Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 190 - Berburu


__ADS_3

Keesokan paginya Han Sen mendengar suara ribut diluar, beberapa orang mulai membuat keributan dan menarik pajak bagi mereka yang berjualan.


Bahkan orang seperti Su Chen memberikan mereka sepuluh Biji Revitalis kualitas rendah, Han Sen sama sekali tidak peduli dengan hal ini dan jika harus menebak maka mungkin ada kekuatan yang sudah berdiri di Wilayah Pembuangan.


"Bagus Pak Tua... mulai bulan depan pajak akan meningkat menjadi 15 Biji Revitalis. Jika kau tidak bisa membayarnya maka kami akan mengacaukan tempat ini !" Kata Pria itu sambil berjalan keluar Kedai.


Su Chen sama sekali tidak peduli dengan mereka dan tidak menganggap hal ini serius. Namun Han Sen sedikit tertarik untuk mengetahui dari mana mereka berasal.


"Kau cukup sabar untuk menghadapi sekumpulan sampah itu, apakah ada sesuatu yang kau takutkan dengan basis Kultivasimu itu ?" Tanya Han Sen sambil meminum air dari kendi.


"Tidak sama sekali... mereka adalah Kelompok Elang Terbang. Mereka mematok harga untuk bisnis ditempat ini sebagai biaya perlindungan, aku bisa saja membunuh mereka semua tapi hal itu hanya menciptakan masalah yang rumit. Basis Kultivasiku sudah menurun dan pemimpin mereka berada di Tahap Akhir Alam Dao Fusion, akan merepotkan jika aku bertarung dengannya." Kata Su Chen dengan jujur.


"Omong kosong dengan perlindungan... mereka tidak lebih dari sekedar penjahat yang memanfaatkan situasi dengan mencari masalah dengan orang yang lebih lemah dari mereka." Kata Han Sen dengan santai.


"Terserah saja... lebih baik kau jaga saja kedua Istrimu itu. Mereka berdua sangat cantik dan Pemimpin Elang terbang sangat bejat, jika dia melihat mereka aku yakin dia akan melakukan segala cara untuk mendapatkannya !" Kata Su Chen yang memperingatkan Han Sen.

__ADS_1


"Maka pada saat itu akan menjadi hari kematiannya." Han Sen tersenyum dan matanya penuh denhan niat membunuh.


Setelah mengobrol beberapa waktu akhirnya mereka berdua keluar. Han Sen membawa mereka pergi bersama dengannya dan mencari Biji Revitalis, setidaknya dia tidak ingin pergi dengan tangan kosong dari tempat yang suram ini.


Mereka pergi kesebuah Gua yang jaraknya cukup jauh dari Pemukiman. Han Sen berniat berburu lebah emas dan mengambil semua Biji Revitalis yang ada didalam Gua.


"Kalian berdua pastikan untuk tetap berhati-hati... apa yang kita buru adalah Lebah Emas yang ukurannya sebesar orang dewasa. Jika didalam ada Ratu Lebah maka aku akan menghadapinya sendiri, pastikan untuk menghindari jarumnya !" Han Sen memberikan sedikit arahan.


"Kami mengerti." Yao Wu dan Yun Zhi mengangguk dan bersiap untuk bertarung.


Yun Zhi dan Yao Wu berpencar kearah yang berbeda, Yin Qi yang ganas dan Aura dingin yang kuat mengalir di Pedang mereka. Dengan kecepatan yang luar biasa Yao Wu menghindari jarum dari Lebah Api Emas.


Beberapa Lebah Api Emas berada di Tingkat Virtual dan sisanya hanya Tingkat Divine Sea, mereka berdua sudah berlatih dan keterampilan bertarung mereka juga meningkat seiring berjalannya waktu.


Pedang Yao Wu memotong tubuh Lebah Emas dan sosoknya seolah menari. Yin Qi miliknya terlihat sangat kuat dan Jiwa Roda Bulan membuat serangannya menjadi lebih kuat dari biasanya.

__ADS_1


Dinding Es terbentuk didepan Yun Zhi dan menghadang jarum Lebah Emas. Dinding Es itu hancur berkeping-keping dan butiran Es berubah menjadi puluhan Jarum, Yun Zhi mengayunkan Pedangnya dan Qi dingin yang tajam memotong puluhan Lebah Emas.


Tidak ada ruang untuk mereka melarikan diri dan bahkan jika mereka lolos dari Qi Pedang miliknya jarum es akan menusuk mereka semua sampai mati.


*Kiek.*


Ratu Lebah keluar dari sarangnya dan melihat anak-anaknya yang mati membuatnya sangat marah. Han Sen melompat kearah Ratu Lebah dan tinjunya yang ganas menghantam langsung kepalanya.


Wajah Ratu Lebah menghantam langsung ketanah dan Han Sen mendesak Qi miliknya. Akar Kegelapan mengikat Ratu Lebah dengan sangat kuat, perlahan tubuhnya mulai mengering dan semua vitalitasnya diserap langsung oleh Han Sen.


Setelah beberapa waktu Yao Wu dan Yun Zhi menyelesaikan pekerjaannya. Walaupun melelahkan karena menghadapi banyak Lebah Emas namun hasilnya sangat memuaskan dan tidak ada luka apapun yang mereka derita.


"Jarum Lebah Emas adalah bahan bagus untuk pemurnian Pil Roh. Tolong kumpulkan terlebih dahulu dan setelah itu kita akan memanen Biji Revitalis." Han Sen meminta mereka untuk sedikit membantu.


Mereka semua mengumpulkannya dan Han Sen merasakan kalau ada beberapa orang yang sedang melihatnya. Han Sen lebih memilih untuk tetap diam dan tidak mengambil tindakan terlebih dahulu.

__ADS_1


__ADS_2