Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 141 - Tubuh Alam Semesta Kecil


__ADS_3

Buku Rahasia Alam mulai berdengung dan tanpa persetujuan dari Han Sen Buku Rahasia Alam menyerap Teratai Kekacauan. Han Sen terlihat sangat panik dan tubuhnya sama sekali tidak bisa bergerak.


Teratai itu perlahan masuk kedalam tubuh Han Sen dan tiba-tiba tubuhnya dikejutkan oleh rasa sakit yang luar biasa. Cincin Semesta didalam tubuhnya menyemburkan energi alam dan Qi Kekacauan saling bertarung.


Hidung, mata dan mulutnya mengeluarkan darah segar dan Han Sen dipaksa untuk berlutut ditanah, jika harus menilai maka disepanjang perjalanan hidupnya yang sekarang ataupun dulu. Rasa sakit yang paling dia rasakan mungkin adalah yang sekarang.


Semua rasa sakit yang dia derita akibat pertarungan besar mungkin tidak seberapa, namun apa yang dia rasakan saat ini adalah sakit dimana dia sama sekali tidak berdaya dimana kapanpun itu Han Sen bisa saja mati tanpa adanya pengetahuan dalam pengobatan.


Kedua energi yang bertentangan ini saling bertarung didalam tubuhnya, gas hitam keluar dari pori-pori Han Sen yang tidak lain adalah Qi Kekacauan.


Dantian Han Sen hancur dan pembuluh darah serta meridiannya sudan mendekati kerusakan yang parah. Kultivasinya anjlok dengan sangat parah dan Han Sen perlahan mulai kehilangan kesadarannya, hidupnya saat ini sudah seperti api lilin dan dengan sedikit angin maka kehidupannya bisa padam kapan saja.

__ADS_1


Langit berbintang didalam Laut Kesadaran Han Sen mulai bersinar. Jiwa Naga Surgawi juga tertidur, Buku Rahasia Alam masuk kembali kedalam tubuh Han Sen dan keberadaannya mulai membuat energi yang saling bertempur itu saling membaur.


Seiiring berjalanya waktu selama sepuluh tahun kedua bentuk energi mulai terbentuk, satunya memiliki cahaya putih yang sangat terang dan satunya lagi merupakan pusaran hitam yang dapat menelan segalanya.


Struktur tubuh Han Sen sudah mengalami perubahan total. Bahkan Akar Spiritualnya juga menyatu secara penuh seolah tubuh Han Sen membentuk sebuah Alam Semesta kecil yang baru saja terbentuk.


Jiwa Naga Surgawi berenang didalam kehampaan dan banyak bintang yang memancarkan energi Spiritual yang sangat kaya. Kultivasi Han Sen yang sebelumnya hancur sekarang meningkat lebih cepat karena membentuk ulang pondasi yang baru, sekarang dirinya bahkan menerobos Alam Virtual dengan sangat cepat.


Avatar Jiwa Han Sen dapat merasakan semua perubahan ini, jika dia tidak melihatnya dengan matanya sendiri maka dirinya sendiri juga tidak akan mempercayainya.


Faktanya Han Sen selalu merasa puas dengan semua pengetahuannya, dia sudah menjelajah banyak alam rahasia dan melihat banyak hal baru sekaligus mempelajarinya. Namun dia sudah melupakan satu hal yang sangat penting, surga itu menyimpan banyak hal tabu dan rahasia yang diluar akal sehat.

__ADS_1


Ketika Dantiannya hancur Han Sen sudah berpikir kalau itu akan menjadi akhir baginya, namun Buku Rahasia Alam memiliki isi pemahaman Divine Dao Alam yang luar biasa. Singkatnya Han Sen membentuk semesta kecil didalam tubuhnya dimana itu adalah bentuk energinya.


Alam dapat memberikan kehidupan serta vitalitas yang membangun dunia maka itu disebut dengan energi alam. Sedangkan Teratai Kekacauan adalah bentuk dari ketiadaan, setiap era penciptaan pasti terdapat akhir dimana kehancuran.


Namun Kehancuran itu bisa disebut dengan awal kelahiran baru bagi Dunia. Hukum Sebab dan akibat serta siklus alam semesta itu sudah seperti siang dan malam yang bergantian yang dipisahkan oleh waktu.


Han Sen yang sekarang memiliki pemahaman sedikit tentang kekuatan waktu, namun dia tahu bahwa hal ini sangatlah sulit dan mungkin Han Sen tidak bisa menguasainya dengan cepat.


Pengetahuan Buku Rahasia Alam sudah sepenuhnya dia serap. Sekarang dia hanya perlu mengembangkan Semesta kecil dengan kemampuannya sendiri, Qi Kehidupan dan Penghancur saling melengkapi dan karena hanya dirinya saja yang mengkultivasikannya maka Han Sen akan menyebut hal ini sebagai Qi Alam.


Han Sen perlahan berdiri dan mengganti pakaiannya, "Semuanya sudah pulih dan sebelas tahun lebih aku meninggalkan mereka. Aku harap mereka tidak berbuat yang tidak-tidak !"

__ADS_1


Han Sen segera keluar dari tempat itu dan tidak ada lagi yang bisa dia dapatkan. Qi Kekacauan sama sekali bukan masalah besar baginya sekarang, bahkan untuk masuk ke Lapisan kelima Han Sen cukup mampu melakukannya.


Namun sekarang bukan waktu yang tepat untuk melakukan penjelajahan. Sudah sangat lama sejak dia belum kembali, situasi medan perang sama sekali tidak dapat dia pahami. Namun jika perang benar-benar terjadi maka itu akan sangat berbahaya, Yao Wu dan yang lainya pasti akan berpartisipasi dan Han Sen yakin selama Dewa Pedang memiliki Pedang Kekacauan maka tidak ada satupun orang dari Benua yang dapat menghentikannya.


__ADS_2