
Yun Zhi merasa sangat senang karena Han Sen memberikannya ijin untuk pergi. Tanpa pikir panjang dia segera pergi menggunakan Array Teleportasi untuk memeriksa situasi disana.
"Suamiku... apakah tidak ada sesuatu yang bisa kami lakukan ?" Tanya Chai Ying dan Yao Wu dengan penasaran.
"Tempat ini tidak boleh kosong... jika harus maka Chai Ying yang akan pergi untuk membantu Luo Yun diperbatasan. Jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan dan memaksaku untuk turun tangan maka Yao Wu adalah orang yang paling tepat untuk menggantikan kepergianku." Kata Han Sen dengan jujur.
"Kalau begitu aku akan pergi dan membantu diperbatasan." Chai Ying pamit mundur dan pergi untuk membantu Luo Yun.
Han Sen berpikir kalau perbatasan tidak akan menjadi masalah. Jika benar ada gelombang Beast seharusnya tidak akan tiba dalam waktu yang dekat.
"Apakah semua ini berhubungan dengan Kekaisaran Pedang ?" Tanya Yao Wu dengan penasaran.
Han Sen menariknya dan membuat Yao Wu duduk dipangkuannya, "Sudah jelas... sekumpulan Beast itu memang ditujukan untuk melemahkan kita, walaupun kami dapat menyingkirkannya dengan sedikit usaha namun kerugian dari hal ini cukup jelas."
__ADS_1
"Hasil dari Perang memang tidak ada yang baik, banyak orang yang menderita dan mati. Aku benar-benar tidak menyukai hal ini." Kata Yao Wu dengan sedih.
"Percayakan saja semuanya kepadaku... jika kau mau aku bisa saja membalikan situasinya !" Kata Han Sen sambil mengusap dagu Yao Wu.
Tiba-tiba Aura yang ganas melesat masuk kedalam Aula, dia tidak lain adalah Fang Zhe dan dia datang untuk membahas beberapa hal.
"Jika kau memang mampu melakukannya maka kenapa kau tidak bergerak sekarang. Lima Kerajaan sudah diratakan oleh Gelombang Beast, bahkan aku harus membuat pengaturan yang besar untuk keempat Sekte lainya." Kata Fang Zhe dengan kesal.
"Kenapa aku harus bergerak... bukankah kita hanya akan berperang saat Dewa Pedang pulih dan melakukan pertarungan secara adil !" Kata Han Sen dengan santai.
Han Sen berdiri dan berkata, "Mempersulit... justru aku cukup menghormatimu dengan mendengar permintaanmu. Senior adalah orang yang terhormat dan menjunjung tinggi keadilan, waktu itu aku sudah mengatakan bahwa jangan sampai kau menyesali keputusanmu. Lalu sekarang ini adalah hasil yang kita dapatkan !"
Han Sen melanjutkan, "Senior mungkin memiliki rivalitas dengan Dewa Pedang, namun pemikiran Senior terlalu sederhana. Sejak aku mengatakan perang besar maka ini sudah bukan pertarungan antara Fang Zhe dan Tian Yan namun skala pertarungan ini sudah mencakup kekuatan kedua Benua. Bahkan sekalipun itu Dewa Pedang maka dia akan menggunakan segala cara untuk menang."
__ADS_1
Walaupun terlihat kasar namun Fang Zhe harus dipaksa mengakui perkataan Han Sen, jika waktu itu dirinya setuju untuk menyerang mereka maka situasi ini tidak akan terjadi. Egonya sudah merusak segalanya, sekarang mereka dalam situasi terburuk dimana mereka mendapatkan kerusakan dalam skala besar.
"Hah... menyesal sekarang tidak ada gunanya, semua hal itu akan menjadi tanggung jawabku nantinya. Kau lebih ahli dalam hal ini dan sangat tajam, katakan apa rencanamu... bahkan jika itu mendorongku dalam kematian maka aku tidak akan menolaknya ?" Tanya Fang Zhe dengan pasrah.
"Sekte Awan sudah berdiri sangat lama dibawah naungan Senior dan aku tidak memiliki ketertarikan untuk menggantikannya. Untuk sekarang mengumpulkan semua kekuatan adalah hal yang paling penting, kita tidak bisa lagi kehilangan banyak orang dan untuk gelombang Beast biarkan aku sendiri yang mengurusnya." Kata Han Sen dengan tegas.
"Kau harus tahu situasinya... Gelombang Beast itu hanya untuk pengalihan saja. Ketika kau membunuh semua Beast itu maka Pasukan Kekaisaran Pedang akan langsung menyerang." Kata Fang Zhe dengan sungguh-sungguh.
"Karena itulah kita akan mengosongkan dua Kerajaan lagi. Paling tidak kecepatannya adalah 14 hari, paling tidak 4 hari setelahnya semua orang harus siap untuk bertarung. Setidaknya dalam waktu itu aku akan membuat perangkap untuk musuh yang mungkin bisa membalikan keadaan." Kata Han Sen dengan jujur.
"10 hari bukan... maka aku akan mengandalkan dirimu untuk menutup celah." Fang Zhe berdiri dan segera pergi.
Han Sen dan Yao Wu membuat pengaturan bersama-sama. Semua kekuatan dikumpulkan dan Han Sen menyerahkan sisanya kepada Yao Wu, dia sendiri akan pergi ke garis depan dan melihat situasinya.
__ADS_1
Melihat Perang yang sudah ada didepan mata membuat darah Han Sen mendidih karena semangat. Walaupun keadaannya sama sekali tidak menguntungkan untuk mereka tetapi Han Sen jauh lebih menyukainya.
Jika Perang berakhir dengan mudah hal ini tidak akan menggugah minatnya. Mengambil sedikit kesulitan dan membalikan keadaan secara penuh itu jauh lebih menyenangkan, terlebih dia masih harus menagih pembalasan dari apa yang sebelumnya dilakukan Dewa Pedang Tian Yan.