
Han Sen tersenyum puas dan matanya memancarkan cahaya biru yang terang. Pedangnya diselimuti cahaya dan Han Sen bersiap untuk memulai serangan, tekanan Aura yang luar biasa meledak dari tubuh Dao Wen dan Han Sen sedikit waspada.
"Memakan energi spiritual adalah kekuatan yang luar biasa. Sayangnya kau tidak lebih dari mayat hidup yang dikendalikan orang lemah, tapi apakah kau bisa memakan waktu !" Han Sen menghilang dari tempatnya berdiri dan dalam sekejap dia sudah melewati Dao Wen.
*Slash... Slash....Slash...*
Xiao Lin dan yang lainya sangat terkejut dengan kecepatan Han Sen, namun sebenarnya apa yang dilakukan Han Sen adalah membekukan ruang waktu dan membuatnya bergerak dengan bebas.
Shen Fei mendesak Qi miliknya dan Auranya meledak, Zhuge Yan terhempas kebelakang dan Shen Fei menatap kearah Han Sen dengan penuh kemarahan.
"Apa yang sebenarnya kau lakukan sialan !" Teriak Shen Fei dengan marah.
Luka sayatan Pedang didada Dao Wen bersinar dan ledakan aliran waktu yang ganas perlahan merubah tubuhnya menjadi layu, Han Sen sudah bisa menebak kalau kekuatan Hukum Waktu bukan sesuatu yang dapat dimakan oleh Dao Wen.
Dao Wen sudah mati dan sekarang dia tidak lebih dari boneka yang mayatnya sedang dikendalikan, tentunya dia tidak akan menyimpan kekuatan penuhnya dan Han Sen memiliki kemampuan untuk berurusan dengannya.
__ADS_1
"Kakek... apa yang sedang Ayah lakukan tadi dan kenapa musuhnya tidak bisa mengimbanginya ?" Tanya Han Chai dengan antusias.
Zhao Jin tersenyum dan berkata, "Tidak salah jika Ayah kalian berkata kalau hanya dia saja yang bisa mengalahkannya. Ayah kalian memiliki pemahaman penuh dalam Divine Dao Ruang dan Waktu, tebasan Pedangnya tadi diselimuti oleh kekuatan waktu dan itu setara menguras banyak vitalitas musuhnya. Sepertinya saat dia memutuskan untuk berlatih dia kembali dengan pencapaian yang luar biasa !"
Mereka berlima tidak terlalu paham dengan maksud dari Divine Dao Ruang dan Waktu, namun bagi seorang Master Domain dan Qin Yue yang merupakan Klan Phoenix kengerian ini sudah diluar imajinasi mereka.
"Zhao Jin... jangan bilang kalau Kesombongan Surgawi..."
"Tebakanmu tidak salah Phoenix.... Leluhur dari semua Binatang Suci dan kehidupan pertama saat Alam Immortal terbentuk. Penguasa Ruang dan Waktu Naga Primordial, Han Sen mungkin tidak memiliki ingatan tentang kehidupan pertamanya namun kekuatan yang seharusnya ada padanya akan tetap akan menjadi miliknya." Kata Zhao Jin dengan senyum yang lebar.
Tidak ada yang tahu kenapa tiba-tiba Naga Primordial menghilang, namun kebenarannya sekarang adalah Naga itu terus bereinkarnasi setelah kematiannya. Xiao Lin cukup terkejut mendengar hal ini dan dia juga pernah membaca beberapa catatan dari Naga Primordial.
Sekarang dia mengerti mengapa Fu Yuan mengatakan kalau Han Sen memiliki takdir seorang penguasa. Karena sejak awal Han Sen memang ditakdirkan untuk itu dan kekuatannya adalah mutlak, sekuat apapun kekuatan musuhnya siapa yang dapat mengalahkan kekuatan ruang dan waktu.
Zhuge Yan tersenyum dan membentuk segel ditangannya, "Lawanmu adalah aku jadi fokus saja denganku !"
__ADS_1
Tulang-tulang mulai bermunculan ditanah dan menyatu menjadi tangan yang besar, tangan tulang itu mencoba untuk menangkap Shen Fei dan sebuah manik berwarna hitam dikeluarkan dari Cincin Ruang dan menelannya.
Aura Shen Fei sekali lagi meledak dan kekuatannya terus melonjak. Tinjunya menciptakan gelombang kejut yang kuat dan menghancurkan tangan tengkorak.
Seluruh tubuhnya dipenuhi dengan ukiran pola yang misterius dan rambut Shen Fei menyala seperti emas. Kekuatan Domain berkumpul disekitarnya dan tanah mulai berguncang karena lonjakan kekuatan besar ini.
"Kau pikir aku semudah itu dikalahkan !" Shen Fei membentuk segel ditangannya dan Kelopak Bunga yang masih tertutup berwarna hitam pekat muncul diatas kepalanya.
Kelopak itu mekar dengan sempurna ratusan ular hitam keluar dari dalam Bunga itu. Ratusan ular itu mengandung kutukan pemakan jiwa yang kuat dan bergerak langsung kearah Zhuge Yan.
Retakan ruang terbuka lebar didepan Zhuge Yan dan semua ular hitam itu dipaksa masuk kedalam retakan ruang. Han Sen berpikir kalau hal ini terlalu berbahaya, jadi dia memutuskan untuk mengambil tindakan.
"Kesombongan Surgawi... kau sudah mendapat bagianmu sendiri dan masih serakah ingin merebut mangsaku ?" Kata Zhuge Yan dengan kesal.
"Ini terlalu lama... jika Master Domain Matahari datang kemari maka ini akan lebih sulit menghabisinya. Lebih baik Senior tidak menghentikanku !" Kata Han Sen yang sedikit membuat alasan.
__ADS_1