
Dua hari sudah berlalu dan perjamuan dimulai dengan sangat meriah. Banyak orang yang berpengaruh datang dan Han Sen menyambut mereka dengan tangan terbuka.
Han Sen duduk dan Yao Wu menuangkan arak untuknya. Semua orang sekarang mulai memahami dan kemungkinan hubungan Putri ketiga dan Han Sen tidak sederhana.
Sebenarnya mereka datang membawa keturunan mereka yang cantik agar menarik perhatian Han Sen. Namun sepertinya apa yang mereka rencanakan berakhir sia-sia, Putri Yao Wu terkenal akan kecantikannya dan mustahil keturunan mereka dapat bersaing.
Han Sen mengangkat gelasnya dan berkata, "Kalian semua sudah bekerja keras setengah tahun yang lalu. Aku sangat berterimakasih karena kalian mau menyumbang tenaga untuk melindungi Kota Api !"
"Tuan Han Sen dapat yakin bahwa itu hanya membutuhkan sedikit tenaga." Kata semua orang dengan santai.
Han Sen bersulang kepada semua orang dan menikmati pesta mereka bersama. Mereka mengobrol untuk waktu yang lama dan Han Sen merasakan sesuatu yang aneh.
Diluar seharusnya banyak orang dari semua Keluarga berkumpul, namun Han Sen sama sekali tidak mendengar mereka. Kesadaran Ilahinya juga diblokir oleh sesuatu dan Han Sen merasa kalau ada sesuatu yang salah.
Semua orang tiba-tiba diam dan merasakan energi Yin yang sangat kuat diluar. Mereka semua melihat kearah Han Sen dan sepertinya ada Tamu yang datang membuat kekacauan.
__ADS_1
"Hah... Apakah kau pikir ini lucu untuk bermain ditempat ini. Hanya karena kau berada di Tahap Menengah Alam Divine Transformasi apakah kau pikir aku takut kepadamu. Keluarlah... jangan paksa aku untuk datang kepadamu, takutnya kau tidak akan mampu menanggung amarahku !" Kata Han Sen dengan dingin.
Semua orang menelan ludah mereka dan didalam hati mereka merasa sedikit takut. Orang yang membuat masalah adalah Kultivator Divine Transformasi, takutnya ini berasal dari kekuatan besar dan Keluarga kecil seperti mereka tidak mungkin bisa bersaing.
"Kekeke... jika kau mampu maka kemarilah Bocah, aku adalah Tetua Murid Luar dari Sekte Langit Iblis Mu Haidong. Jika kau masih memiliki keberanian maka keluarlah, aku ingin melihat seberapa hebat Tuan Kota Api yang sekarang !" Suara Mu Haidong menggema diseluruh Aula.
"Keberanianku bukanlah sesuatu yang harusnya kau coba !" Han Sen berdiri dan berkata, "Kalian tetap disini dan lanjutkan pestanya... aku akan menyelesaikan orang tua ini."
Semua orang mengangguk dan Yao Wu sedikit khawatir dengan Han Sen. Keempat Sekte Besar selalu seenaknya sendiri, mereka tidak akan pernah menganggap aturan Kerajaan dan percaya kalau kekuatan mereka lebih besar.
Han Sen melihat banyak orang yang tergeletak ditanah dengan kondisi tidak sadarkan diri, namun bertarung disini bukanlah tindakan yang bijak dan Han Sen harus membawa orang ini pergi.
Mata Han Sen mulai bersinar dan energi alam dalam jumlah yang besar ditarik masuk kedalam tubuhnya. Han Sen menatap kesatu arah dan meninjunya dengan keras, gelombang kejut yang ekstrem mendorong kabut hitam dan seorang Pria Tua sangat terkejut dibuatnya.
Tubuh Mu Haidong terkena gelombang kejut dari pukulan Han Sen dan terpental keatas langit, Han Sen mengejarnya dan mereka berdiri saling berhadapan satu sama lain.
__ADS_1
"Katakan apa tujuanmu datang kemari... jika tidak aku mungkin tidak akan menunjukan belas kasihan kepadamu." Kata Han Sen dengan ekspresi yang dingin.
"Perlukah aku mengatakannya !" Kata Mu Haidong dengan geli dan matanya tertuju kebawah.
Han Sen menghela nafas dan tahu kalau Kultivator jalan Iblis ini sama sekali tidak baik. Mereka akan menggunakan segala cara untuk menang sekalipun itu dianggap sebagai kecurangan.
"Bagus... lagi pula aku juga bisa bertanya kepada orang lain nanti." Aura Han Sen meledak dan niat membunuh yang kuat ditujukan langsung kepada Mu Haidong.
Mu Haidong mendesak kekuatan jiwanya dan bersaing langsung dengan Han Sen. Sebuah Bendera Hitam muncul ditangannya dan Roh Jahat berkumpul dalam jumlah yang besar.
Han Sen yang melihat hal ini tidak bisa tinggal diam menunggunya selesai, Han Sen bergerak dengan kecepatan yang luar biasa dan mengejutkan Mu Haidong.
Tangannya mencengkram kepala Mu Haidong menyeretnya terbang keatas langit, dia tahu kalau Mu Haidong berniat mengetesnya dengan menyerang orang-orang yang tidak sadarkan diri dibawah.
Aura Mu Haidong meledak dan memaksa Han Sen untuk mundur. Roh Jahat itu berkumpul menjadi telapak tangan yang besar dan menampar kearah Han Sen.
__ADS_1
Han Sen meninju telapak tangan itu dengan kekuatan penuh dan cahaya lima warna menyembur. Benturan dari serangan mereka yang saling beradu diatas langit menciptakan gelombang yang besar, semua orang yang didalam Aula dapat merasakan sensasi mencekam dari dampak pertarungan mereka dan sekarang mereka hanya diam tidak bereaksi apapun.