
Tok ....
Tok ....
Suara ketukan pintu dirumah Astri.
" Iya sebentar ?" Suara Astri dari dalam rumah .
ceklek
Pintu terbuka.
" Maaf anda siapa ya ? " Tanya Astri kepada perempuan yang berpenampilan modis itu didepan rumahnya bersama sopir yang berdiri disampingnya.
" Perkenalkan saya ,Wenda Dan ini sopir saya ?" Jawab Bu Wenda memperkenalkan diri , dan juga sopirnya .Tidak lupa menyalami Astri satu persatu.
Astri menerima salaman tersebut dengan ramah " Salam kenal Bu, pak saya Astri , oh ya mari masuk dulu ?" Astri mempersilahkan Bu Wenda dan sopirnya untuk masuk kedalam.
" Terimakasih ,Disini saja maaf sebelumnya kalau kedatangan saya sangat menggangu istirahat anda " Ucap Bu Wenda .
" Oh, gak Bu sama sekali gak menganggu kok,kalau boleh tahu ada apa ya ? "
" Begini , kedatangan saya kemari untuk mencari Hesti ?Saya dengar Hesti tinggal disini ? Apa benar ? "
" Hesti !,ya benar dia memang tinggal disini , Maaf Bu apa ibu dan bapak ini saudara Hesti ,karna saya belum pernah bertemu ibu sebelumnya " Astri penasaran .
" Bukan - bukan saya bukan keluarga Hesti , Jadi begini suami saya punya hubungan dengan Hesti ,dan saya bermaksud meminta perhiasan saya yang diberikan Suami saya ke Hesti untuk saya ambil kembali. " Tutur Bu Wenda .
" Astagfirullah , jadi begitu kalau begitu saya masuk dulu Bu ,saya panggilkan Hesti dia masih tidur soalnya ,ibu dan pak sopir silahkan duduk dulu ?"Astri menunjuk kursi teras yang ada disampingnya .
" Iya ,makasih " Bu Wenda mengangguk dan mengajak sopirnya untuk duduk .Sedangkan Hesti masuk kedalam rumah.
Bruuk ...
Astri yang terburu - buru ,menabrak suaminya yang juga berjalan didepannya.
__ADS_1
" Eh - eh ... Astri ,untung kita gak jatuh " Amir malah ketawa kecil karna bertubrukan dengan Astri .
" Maaf mas ,Astri gak lihat "
" Iya gak papa , buru - buru amat ,memang diluar ada siapa ? mas Denger ada suara orang bicara tadi ?" Amir melihat arah luar .
" Iya ,mas itu ada tamu cari Hesti ?Katanya itu istri om - om yang jalan sama Hesti dan kedatangannya kesini untuk minta perhiasannya kembali " Tutur Astri.
" Ya sudah kamu panggil Hesti dulu mas ,mau cari tahu dulu sama tamu kita ,biar jelas "
" Heum mas "
Astri dan Amir pun pergi ketujuan masing - masing.
" Hesti - Hesti ,hes !" Panggil Astri didepan pintu kamar sembari sesekali mengetuk pintu kamar yang terlihat terkunci .
" Iya Tri ,sabar !" Jawab Hesti dari dalam.
Ceklek
" Ada apa sih Astri , ganggu orang tidur aja masih ngantuk nih !" Hesti menggaruk- garuk kepalanya ,sesekali menguap lebar.
" Maaf hes ,itu kamu dicariin orang Diluar ? "
" Siapa ?Priyan lagi malas aku !"Hesti langsung cemberut .
" Gak Priyan ,coba deh kamu temuin dulu ?"
" Yaudah ayok ?"
" Kamu gak sisiran dulu ?apa cuci muka dulu gitu ?"
" Gak usah ,udah ayok ? Kayak mau nemuin orang penting aja pakai dandan cantik " Hesti mengomel sembari berjalan keluar.
Padahal Hesti baru bangun tidur rambutnya sangat acak - acak kan. Astri yang mengikuti dari belakang hanya bisa menggeleng kepala.
__ADS_1
" Hah, " Hesti terkejut saat sampai didepan pintu .
Sontak mereka bertiga yang ada diteras menoleh kearah suara Hesti , Hesti hendak mundur namun didorong Astri dengan perlahan.
" Nah ini orangnya ?" sapa Amir " Hesti silahkan diselesaikan urusannya dengan ibu ini ?" Amir mempersilahkan.Amir berdiri dari tempat duduknya.
" Aku ?" Hesti heran dan juga takut.
" Silahkan duduk dulu Hesti " Ujar Astri menuntunnya duduk dikursi.
Kini Hesti dan Bu Wenda duduk dan saling pandang .Sedangkan Amir dan Hesti berdiri agak jauh dari mereka .
" Langsung aja ya ,Aku tahu kamu selingkuhan suamiku , aku mengetahui itu sudah lama, dari awal kamu ketemu suami saya sampai kamu sering janjian dijalan sepi itu , aku tahu !Bahkan aku tahu kalau sebenarnya gak hanya suamiku selingkuhanmu tapi juga ada selingkuhan - selingkuhan lain yang kamu gandeng.Tapi Kedatanganku kesini bukan membahas tentang bagaimana perselingkuhan mu dengan suamiku bukan juga tentang sedekat apa kamu dengan suami saya ,bukan juga untuk memintamu menjauhi suami saya lagi bukan , kedatangan saya kesini hanya ingin meminta kamu mengembalikan perhiasan yang pernah kamu terima dari suami saya ? apakah bisa kamu kembalikan sekarang juga ?" Tutur Bu Wenda dengan santainya.
" Apa ? jadi anda kesini untuk meminta barang - barang yang sudah suami anda beri kepada saya gitu , dasar penjilat" Maki Hesti didepan Bu Wenda .
" Heh ,apa kamu bilang penjilat , bukannya kebalik toh , dasar pelak* r ,untung - untung kamu gak dimasukin berita Sama nyonya , begitu masih sok angkuhnya ,lihat dirimu udah gak cantik tapi masih sok cantik , ketulung sama bedak tebal aja bangga !" Hardik sopir Bu Wenda yang kesal dengan ucapan Hesti .
"Sudah - sudah ,pak Man biar saya yang ngatasin " Ucap Bu Wenda masih tenang dan duduk dengan elegannya.
" Yesti ,eh siapa kamu Hesti ya tadi ,begini kamu pasti sangat kecewa ya karna semua pikiran jauhmu itu tidak jadi nyata ,ya kan mungkin kamu waktu berselingkuh dengan suami saya ,mungkin kamu berfikir kalau suami saya itu kaya punya perusahaan ,rumah mewah dan mobil banyak uang banyak ,hehe memang iya punya tapi kamu gak tahu kan kalau itu semua papaku yang punya bukan suamiku . Maka dari itu kedatangan saya kemari meminta perhiasan saya kembali karna itu milik saya bukan milik suami saya jelas ?" Tutur Bu Wenda lagi.
" Tidak bisa ! perhiasan itu sudah diberikan kepada saya , masak iya diminta lagi gak bisa ?" Hesti tetep kekeuh mempertahankan perhiasan itu .
" Hesti ! Kamu gak boleh gitu dong apa kamu masih kurang faham dengan penjelasan Bu Wenda tadi itu bukan perhiasan selingkuhanmu tapi milik Bu Wenda harusnya kamu faham barang yang bukan hal mu harus dikembalikan kepaimilknya ." Amir ikut menimpali .
" Iya hes , mending kamu kembalikan " Ucap Astri .
" Gak bisa kalau gitu ,aku tetep gak mau kembalikan perhiasan itu , Bu katannya kamu orang kaya masak ,perhiasan satu aja ibu ambil ? Aku gak mau Mas Amir mbak Astri dari pada perhiasan itu kembali ,mending mbak astri dan mas Amir ganti dulu pakai uang mas dan mbak ,aku gak rela perhiasan itu hilang dari tanganku karna perhiasan itu dambaanku selama ini ,Aku pinjam uang kalian ya mbak ,mas ?"
" Apa pinjem ? " ucap Astri dan Amir bersamaan.
" Oke ? Kalau kamu mau tetap ambil perhiasan itu gak papa tapi kamu harus bisa kembalikannya 3 x lipat dari harga sebelumnya Gimana?" Wenda menantang Hesti .
" Mbak ,mas pinjam dulu ya uangnya aku janji akan ganti ?" Paksa Hesti .
__ADS_1