
" Apa selingk** ?"
Astri dan Bu Nani sangat kaget ,mereka tidak percaya bahkan sedikitpun apa yang dituduhkan Ibu Herman kepada Endah .
" Kalian gak percaya ? Aku pun sebagai mertuanya saja sangat kaget kelihatannya saja lu** padahal sebenarnya " Ucapan ibu Herman terhenti .
" Ah ,sudahlah saya gak mau buka aib keluarga jadi cukup itu saja yang saya sampaikan "
Bu Nani dan Astri masih diam mematung saling menatap satu sama lain , bisa dibilang gak ngerti ,bingung dan tak percaya .
Benar - benar sungguh diluar ular ,eh diluar nalar maksudnya .
" kok ,bisa ?" ujar Bu Nani .
Sedangkan ibu Herman , terlihat muka sedih menundukkan wajahnya .
" Ada siapa Bu ?"
Herman muncul dari dalam rumahnya menghampiri ibunya yang kini sedang diambang pintu rumahnya .
" Ini Bu Nani sama Astri mau ketemu Endah " jelas ibu Herman .
" Endah sudah gak ada lagi disini dia sudah pergi "
" Memangnya bener Man ,Endah selingkuh ?" Tanya Bu Nani spontan.
Herman sontak bergelagat aneh , melirik ibunya kemudian sambil berfikir . Bagaikan maling yang hendak kabur tapi bingung mencari jalan keluar.
" Eum, iya pokoknya itulah . Sudah kalian pergi dari sini kami lagi gak terima tamu apalagi menyangkut nama Endah lagi dikeluarga ini !" Tegas Herman,seakan risih dengan menyebut nama Endah .
" KENAPA MAS ,KENAPA MAS GAK MAU LAGI DENGER NAMA ENDAH APA MAS LUPA MAS DULU HIDUP BERSAMA IBU MAS ITU PAKAI UANG SIAPA ?"
Semua yang ada disana yang mendengar suara itu langsung menuju kearah suara ,Astri dan Bu Nani langsung membalikkan badan seketika.
" Endah !" Ucap Astri dan Bu Nani serempak .
Ibu Herman dan Herman tercengang melihat siapa yang datang mata mereka membulat sempurna ,Bola matanya seakan ingin keluar dari tempatnya . Mulut Bu Herman dan Herman juga menganga lebar.
"NGAPAIN KAMU KESINI LAGI ? MAU MINTA HARTA GONO - GINI YA ?OH,ATAU MAU MOHON - MOHON BIAR GAK KU TALAK YA " Herman bersuara keras .
" HEY ! ENDAH KAMU JANGAN MIMPI YA DAPAT HARTA DARI ANAK SAYA WALAUPUN ANAK KAMU SUDAH LAHIR TAPI JANGAN HARAP KAMU BISA MENDAPATKAN BAGIAN !" Tambah ibu Herman dengan suara keras.
"Astagfirullah, begitu sekali sama Endah " Ucap Bu Nani
" Ayok tri kita ke Endah "
Astri mengangguk .
Bu Nani menghampiri Endah yang kini masih dihalaman rumah Herman. Dengan wajah yang tenang .
__ADS_1
" Endah kamu ?"
" Ndah ?"
" Iya mbak tri ,Bu Nani aku gak papa kok " Ucap Endah tenang dengan senyuman .
" APA MAUMU ?" Tekan Herman lagi.
" MAS ,BU KEDATANGAN KU KESINI ,BUKAN KARENA AKU MINTA HAK UNTUK ANAKKU BUKAN , DAN AKU JUGA GAK AKAN MEMINTA MAS HERMAN BUAT TETAP PERTAHANIN AKU ,KARNA AKU SUDAH BAHAGIA TANPA MAS HERMAN ,AKU KESINI CUMA INGIN MENGAMBIL BERKAS - BERKAS YANG TERTINGGAL DISINI DAN SETELAH ITU AKU AKAN PERGI !"
" HEEMM ... SOMBONG SEKALI KAMU NDAH ,MEMANGNYA ADA PEKERJAAN YANG MENERIMA WANITA DENGAN MEMBAWA BAYINYA HAH ,ADA - ADA SAJA ! JANGAN MASUK KERUMAH KU LAGI TUNGGU DISITU AKAN KU AMBILKAN BERKAS YANG TAK PENTING ITU !"
Endah tak menjawab .
Herman masuk kedalam rumah .
"KAMU MEMANG TAK TAHU DIUNT*** NDAH PADAHAL SELAMA KAMU HAMIL ANAKKUlAH YANG MEMBERIMU MAKAN DAN KINI KAMU MALAH BEGINI ,APA KAMU KURANG PUAS ,SUDAH MENYAKITI ANAKKU HAH !" Ibu Herman bersuara keras .
Lagi - lagi Endah tak menjawab .
" Bu jangan begitu lah ,begini - begini juga masih sah istri Herman ,sebaikkan ibu yang tenang kalau bisa dibicarakan baik - baik " Bu Nani menengahi.
Astri ikut mengangguk .
" Nani ,kamu itu gak tahu Endah itu seperti apa ,ini - ini ,ini saya yang tahu semua " Ibu Herman menepuk dadanya beberapa kali .
" Betul Bu kata Astri ,pikirkan baik - baik Bu "
" Hik ...hiks ... Biarkan saja Bu Nani ,saya yakin anak itu bukan anak dari Herman "
" Astagfirullah " Ucap Endah ,Astri dan juga Bu Nani dengan bersamaan .
Tak lama berselang ,Herman dengan langkah cepatnya menghampiri Endah dengan membawa map ditangannya . Ibu Herman mengikuti dari belakang.
" INI KAN YANG KAMU MAU ?AMBIL INI !"
Herman melempar map itu tepat didepan Endah .Endah tanpa berkata langsung mengambil map berwarna biru itu . Bu Nani dan Endah yang melihat itu tercengang .
" MAKASIH MAS ,BU .SEMOGA KITA TAK DIPERTEMUKAN LAGI DIKEMUDIAN HARI " Ujar Endah tegas dan berlalu .
" SIAL,KAMU !"
Endah yang baru hendak melangkah pergi kini tangannya ditarik Herman dengan kuat .
"APA MAS !"
"KAMU BERANI MELAWAN SAYA ?"
" UNTUK APA SAYA LAWAN MAS , KALAU UJUNG -UJUNGNYA SAYA YANG RUGI ,LAGIAN BUAT APA MAS TAHAN SAYA SEPERTI INI ,UNTUK APA MAS ,LEPASKAN!"
__ADS_1
"HERMAN LEPASKAN TANGAN ENDAH !"
" BU NANI ,JANGAN IKUT CAMPUR INI MASALAH KELUARGA SAYA !"
" HERMAN ,KASIHAN ENDAH SUDAH KESAKITAN ITU ,TANGANNYA ?"
" MBAK ASTRI ,GAK USAH IKUT CAMPUR !"
Herman semakin kuat mencengkram erat tangan Endah ,Herman tak peduli Endah mengaduh kesakitan .
" AKU TIDAK AKAN MELEPASKAN KAMU NDAH, AKU MASIH BELUM PUAS !"
" MAS ,APA KAMU SUDAH TAK WARAS ,KAMU YANG MENALAK AKU ,TAPI KINI KAMU JUGA YANG MENGHALANGIKU ,MAKSUD KAMU APA MAS ! TOLONG MAS LEPASKAN ENDAH KUMOHON " Endah memelas.
Sebenarnya ,Herman masih belum iklhas ditinggal Endah ,tapi mengingat Endah sudah tak sanggup lagi mencari uang ,dan malah Herman yang harus mencari uang sendiri untuk kebutuhan keluarga ,membuat Herman menjadi bingung .
" DIAM !" Bentak Herman .
Herman ,menarik Endah beberapa kali dengan kasar .
" HERMAN LEPASKAN ,ENDAH MAN ,INGAT KITA SUDAH GAK BUTUH LAGI DENGAN NYA" Ibu Herman mengingatkan Herman . Namun Herman tidak peduli dengan itu Herman terus menarik tangan Endah .
Bu Nani ,dan Astri yang tak tega dengan itu ,berupaya ikut membantu . Mengikuti Herman ,Endah dan ibunya dari belakang.
" HERMAN ,LEPASKAN ENDAH !" BU NAni menghadang Herman dari depan sedangkan ibu Herman dan Astri mencoba melepaskan Endah dari cengkraman tangan Herman .
" AAAGGRRH,KALIAN !"
" AAAAKK ... ADUUH ... "
Herman melepas tangan Endah dengan kasar ,Dan dengan sepontan mendorong tubuh Endah dan juga Astri .
" Aaakhh ...." Astri mengaduh kesakitan dibagian perutnya . Herman mundur beberapa langkah selanjutnya lari tunggang langgang.
"ASTRI ! ASTRI !"
"ADUH ,SAKIT BU SAKIT "
"YA ,ASTRI AYOK CEPAT KITA KE DOKTER TERDEKAT "
" BU NANI , AAAGGRRH ,ADUUH "
" YA ASTRI SABAR - SABAR ,BENTAR LAGI MOBIL DATANG "
" AYOK CEPAT ! " Mobil pun datang .
Astri dibawa ke rumah sakit terdekat .
Selanjutnya ...
__ADS_1