Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 279 - Aksi Pertama


__ADS_3

Amarah Yun Lang semakin memuncak mendengar dirinya yang sudah diremehkan musuh. Aura membunuhnya meledak dan sayatan Belati yang ganas turun seperti hujan kearah Han Sen.


Melihat dari situasinya serangan ini mencangkup area yang sangat luas, menghindar adalah sesuatu yang mustahil dan satu-satunya pilihan hanya bertahan.


"Niat Pedang Pelindung." Han Sen mengangkat Pedangnya dan Qi Pedang yang bercampur dengan Qi Alam membentuk sebuah kubah.


Sayatan Belati itu dihadang oleh kekuatan absolut Han Sen, dentuman yang sangat kuat terlihat sangat jelas. Han Sen mengkultivasikan Divine Dao Alam, entah itu Sumber Qi miliknya atau struktur tubuhnya sekarang berbeda dengan Kultivator biasa.


Setelah melihat pertarungan Ahli Tingkat Immortal yang mengandalkan Divine Dao dia sadar bahwa struktur pola Qi milik mereka juga mengacu dengan Divine Dao yang mereka Kultivasikan.


Jelas kemampuan Han Sen mungkin sebanding dengan Tahap Menengah Tingkat Immortal Bumi, namun jika berbicara tentang pemahaman Divine Dao siapa yang paling sempurna dan kuat maka Han Sen berada diatas angin.


Han Sen menyerap Qi Alam disekitarnya dan membuka matanya. Retakan ruang muncul didepannya dan sosoknya menghilang, dalam sekejap mata Han Sen sudah berada dibelakang Yun Lang.


"Mati kau !" Han Sen menusukkan Pedangnya dan Qi Alam yang ganas menyembur.


Yun Lang benar-benar sangat terkejut karena Han Sen dapat berteleportasi dengan kekuatan Hukum Ruang. Posisinya yang sekarang mustahil untuk menghindar dan Yun Lang terkena serangan telak dari Han Sen.

__ADS_1


Dadanya memiliki lubang yang cukup besar hingga menembus tubuhnya. Darah menyembur dari mulutnya dan lubang didadanya, Inti Immortal didalam tubuhnya bahkan sudah hancur dalam satu kali serang.


"Sialan... kau bilang akan memberikan kesempatan dalam tiga gerakan." Yun Lang merasa sangat frustasi dan kesadarannya mulai buyar.


"Kau itu lemah... memberikan kesempatan untukmu sama saja dengan buang-buang waktu. Lagi pula dalam pertarungan hidup dan mati semuanya diperbolehkan, percaya kepada musuhmu sama saja dengan mencari masalah untuk dirimu sendiri." Han Sen melambaikan tangannya dan memenggal kepala Yun Lang.


Han Sen mengambil Cincin Ruangnya dan mendapatkan keuntungan yang cukup besar, Yun Lang memiliki seratus empat puluh ribu Kristal Sumber. Kemungkinan dia sudah berada disini untuk waktu yang lama, terlebih Belati miliknya yang berharga.


Selama Han Sen dapat meleburnya dan menambahkan sedikit bahan yang berharga maka dia yakin dapat membuat Pedang yang mungkin akan lebih baik dari Pedang Kekacauan yang sudah hancur.


Pria Kekar itu segera pergi memenuhi panggilan Han Sen dan berlutut, "Tolong Tuan berikan perintah !"


"Sepertinya kau cepat dalam menanggapi situasi... aku yakin orang ini pasti memiliki markas dan orang-orang yang berguna sepertimu bukan ?" Tanya Han Sen dengan dingin.


"Benar Tuan... tapi disana hanya sebuah tempat yang nyaman untuk ditinggali dan tidak ada benda apapun." Kata Pria Kekar itu dengan jujur.


"Tidak masalah... sekarang kita pergi kesana terlebih dahulu. Kau tunjukan jalannya !" Han Sen tidak keberatan sama sekali dan segera mereka berdua pergi ke Markas.

__ADS_1


Tidak butuh waktu lama sampai mereka berdua tiba di Gua, didalamnya terlihat sangat bersih dan rapi. Tidak sedikit pelayan wanita disana namun ekspresi mereka terlihat sangat suram.


Han Sen dapat menebak apa yang sudah mereka lalui sampai sekarang. Pemikiran orang-orang seperti Yun Lang itu sangat sederhana, jadi mungkin mereka sudah dilecehkan olehnya.


"Sekarang kalian semua bisa pergi... aku tidak akan menahan kalian !" Kata Han Sen dengan santai.


"Kami bebas... lalu dimana Tuan Yun Lang ?" Tanya salah seorang wanita itu dengan cemas.


"Orang itu sudah mati ditanganku... pergi dari sini dan jalani hidup kalian sesuai dengan apa yang kalian mau." Han Sen duduk diatas batu yang besar.


"Terimakasih banyak." Semua wanita itu memberi hormat dan merasa sangat senang.


Mereka menatap bawahan Yun Lang dan menyeretnya bertarung diluar, hari-hari penghinaan yang mereka lalui harus dibayar dengan nyawa mereka semua. Han Sen yang melihat hal ini hanya bisa tersenyum, sekumpulan wanita itu menyimpan dendam yang besar dan dia tidak berniat untuk menghentikannya.


Han Sen mengeluarkan Kristal Sumber dan mulai melakukan penelitian, dia merasakan energi yang sangat murni didalam Kristal Sumber. Hanya sekilas Han Sen dapat mengetahui bahwa Kristal Sumber dapat diserap dan mungkin tidak jauh berbeda dengan Kristal Divine.


Sayangnya jika dibandingkan maka Kristal Sumber seratus kali lebih baik. Kemungkinan besar Yun Lang meningkatkan kekuatannya dengan menyerap Kristal Sumber ini, jadi datang kemari mungkin bukanlah sesuatu yang buruk untuk Han Sen sama sekali.

__ADS_1


__ADS_2