
Han Sen dan Yun Zhi pergi bersama-sama setelah memulihkan tenaga mereka. Luka yang diterima Han Sen juga sudah membaik dan mereka mencari Desa dari Iblis Es.
Tempat ini hanya dipenuhi salju dan es yang sangat dingin. Han Sen merasakan hawa keberadaan makhluk hidup lewat Kesadaran Ilahinya dan segera pergi kesana.
Disana terdapat Desa yang cukup besar dan ada Iblis Es. Namun apa yang mengejutkan Han Sen adalah sekolompok Manusia yang berpakaian lusuh, menurut Karakteristik Iblis Es mereka sangat suka memakan manusia dan harusnya hal ini tidak sesederhana kelihatannya.
"Senior Han... ada sekumpulan manusia disana, bagaimana jika kita pergi dan bertanya kepada mereka ?" Tanya Yun Zhi yang terlihat tidak sabar.
"Keadaan mereka tidak baik-baik saja... lihatlah rantai dileher mereka semua. Aku yakin mereka itu adalah seorang tawanan, kau pergilah secara diam-diam dan tanyakan situasi mereka. Karena Raja Iblis Es sudah mati ditangan kita maka membereskan semua ini harusnya mudah, jika iya maka kita akan bertarung dan membereskan mereka semua !" Kata Han Sen dengan penuh percaya diri.
Yun Zhi segera pergi dan diam-diam menyelinap diarah kerumunan kelompok itu. Setelah dia bertanya ternyata tebakan Han Sen sama sekali tidak salah, mereka adalah orang biasa yang diculik oleh Iblis Es.
Mereka sendiri tidak lebih dari seekor Budak atau Domba. Setiap harinya beberapa orang dari mereka akan dimakan, sedangkan sisanya dipaksa untuk bekerja membangun Desa. Jumlah mereka sangat banyak dan didalam masih banyak Manusia yang sedang dipenjara.
Yun Zhi terlihat sangat marah mengetahui ketidakadilan ini, dia mengirimkan pesan Kesadaran Ilahi kepada Han Sen dan melesat maju kearah Iblis Es.
__ADS_1
"Kalian semua harus mati sekarang !" Yun Zhi membentuk segel ditangannya dan udara dingin yang kuat menyelimuti dua Iblis Es.
Tubuh mereka membeku menjadi balok es dan perlahan hancur berkeping-keping seperti kaca yang pecah. Aura Yun Zhi meledak dengan gila dan sosoknya sudah seperti seorang Peri yang mengenakan mahkota yang sangat indah.
Ratusan Iblis Es keluar dan berusaha menghentikan Yun Zhi. Namun Jiwa Naga Surgawi meraung dengan keras dan kegelapan melahap mereka semua dan hanya meninggalkan tulangnya saja.
Han Sen membuat gerakan dan akan membantu Yun Zhi. Mereka berdua membantai semua Iblis Es tanpa ampun sedikitpun dan Han Sen memiliki panen yang cukup banyak, Akar Spiritualnya menjadi lebih kuat dan datang kemari memang bukan hal yang sia-sia.
Han Sen membebaskan mereka semua dan berkata, "Aku bukan pengasuh kalian... cari senjata dan bertarunglah !"
Han Sen melesat langsung ke Kediaman yang paling besar. Kemungkinan disana adalah tempat tinggal Raja Iblis Es yang sebelumnya mereka berdua bunuh, hanya dengan Yun Zhi saja dan mereka sepertinya sudah cukup untuk membunuh semua Iblis Es.
Perlahan dia mendarat dan puluhan Iblis Es yang setara dengan Kultivator Alam Nascent Soul keluar. Ekspresi mereka terlihat sangat marah dan Aura membunuh tertuju kepada Han Sen, namun kekuatan jiwa Han Sen menekan mereka secara total dan Atribut kegelapannya mengikat mereka semua seperti akar.
Tubuh mereka berubah menjadi tulang belulang dan semua vitalitasnya diserap oleh Han Sen, dia masuk kedalam dengan santai dan tidak dapat menemukan sesuatu yang menarik selain beberapa harta biasa.
__ADS_1
Han Sen melihat kearah dinding dan disana terdapat sebuah lukisan daratan diatas awan, dia masih belum mengerti apa maksudnya dan semua hal ini murni sebuah lukisan bukan sesuatu yang disebut Artifak.
"Lukisan ini cukup menarik... instingku mengatakan kalau ini sama sekali tidak sederhana. Apakah ada sebuah rahasia dibalik lukisan ini ?" Han Sen mengamatinya dengan cermat dan mencoba menemukan teka-teki didalamnya.
Setelah beberapa waktu keributan diluar akhirnya menjadi tenang. Yun Zhi dan yang lainya sudah menyelesaikan semua Iblis Es dan tidak menyisakan satupun dari mereka.
Yun Zhi menghampiri Han Sen dan berkata, "Apa yang sedang Senior Han lakukan ?"
"Junior Yun tidak perlu khawatir... lukisan dinding ini sedikit menarik perhatianku. Tapi aku sama sekali tidak paham dengan makna dari lukisan ini." Han Sen berkata dengan jujur.
Yun Zhi tersenyum dan berkata, "Ternyata ada sesuatu yang tidak diketahui oleh Senior Han di Dunia ini."
"Aku bukan Dewa atau semacamnya... Kau juga harus sering tersenyum, penampilanmu akan jauh lebih baik jika ada yang melihatnya." Kata Han Sen dengan jujur.
"Ugh." Yun Zhi terlihat terkejut dan sejak kapan dia menjadi selembut ini, "Lupakan... kita adalah orang asing dan wajar jika kita tidak tahu apapun, menurutku jika Senior ingin tahu lukisan ini maka kita harus bertanya kepada orang yang asli berasal dari Dunia ini !"
__ADS_1