Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 212 - Pengakuan Dari Orang Kuat


__ADS_3

Gong Sumu berdiri dan berkata, "Kau pikir aku takut denganmu bajingan karena melakukan serangan diam-diam. Jika kau tidak mati hari ini maka kau juga akan mati didalam sana nantinya, Tuan Qing Yan... biarkan dia melawanku sekarang !"


"Hei.... Gong Sumu... jika kau terus bertidak liar tanpa seijinku maka aku akan membunuhmu." Kata seorang Iblis dengan Aura yang sangat gila.


Iblis itu bernama Bei Xuan dan dia menatap kearah Han Sen dengan dingin. Gong Sumu tidak memiliki pilihan lain selain diam dan dia tidak berani berurusan dengan Bei Xuan.


"Dari semua Ras Manusia hanya kau yang layak mendapatkan perhatianku. Katakan siapa namamu, setidaknya Tuan Muda ini ingin bersaing denganmu didalam sana nantinya !" Kata Bei Xuan dengan dingin.


"Kau juga menarik... pancaran Auramu itu tidak sederhana. Apakah kau keturunan dari Iblis Langit, tapi siapa yang peduli dengan hal itu. Namaku Han Sen... aku tidak memiliki niat untuk bersaing karena sejak awal aku tidak tertarik dengan Sumber Prinsip. Tapi kapanpun kau ingin bertarung katakan saja, kau adalah lawan yang tepat untuk mengukur batasanku sekarang." Kata Han Sen dengan penuh ketertarikan.


"Sepertinya kita adalah jenis orang yang sama... namaku adalah Bei Xuan dan aku harap kau tidak mengecewakanku nantinya." Bei Xuan berbalik dan pergi.


Semua orang yang melihat hal ini hanya bisa terkejut setengah mati. Bei Xuan merupakan jenius pertama dari Ras Iblis, hanya beberapa orang yang bisa menandinginya di Generasi ini dan bahkan terdapat rumor bahwa dia dapat bertarung seimbang dengan Kultivator Alam Heaven.

__ADS_1


Secara tidak langsung Jenius muda dari Ras Iblis Bei Xuan menganggap Han Sen sebagai lawan yang tangguh baginya. Apa jadinya jika mereka berhadapan satu sama lain nantinya dan pastinya akan ada pertarungan besar didalam Dunia itu.


Han Sen kembali ketempatnya dan tidak akan memperpanjang masalahnya. Bei Xuan memang kuat namun dia belum cukup untuk menghentikan dirinya, masalah terbesarnya adalah Qing Yan yang tidak lain adalah Kultivator Alam Heaven.


Dirinya yang sekarang tidak mampu bertarung dengannya, lebih baik untuk menunggu di Dunia Langit dan Bumi. Saat waktunya tiba dan Han Sen bertemu dengan Gong Sumu maka itu akan menjadi akhir baginya nanti.


"Saudara Han !" Teriak Dai Yuan yang mengamati Han Sen dari tadi.


"Sepertinya Saudara Han memang benar-benar Pria sejati yang tak kenal takut. Apakah Saudara Han Sen tahu siapa lawanmu sekarang ?" Tanya Dai Yuan dengan santai.


"Kau terlalu menyanjungku Saudara... bukankah sudah aku katakan sebelumnya sewaktu kita berpisah, aku bukan orang yang suka mencari masalah tapi jika ada orang yang memohon untuk mati maka aku tidak keberatan membantunya. Siapa dia aku tidak peduli." Kata Han Sen dengan niat membunuh yang bocor.


Dong Zie dan yang lainnya menatap Han Sen dengan dingin, mereka berpikir kalau Han Sen ini terlalu sombong. Memang tidak banyak orang yang mendapatkan pengakuan dari Bei Xuan, namun tidak seharusnya dia mengabaikan kekuatan yang ada dibelakangnya.

__ADS_1


"Seperti yang sebelumnya aku katakan... mereka berempat adalah Jenius dari Ras Manusia... " Sebelum Dai Yuan menyelesaikan perkataannya seorang Pria memotongnya.


"Aku Tang Ru.... mereka adalah Dong Zie, Nona Ming Yue dan Nona Wen Tao." Tang Ru menunjuk mereka satu persatu, "Saudara Dai Yuan mungkin memiliki hubungan pertemanan denganmu tapi kami tidak bisa menerimamu masuk. Kau sudah memancing Bei Xuan dan kami tidak memiliki kemampuan untuk melawannya."


Wen Tao merasa tidak senang dan berkata, "Hei... kau pikir aku takut menghadapi Bei Xuan, jangan bicara omong kosong !"


Tang Ru menggaruk kepalanya dan tidak bisa berdebat dengan Wen Tao. Tang Ru hanya merasa bahwa Han Sen akan mencuri semua perhatian nantinya, dia sudah mengejar Wen Tao sangat lama dan dia tidak akan mengijinkan orang lain tampil lebih baik darinya.


Han Sen menyentuh kepalanya dan tertawa, "Hahaha... sungguh menggelikan... sejak kapan aku meminta bergabung dengan kalian, aku tidak sudi menjadi pengasuh seorang Bayi. Lebih baik aku bergerak sendirian dengan leluasa.... kalian hanya akan merepotkan kedepannya dan karena itulah aku tidak akan mau bahkan jika kau memaksanya."


"Sombong sekali... didunia ini tidak ada yang bisa dilakukan hanya dengan diri sendiri." Kata Dong Zie dengan dingin.


"Kau benar... tapi hanya satu yang harus kau pahami. Jumlah bukanlah hal yang bisa dihitung didepan kekuatan absolut, kalian sudah kalah dalam perang berkali-kali dan pantas saja jika kalian selalu kalah. Terkadang seseorang harus sadar atas batas kemampuannya sendiri sebelum ikut ambil bagian." Kata Han Sen yang mencibir dengan jijik.

__ADS_1


__ADS_2