
"Lihat di semua CCTV. Siapa saja yang mempunyai video kejadian saat pertandingan basket tadi, cepat tukarkan video tersebut dengan uang yang banyak. Aku tidak mau kalau sampai terjadi sesuatu pada anakku!" Reina berteriak kepada para ajudannya, sepertinya dia menyadari bahwa anaknya pasti bersalah dalam kasus ini.
"Tidak akan aku biarkan apapun melukai anakku, walau apapun yang dia lakukan, karena aku sudah sangat tau dengan pasti. Sebagaimana Qay yang selalu membuatku kesal, pasti anaknya juga telah membuat anakku kesal" Reina berbicara dengan ajudannya, dia mencari pembenaran dengan apa yang dilakukan oleh anaknya.
Sepertinya Reina tidak menyadari bahwa anak adalah cerminan dari orangtuanya. Maka dari itu, jika orangtuanya kerap berkata hal-hal yang tidak benar, kemungkinan besar dirinya akan mencontoh apa yang telah dipelajarinya di rumah. Bukan tidak mungkin, suatu hari nanti anak akan berkata bohong pada orangtuanya sendiri tentang apa pun.
Selama ini Reina membesarkan anaknya penuh dengan didikan manja, Reina selalu memberikan apapun yang di inginkan oleh anaknya, itu membuat Cheril merasa, bahkan apapun yang dia inginkan, harus dia dapatkan walau apapun itu. Reina bahkan seringkali membohongi anaknya sendiri, karena dia tidak bisa selalu menemani anaknya bermain sedari kecil. Tanpa dia sadari, sebenarnya Cheril tau dengan kebohongan apapun yang selama ini mamanya lakukan.
__ADS_1
Seperti diketahui selama ini, setelah meninggal nya istri pertama dari suaminya, Reina mempunyai tanggung jawab untuk mengurusi perusahaan peninggalan istri pertama dari suaminya, itu membuat Reina menjadi sangat sibuk. Suaminya memaksa dirinya untuk bekerja dengan keras, dan tidak akan mengampuni Reina, seandainya terjadi masalah dengan perusahaan itu.
Awalnya Reina ingin menjadi seorang nyonya besar, tapi ternyata dia malah harus bekerja, walau dia sebagai pemilik dari perusahaan dimana dia harus bekerja, tetap saja sebenarnya itu tidaklah di inginkan oleh Reina, tapi apa mau dikata, semua harus dia jalani, supaya kehidupannya berjalan dengan lancar. Tapi karena hal itu, Reina sering berbohong pada anaknya. Mulai dari hal kecil saat Cheril di usia balitanya, Reina sering mengatakan akan menemani anaknya di setiap akhir pekan, tetapi selalu dia ingkari. Dan kebohongan lainnya yang dia pelajari dari mamanya sendiri.
Dampak berbohong pada anaknya, sudah bisa terlihat, dan Reina pasti menyadari apa yang terjadi. Ini semua sudah menimbulkan efek buruk, bahkan mungkin akan semakin memburuk ketika Cheril sudah semakin dewasa nantinya. Tapi Reina tidak memperdulikannya, bagi dia adalah, kehidupan harus sesuai dengan keinginannya.
Cheril juga sering melihat Reina berbohong pada orang yang dia sebut ayah selama ini. Reina merasa dengan berbohong, itu bisa membuatnya tidak terlalu membutuhkan waktu lama untuk menjelaskan sesuatu.
__ADS_1
Cheril jadi belajar dengan apa dilakukan oleh Reina, menurut pemikirannya, apabila dengan berbohong dapat membuatnya terhindar dari masalah yang mungkin terjadi. Reina sepertinya tidak menyadari bahwa hal itu, suatu saat akan menjadi kebiasaan yang dianggapnya hal yang wajar untuk dilakukan. Hal tersebut dapat menjadi kebiasaan hingga dirinya sudah dewasa, tapi itu tidak terlalu dipikirkan oleh Reina, karena dia sendiri adalah manusia penuh dengan kebohongan, dan juga kelicikan.
Ardi adalah pria yang sangat disukai oleh Cheril, tapi ternyata pria itu diketahui sangat menyukai Andjani. Itu membuat Cheril sangat membenci Andjani, dan selalu membuat masalah dengan anak Qaynaya itu. Cheril juga belajar dari mamanya mengenai hal itu, dia merasa apapun yang dia inginkan, harus dia dapatkan dengan cara apapun.
Kebiasaan buruk Reina, tanpa sadar telah sangat merasuk kedalam hati Cheril. Selain mempengaruhi sikap dan perilakunya, kebiasaan buruk Reina juga berpengaruh pada kesehatan Cheril, baik fisik maupun psikologis.
"Pokoknya, dapatkan semua hal, yang bisa membuktikan bahwa anakku bersalah!" teriak Reina lagi, bahkan didalam ruangan itu masih ada guru, tapi Reina tidak perduli, karena dia selalu beranggapan, bahwa uang bisa menutupi apapun, bahkan kebenaran sekalipun. Lagipula Reina sudah mengenal guru itu, yang merupakan salah satu orang yang selama ini menerima uang pemberiannya di sekolah itu.
__ADS_1
Dari balik tembok, Cheril tersenyum penuh kepuasan, dia sangat tau kalau mamanya akan selalu melindunginya, walau apapun yang dia lakukan.