KARENA...MU!! Ibu MERTUA

KARENA...MU!! Ibu MERTUA
TEROR DARI BASUKI


__ADS_3

BAB 67.


["Iya mas Farhan."]


["Yanti, tadi Basuki datang ke warungnya Santi dan buat keributan disana! Aku tadi berkelahi dengannya!"] Jelas Farhan.


["Astaga, dia ke sana juga?"] Yanti terkejut.


["Iya tadinya kata Santi cuma mau ngobrol dengan Santi dan ketemu dengan Farell. Ujung-ujungnya ancam keluarga kami!"] balas Farhan.


["Sekarang Basukinya kemana?"]


["Aku sudah laporkan Polisi tadi, soalnya dia mengganggu warungnya Santi!"]


["Hm, ya sudah, aku akan ke kantor polisi dulu sekarang!"]


["Ya, terima kasih."]


Kemudian Telpon ditutup Farhan. Kemudian Santi kembali ke warungnya dan Farhan istirahat di kamarnya.


Sesudah sholat Magrib, Santi dan Yanti datang ke rumah Farhan.


"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


"Ayo masuk Yanti," ucap Zahra.


"Iya mbak Zahra, terima kasih. Apa kabarnya??" tanya Yanti yang bersalaman dengan Zahra.


"Mas Farhan mana?" tanya Yanti.


"Ada di kamar, sebentar tadi dia sedang sholat sih." Zahra ke kamar dan memanggil Farhan. Kemudian mereka berdua keluar kamar mereka.


"Eh Yanti, sendirian?" tanya Farhan.


"Sama mbak Santi mas, apa kabar?" tanya Yanti.


"Baik." Mereka bersalaman.


"Mau minum apa, Yanti?" tanya Zahra.


"Apa saja mbak, jangan repot-repotlah!"


"Ah, tak repot cuma minum saja." Kemudian Zahra ke dapur.


"Begini Mas Farhan, tadi saya ke kantor polisi, dan mas Basuki belum diketemukan. Jadi saya minta mas Farhan dan keluarga hati-hati. Tapi kalau mas Basuki sudah tertangkap akan saya beritahu ke mas Farhan."


"Hm, Basuki belum tertangkap?" tanya Farhan.


"Belum mas, tadi Polisi sudah datang ke kontrakan dan kantor, dan memang dia tidak ada disana. Jadi saya juga belum tau keberadaannya!"


"Ya sudah nanti kita akan hati-hati selama di rumah," Jawab Farhan.


"Iya mending begitu mas!"


"San, kamu juga hati-hati di warung, kamu bilang saja sama keamanan ruko, kalau mereka melihat Basuki langsung tangkap saja. Karena dia sekarang buron!" ucap Farhan.


"Iya Han! Saya akan hati-hati terutama menjaga Farell. Soalnya tadi disana Farell bertemu tapi tidak mau salaman ataupun mendekat dengan mas Basuki. Dia malahan marah waktu disuruh mendekat!" Jelas Santi.

__ADS_1


"Nah itu dia, sasarannya bisa ke kamu juga dan Farell!" Ucap Farhan mengingatkan.


"Hm, kok jadi ricuh lagi kayak gini, ya? Padahal, mbak Dona sudah sadar dan dia sekarang rajin beribadah di penjara sana," ucap Yanti.


"Bagus dong!" balas Santi.


"Iya, tapi pernah saya sekali ke Penjara mas Basuki. Saya hanya ingin bertemu menanyakan kabarnya. Tapi dia malah marah-marah dan mengancam keluarga ini ingin balas dendam!" Cerita Yanti.


"Ohbegitu?"


"Iya, makanya tadi siang dia bilang mau ketemu Santi dan anaknya. Dia juga minta alamat warungnya Santi ke aku. Dan sudah kubilang dan uku ingatkan kalau jangan macam-macam dan membuat onar disana! Ternyata malah sebaliknya!" Yanti sangat kecewa terlihat dari wajahnya.


"Ya kita tunggu saja! Nanti aku akan bilang ke beberapa warga sini untuk selalu memperhatikan dan ikut mencari Basuki karena sekarang dia kan buron!" Jelas Farhan.


"MbakSanti, masalah rumah dengan mas Basuki, bagaimana?" tanya Yanti.


"Hm,saya belum tau Yanti. Tadi dia menanyakan juga, surat-surat kan memang sama saya, jadi rumah itu belum tau nasibnya!" jawab Santi.


"IniYanti di minum, ya," ucap Zahra dan kemudian Zahra duduk di samping Farhan.


"Iya Zahra, terima kasih ya, merepotkan saja. Begini saja, rumah itu akan saya beli, kebetulan saya butuh mess untuk karyawan. Kalau kontrakan terlalu mahal dan mau pakai kontrakan Ibu juga sudah penuh. Bagaimana?" Yanti memberikan solusi kepada Santi.


"Ya saya sih terserah kamu saja!" Balas Santi.


"Maksudnya begini Santi, saya akan membeli rumah itu, dan saya akan bilang ke Basuki kalau setengah uangnya harus diberikan ke anakmu!" Jelas Yanti.


"Ya terserah mbak, saya sih setuju saja, apa Yanti mau melihat surat tanahnya sekarang?" tanya Santi.


"Jangan sekarang, nanti saja. Saya akan urus setelah Basuki tertangkap!"


"WEEIIII...Keluar kamu Farhan!!" Tiba-tiba terdengar suara Basuki dari luar rumah.


Farhan menutup pintu depan dan menguncinya.


DOG


DOG


DOG


"KELUAR LO!! Gue hancurin ini rumah!!" Teriak Basuki.


"Berani lo hancurin gue mampusin lo!!" Farhan membalasnya.


"Hahahahaha, Dasar Lo Pengecut!! KELUAR!!"


"Sayang telpon mak Hasnah bilang kalau bawa warga ke rumah kita, Basuki mengamuk!! oke..!!" Ucap Farhan memberi perintah kepada Istrinya.


"Kamu ke kamar saja lindungi Bulan!!" ucap Farhan lagi.


"Iya mas!" balas Zahra. Zahra langsung menelpon mak Hasnah dan dia akan membawa banyak warga.


"Heh, bukannya saya Takut sama kamu, tapi kamu yang pengecut!! Awas lo kalau berani berbuat macam-macam!!" Balas Farhan dari dalam rumah.


Yanti langsung menelpon ke kantor polisi dan mereka akan segera datang.


"Gue hitung sampai tiga, gue hancurin kaca rumah lo ini!!" ancam Basuki yang masih marah-marah di teras rumah.


"Jangan!! Iya sebentar gue keluar, tapi nanti dulu, urusan kita belum selesai!!" Farhan memperpanjang waktu agar dia lupa dan warga akan datang menyergapnya.

__ADS_1


"Urusan gue sama elo memang harus diselesaikan malam ini!! Ayo keluar pengecut...!!" Nadanya makin keras.


"Heh! Elo tuh untuk apa membalas dendam kepada kita?? Udah sakitin Santi!!" Bentak Farhan.


"Apa urusan lo sama Santi! Gue sakit hati sama elo yang sudah membuat gue masuk penjara!!" balasnya sambil menunjuk-nunjuk ke arah wajah Farhan.


"Elo mau lagi masuk penjara? Kan enak dipenjara nggak perlu beli makan! Atau elo kangen ya sama Dona gundik lo itu!!??" pancing Farhan agar Basuki tambah marah dan lupa waktu.


"Kurang ajar!"


PRANNKKKK


Hancurlah kaca depan rumah yang dihancurkan dengan batu.


"Basuki!! Kamu sudah menghancurkan rumah orang! Brengsek! Saya akan minta Dona untuk menceraikan kamu!!" ancam Yanti yang tak suka dengan sikap Basuki.


"Heh Yanti!! Jaga omongan lo! Gue menikahi dona juga karena dia banyak uang! Bukan aku cinta sama dia Tau!!" Balas Basuki.


"WEEEEEIIIII!!! KURANG AJAR LO CARI MASALAH DI KAMPUNG INI!!!!" Teriak orang-orang.


"Ayo gebukin!!!" sahut mereka.


"AHHHHH...Ampunn...AAAHHH....AAHHHHH..." Teriak Basuki.


BAK BUGH


BUGH..


"AHHHHH...!!"


BRAAKKKK...


"Ampuunnnnn!!!


Farhan membuka kunci dan membuka pintu rumahnya.


"AAHHHHHH....!!” Basuki terjengkang begitu Pintu terbuka. Langsung diinjak oleh Farhan dadanya.


"Brengsek lo!!"


BUGH BUGH


Farhan memukul rahangnya Basuki.


"Sudah mas Farhan, ini orang selalu buat onar!"


Basuki ditarik oleh salah satu warga untuk duduk di kursi. Mukanya penuh darah dan matanya bengap. Yanti dan Ibu masuk ke kamarnya Bulan.


"Heh monyet!! Lo yang mecahin kaca rumah ini!! Jawab hah!!" tanya salah satu orang kampung. Dia menganggukkan kepalanya.


"Bisanya buat onar aja!! Mau lo apa hah!!" bentaknya lagi.


"Dia mau balas dendam bang! Katanya dia itu masuk penjara karena kami, kan dia sendiri yang mencoba masuk dan masuk ke kamar untuk menculik Bulan anak saya!" ucap Farhan.


"Oh elo jadi mau balas dendam! Hah!??"


.....


.....

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2