
Keesokan paginya Han Sen bergegas merapikan dirinya. Yao Wu, Liu Shuang dan Chai Ying terlihat malu satu sama lain, bagi mereka ini mungkin ini adalah hal yang aneh karena mereka baru saja tidur bersama.
"Aku akan keluar untuk menemui Ayah dan Kakakku. Jangan lupa untuk datang diacara penutupan ?" Kata Yao Wu dengan kesal.
"Baik... aku akan datang." Han Sen mengangguk dan mencium kening Yao Wu.
Yao Wu bergegas pergi dan merasa sangat senang. Liu Shuang dan Chai Ying sudah selesai berpakaian dan merias diri mereka, hari ini cukup spesial karena Han Sen juga akan mendapatkan namanya disalah satu Pilar Peringkat Sekte Awan.
Liu Shuang terlihat sangat senang dan berkata, "Kakak kami sudah siap !"
Chai Ying juga terlihat sama dan keluar, "Kalau begitu aku akan mengumpulkan semua orang !"
"Kalau begitu mari kita berangkat." Han Sen menggandeng tangan Liu Shuang dan berjalan bersama dengannya.
Setelah semua orang berkumpul Han Sen pergi ketempat pertemuan. Disana semua orang sudah berbaris dengan rapi dan tokoh-tokoh besar di Dunia ini sudah hadir.
Gu Feiyan, Duan Hongchen, Zhi Xin dan Nie Fan melirik kearah Han Sen. Niat bertarung mereka sangat jelas namun Han Sen sama sekali tidak peduli, terutama Gu Feiyan yang sudah dia kalahkan dengan telak. Baginya dirinya yang sekarang dapat menghadapi mereka berempat sekaligus dengan sangat mudah.
__ADS_1
Namun sekarang Han Sen disebut sebagai Naga Sejati, dia adalah Jenius yang tak tertandingi dan bahkan keempat Sekte mereka mengeluarkan perintah untuk tidak bersebrangan dengannya.
Chen Mu dan Fang Zhe muncul untuk memberikan wajah kepada mereka. Fang Zhe mengangguk kepada Han Sen dan tersenyum dengan ramah dan Han Sen juga membalas anggukannya.
Chen Mu maju dan berkata, "Union Gu Feiyan, Langit Iblis Duan Hongchen, Embun Beku Zhi Xin dan Matahari Nie Fan... dan kau ?"
Han Sen maju dan berkata, "Kesombongan Surgawi Han Sen."
Semua orang melirik kearah Han Sen dan tidak tahu arti dari gelar tersebut. Namun dilihat dari namanya jelas itu sangat arogan dan mendominasi.
"Kesombongan Surgawi Han Sen... maju dan ukir nama kalian di Pilar Peringkat !" Chen Mu berkata dengan keras.
*Groar.*
"Aku tidak mau mengukir namaku ?" Kata Han Sen dengan tegas.
Semua orang membuka mulut mereka karena terkejut dengan perkataan Han Sen. Mengukir namanya di Pilar ini adalah sebuah kehormatan besar yang hanya dimiliki mereka para Jenius, namun dengan santai Han Sen menolak semua kebaikan ini.
__ADS_1
"Apa alasanmu untuk menolaknya ?" Tanya Fang Zhe dengan penasaran.
"Jelas... aku tidak akan pernah membiarkan namaku berada dibawah orang lain. Bagiku itu hanya merusak harga diriku, jika aku memang harus mengukir namaku maka aku akan mengukirnya diposisi paling atas." Kata Han Sen dengan tegas.
"Hahaha... nama Kesombongan Surgawi Han Sen memang benar-benar layak. Aku yakin di Benua ini hanya kau yang berani berbicara seperti itu kepadaku, Pilar Batu ini memiliki kekuatan yang dapat menekan Jiwa. Bahkan aku yang memiliki Jiwa Naga Bumi hanya sampai di lapisan kedua puncak. Aku mengijinkanmu untuk mengukir namamu jika kau benar-benar mampu melakukannya, jika kau bisa maka aku tidak akan menganggapmu sebagai Junior yang arogan dan memandangmu selayaknya orang yang setara denganku !" Kata Fang Zhe yang cukup bersemangat.
"Rasa hormat hanya didapatkan dengan kemampuan. Jika aku mengatakan kalau aku mampu maka itu adalah hasilnya." Han Sen perlahan maju dan mendesak kekuatan jiwanya.
*Groar.*
Jiwa Naga Surgawi keluar dari tubuh Han Sen dan meraung keatas langit. Tekanan ini sudah seperti Dewa yang turun dari langit dan semua orang dipaksa untuk tunduk.
Bahkan Chen Mu yang berada di Alam Virtual dengan Jiwa Naga Bumi harus dipaksa menahan tekanannya dengan Qi miliknya. Fang Zhe menarik kembali kata-katanya dan tidak menyangka kalau Dunia akan menyimpan banyak rahasia seperti ini.
Jiwa Naga Surgawi sama sekali tidak terpengaruh oleh tekanan dari Pilar itu. Sebaliknya guncangan dipilar itu seolah akan hancur dibawah penindasan Jiwa Naga Surgawi.
Cakarnya yang tajam mengukir empat kata yang jelas yaitu Kesombongan Surgawi Han Sen, dimana dia mengklaim sosoknya yang dapat berdiri setara dengan Surga.
__ADS_1
Jiwa Naga Surgawi kembali kedalam tubuh Han Sen dan semua orang akhirnya dapat bernafas dengan lega. Bukan kali pertama Gu Feiyan merasakan penindasan yang penuh keputusaan ini, entah berapa kalipun dia merasakannya dia yakin kalau mustahil untuk terbiasa dengan kekuatan Jiwa Han Sen.