
Han Sen menjentikkan jarinya dan Api Merah melesat kearah Naga Angin. Ukurannya semakin membesar dan gelombang panas yang kuat terasa di Area itu.
Liu Shuang tersenyum dan sangat mengenal Api yang digunakan Han Sen. Api itu adalah miliknya dan tidak lebih dari kemampuan Jiwa Burung Vermilion, walaupun tidak sekuat miliknya sekarang namun tetap saja Api Merah itu sudah cukup untuk digunakan memurnikan Artifak ataupun Pil Roh.
Han Sen menghentakkan kakinya dan semua bahan obat terbang kearah Naga Api, semuanya masuk kedalam mulutnya dan Han Sen mulai memainkan segel ditangannya.
Semua bahan dilebur menjadi cairan obat dan kilatan petir ungu terlihat sangat jelas. Cang Yuan hanya bisa membuka mulutnya karena tercengang dan tidak menyangka kalau ada pemurnian Pil Roh sehebat ini.
Bahkan hanya bermodalkan sebuah Array tanpa menggunakan Tungku Pil, Han Sen dapat memurnikan semua bahan obat dan membuang semua ketidakmurnian didalam bahan obat.
Semua orang mungkin hanya menganggap hal ini luar biasa, namun dimata Cang Yuan yang disebut Alkemis dengan segudang pengalaman, keterampilan seperti ini sudah seperti langit dan bumi yang tidak akan mungkin dia jangkau.
Han Sen mengeluarkan botol dari dalam Cincin Ruang dan itu adalah Cairan Perubahan Beast, Cairan itu perlahan keluar dan ikut masuk kedalam mulut Naga Api dan perlahan bersatu dengan Cairan Obat.
__ADS_1
"Padatkan." Han Sen merubah kembali segelnya dan sebuah Array yang besar muncul diatas Naga Api.
Tubuh Naga Api itu perlahan menyusut dan aroma obat yang dipenuhi energi yang kuat menyebar dalam radius puluhan kilometer. Semua orang dapat merasakan manfaat besar hanya dengan menghirup aroma obat ini, bahkan Gu Heng yang mendapatkan luka parah dari Han Sen perlahan mulai membaik.
Kekuatan Jiwa setiap orang perlahan mengalami peningkatan yang besar, bahkan Chen Mu dan Die Long yang berada di Alam Virtual dapat merasakan manfaatnya.
Naga Api itu perlahan mulai menghilang dan digantikan oleh 16 Pil Roh yang melayang diatas langit. Han Sen membuka sebuah Botol dan perlahan Pil Roh itu turun dan masuk kedalamnya.
Namun tersisa satu Pil Roh yang masih melayang dan awan hitam mulai berkumpul. Semua orang merasa bingung dengan fenomena aneh ini, tapi Han Sen sangat paham kalau Pil Roh ini sedang membentuk Spiritualitas.
Cang Yuan bergegas maju dan memberi hormat, "Tuan Han Sen... tolong berikan Orang tua ini pencerahan ?"
"Pil Roh Nirvana di Tingkat Virtual Kualitas Tinggi. Apa yang kau lihat sebelumnya adalah proses pembentukan Spiritualitas dari Pil Roh yang memicu Petir Surgawi. Sayangnya bahan obat yang aku miliki hanya berada di Tingkat Divine Sea, jika ini bahan obat Tingkat Virtual aku yakin Pil Roh yang tadi akan memiliki Kesadarannya sendiri seperti seorang bocah yang baru lahir dan pastinya kualitasnya adalah sempurna." Jawab Han Sen dengan jujur.
__ADS_1
Semua orang menelan air liurnya dan mereka sangat ingin merasakan Pil Roh Nirvana. Lagi pula ini adalah kali pertama Pil Roh Tingkat Virtual dengan kualitas tinggi dibuat, hanya dengan melihatnya saja mereka yakin tidak akan ada seorangpun yang bisa menahan godaannya.
"Han Sen... bisakah kau memberitahu kami manfaat dari Pil Roh ini ?" Tanya Nie Rong dengan penasaran.
"Efeknya jelas untuk pertumbuhan Kultivasi dan Kekuatan jiwa. Namun terdapat efek khusus yang terkandung dalam Pil Roh ini dimana seberat apapun lukanya entah itu Jiwa ataupun kerusakan bagian tubuh. Selama tidak hancur maka hanya dengan menelan Pil Roh ini maka semuanya akan pulih dalam hitungan beberapa detik."
Han Sen melanjutkan, "Bukan hanya itu saja... Sumber Qi yang terbuang sewaktu pertarungan akan terisi kembali sebanyak 50 persen."
"Tuan Han biarkan aku membelinya... apapun penawarannya aku bisa melakukannya selama itu masih dibawah jangkauan kami !" Kata mereka berempat yang saling berebutan.
Chen Mu merasa kesal dan Aura membunuhnya meledak. Mereka semua berlutut ditanah hanya dengan merasakan niat membunuh dari Chen Mu.
"Apa yang coba kalian lakukan... sejak awal Han Sen bekerjasama dengan kami untuk menyembuhkan Fang Zhe. Apakah kalian bermaksud untuk membunuhnya begitu !" Kata Chen Mu dengan dingin.
__ADS_1
Mereka berempat diam dan menutup mulut mereka rapat-rapat. Han Sen pergi kearah dan merangkul Yao Wu dan Liu Shuang yang ingin tertawa melihat tingkah orang dewasa seperti mereka yang berebut Pil Roh seperti anak kecil yang memperebutkan permen.