya kalau hanya uang 1 juta ,gimana Bu apa anda tertarik kalau mau hari ini juga saya akan data ibu dijamin langsung cair " Paksa petugas itu.
" Hehe maaf mas sekali lagi gak dulu "
" Oke gakpapa tapi nanti kalau emang butuh langsung cari saya ya Bu ,tanya aja di Bu Nani ya Bu ya " Ujar petugas itu seraya mengambil uang ditangan ibu Nani " Sip seneng deh kalau nagih dirumah Bu Nani langsung grecep gitu " Pujinya.
" Ya dong , eh sudah ke Bu sum belum ?" Tanya Bu Nani .
"Sudah Bu tapi nihil malah aku dapat semprot tadi , heran saya setiap ditagih maunya ngajak berantem terus " Omel petugas itu.
" Hehe ... baru tahu ya ? Bu sum memang begitu kalau punya hutang kebanyakan gak mau bayar kalau ditagih malah marah - marah "
" Jaman sekarang memang susah orang ngasih pinjaman itu sebenarnya kasihan juga karna gak tega jika lihat orang lain menderita ,tapi kebanyakan yang dikasihani itu tak tahu padahal sebenarnya orang yang meminjami itu juga tidak mudah mencari uang itu ada yang bekerja berangkat pagi pulang sore bahkan ada yang sampai rela makan seadanya demi mempunyai tabungan untuk masa depannya ,tapi yang dipinjami malah seakan - akan gak mau tahu bahkan kala ditagih malah memfitnah ,marah , sakit hati ,menjauh ,menghindar dan lama - lama menghilang " Ucap petugas itu .
Wahai yang punya hutang segeralah kamu membayarnya jangan pura - pura lupa ,habis itu nglupa .
__ADS_1
"