
Changfen hanya bisa menghela nafas dan jika apa yang dikatakan Han Sen benar maka itu akan menjadi penyesalan terberat mereka. Awalnya Changfen sendiri juga berpikir terlalu boros dalam menggunakan Sumber Daya.
Han Sen bahkan tidak segan memberikan Pil Roh Tingkat Virtual setiap bulannya dan membuat mereka sangat senang.
"Ada sesuatu yang sedikit mengganjal hati bawahan ini dan saya harap Kaisar mau menjelaskannya. Tang Wan itu memberikan proposal yang menarik, namun jika menebak seharusnya tidak sesederhana itu bukan ?" Changfen sadar bahwa mungkin ada sesuatu yang salah.
"Persiapan akan perang... jika harus menebak maka Ras Manusia mungkin baru saja menderita kerugian yang besar. Karena itulah mereka membutuhkan banyak orang untuk direkrut, karena itulah aku tidak mau untuk pergi dan Istri-Istriku tidak diijinkan. Sampainya mereka disana jangankan dapat berkultivasi dengan tenang, setiap harinya mereka akan melihat darah dan mayat." Han Sen sedikit menebak apa yang sedang terjadi.
Jika harus menebak maka pada saat dia mati tidak ada seorangpun yang dapat menggantikan dirinya sebagai yang terkuat. Daftar Surgawi memang sudah berubah namun pada dasarnya setiap Ras memiliki kekuatan yang hampir seimbang dan hampir tidak ada yang dapat mencapai kejayaan masa lalunya.
Liu Shuang dan Changfen menanggapi ini dengan serius. Mereka tidak menyangka kalau persaingan di Alam Mistik akan semengerikan itu, tanpa adanya kekuatan mereka sama sekali tidak memiliki hak untuk berdiri.
"Sudahlah jangan dipikirkan... aku dan Liu Shuang akan pergi ke Kerajaan Xianjiang." Kata Han Sen dengan santai.
__ADS_1
"Kaisar bisa pergi dengan tenang dan semua urusan bisa saya tangani." Kata Changfen dengan hormat.
Han Sen mengangguk dan membawa Liu Shuang terbang. Han Sen memadatkan niat pedangnya dan terbang dengan santai, tangannya melingkar dipinggang Liu Shuang dan Han Sen tidak ingin buru-buru.
"Kenapa tidak menggunakan Array Teleportasi untuk lebih cepat sampai ?" Tanya Liu Shuang sambil bersandar didada Han Sen.
"Apakah kau tidak senang jika aku terus bersama denganku ?" Tanya Han Sen dengan santai.
"Bukan begitu maksudku... aku pikir kau ingin berbicara dengan orang itu. Maaf jika pertanyaanku membuatmu tidak senang." Kata Liu Shuang yang terlihat panik.
Liu Shuang mendorong Han Sen dan mengusap bibirnya, "Selalu saja seperti ini... aku sedikit khawatir jika kau bertemu dengannya dan terjadi bentrokan aku takut kalau kau akan terluka !"
"Mustahil... jangan pernah berpikir yang tidak-tidak. Bahkan jika aku bertarung dengannya yang akan mati adalah orang itu, Kultivasinya mungkin jauh berada diatasku namun aku memiliki sesuatu yang dapat membunuhnya. Paling banyak aku hanya akan kehabisan energi seperti sebelumnya." Han Sen berkata dengan jujur.
__ADS_1
Jika jumlahnya lebih dari satu dan mereka berada di Tahap Akhir Alam Dao Fusion maka Han Sen tidak memiliki peluang untuk menang. Namun ini hanya satu orang dan selama Han Sen menggunakan Pedang Kekacauan maka kemenangannya sudah dapat dipastikan.
Liu Shuang tersenyum dan sepenuhnya percaya dengan Han Sen, sekarang dia merasa sangat lega dan mereka berbicara banyak hal selama perjalanan lambat mereka.
Seminggu lebih akhirnya mereka sampai di Kerajaan Xianjiang. Tidak ada yang berubah sama sekali dan Wudie bersama dengan Liu Bufan menyambut kedatangan mereka.
Liu Bufan sudah terbiasa menjadi seorang Raja dan tentunya kabar mengenai semua orang yang akan pergi ke Alam Mistik juga sampai kepadanya.
"Nak... bagaimana menurut kalian tentang kondisi ini. Apakah kita juga harus pergi ?" Tanya Liu Bufan dengan penasaran.
"Tidak... kami tidak akan pergi dan aku juga tidak setuju jika Ayah Mertua mengikuti mereka. Aku sangat mampu untuk membawa kalian untuk pergi sendiri, dengan kekuatan kalian takutnya nanti kehidupan kalian disana akan sulit bahkan jika kalian ingin kembali mereka tidak akan melakukannya." Kata Han Sen dengan tegas.
"Aku akan mendengarkan Putraku." Kata Liu Bufan yang setuju dengan permintaan Han Sen.
__ADS_1
"Lalu apakah kita perlu menghalangi mereka yang ingin pergi Yang Mulia ?" Tanya Wudie dengan hormat.
"Tidak... biarkan mereka menempuh jalan mereka sendiri. Disana mereka akan merasakan sendiri bagaimana sulitnya untuk bersaing mendapatkan sumber daya, tapi sejak awal memang itulah gaya dari seorang Kultivator. Aku melakukan ini hanya untuk kebaikan Keluargaku sendiri, dengan kekuatan lemah seperti itu mereka tidak lebih dari seorang pengemis yang mengandalkan hidup dari pemberian orang lain. Aku mungkin bukan orang yang baik namun aku tidak akan pernah membuat Keluargaku menderita." Kata Han Sen dengan tegas.