
Kong Sheng mengerutkan keningnya dan berkata, "Jika untuk hidup dari Raja bodoh itu maka aku mungkin bisa memberikannya, tapi mulutmu itu terlalu sombong bukan. Kita akan langsung pada intinya... bergabung atau mati hanya itu pilihanmu !"
"Kalau begitu cobalah untuk membunuhku." Han Sen melesat kearah Kong Sheng dengan tinjunya yang diselimuti oleh Petir Emas.
*Bang.*
Tinjunya yang ganas ditahan langsung oleh badan Pedang. Kong Sheng merasakan kekuatan yang luar biasa dari tinju Han Sen dan tubuhnya melesat kebawah hingga menghancurkan bangunan rumah dibawah.
Semua orang yang berada disekitar area berlari menjauh untuk menyelamatkan diri mereka. Aura yang ganas meledak dan puing-puing bangunan disapu seperti badai, Jiwa Alam Api menyelimuti tubuhnya dan dengan marah Kong Sheng melesat kearah Han Sen.
Tangannya diselimuti api yang ganas dan membentuk sebuah cakar, sekarang dia tidak peduli dengan misinya dan apa yang akan dia lakukan sekarang adalah membunuh Han Sen.
Han Sen mendesak Qi miliknya dan dinding es terbentuk didepannya. Dinding es itu hancur berkeping-keping dibawah tangan Kong Sheng, namun sebuah Pedang yang terbentuk dari es berniat menusuk lehernya.
"Argh." Kong Sheng meraung dengan ganas dan menciptakan gelombang kejut yang kuat.
__ADS_1
Pedang Es ditangan Han Sen hancur dan gelombang kejut itu membuatnya terdorong kebelakang. Kong Sheng sama sekali tidak ingin membiarkannya untuk melakukan serangan balik, dia segera mengejar Han Sen dan mengambil kembali Pedangnya.
"Jika kau marah memangnya apa yang bisa kau lakukan, akan aku tunjukan apa itu yang disebut kekuatan !" Han Sen berbalik dan menyemburkan Api merah yang sangat ganas.
"Bocah ingusan berani menantangku !" Kong Sheng berputar-putar dan Pedang ditangannya diselimuti Qi yang sangat panas.
Dengan paksa dia menerobos Api merah dan ujung Pedangnya terus bergerak kearah Han Sen, raungan Naga Surgawi menggema dan tangan Han Sen berubah menjadi cakar Naga.
Sisik Naga menyelimuti tubuhnya seperti armor hitam, ujung Pedang itu menusuk dada Han Sen namun tidak terlalu dalam. Kong Sheng benar-benar sangat terkejut dengan Jiwa Beladiri Han Sen, kekuatan fisiknya sangat kuat dan bahkan kekuatan penuhnya hanya mampu sedikit menembus pertahanannya.
*Bang.*
Segera dia terbang untuk mengejar Kong Sheng, pertarungan diatas langit sudah tidak bisa dihindari dan benturan demi benturan terus terjadi diantara mereka berdua.
Semua orang yang melihat ini dari luar Ibukota dapat merasakan kengerian dari pertarungan antara Alam Divine Sea. Ledakan diatas langit benar-benar menciptakan gemuruh yang sangat kuat hingga menciptakan badai.
__ADS_1
Kultivator Alam Divine Sea dapat menggunakan karakteristik dari Jiwa Beladiri dengan baik. Han Sen sangat percaya diri bahwa dia dapat membunuh Kong Sheng dengan tangannya sendiri selama dia menggunakan Jiwa Naga Surgawi.
Kong Sheng sendiri sangat sadar bahwa dia tidak akan bisa menang. Kekuatan fisik Han Sen terlalu luar biasa, dia mungkin bisa sedikit melukainya namun harga yang dia terima setelah itu sangat besar.
Jika dia memukul satu kali maka dia akan dipukul beberapa kali. Pertarungan seperti itu tidaklah layak, terlebih Han Sen sama sekali tidak menunjukan tanda-tanda kelelahan sama sekali dan hal ini sedikit merepotkan untuknya.
Kong Sheng mengeluarkan sebuah manik dan mengusap darah disudut mulutnya, "Kau aneh... bagaimana mungkin Tahap Awal Divine Sea bisa sekuat ini. Sebenarnya Jiwa Beladiri apa yang kau miliki ?"
"Orang yang akan mati tidak perlu tahu apapun !" Han Sen menjadi bayangan hitam dan dengan kecepatan yang luar biasa dia muncul didepan Kong Sheng.
Cakar Naga mencengkram kepalanya dan Han Sen membantingnya kearah tanah. Kong Sheng melesat kebawah seperti sebuah meteor dan menabrak tanah dengan sangat keras.
Qi Pedang yang mengerikan melesat kearah Han Sen dan menggores sedikit wajahnya. Manik ditangan Kong Sheng berdengung dan Api yang ganas menyembur keatas langit.
Bola Api yang sangat besar perlahan mulai terbentuk dan Kong Sheng menopangnya dengan satu tangan. Gelombang panas yang terpancar sangat mengerikan dan Bola Api itu sudah seperti matahari buatan yang sangat panas.
__ADS_1
Han Sen memiliki perasaan yang tidak menyenangkan, "Kau pikir hanya dengan kekuatan seperti itu mampu membunuhku !"
"Monster sepertimu itu cukup menjengkelkan... hal ini mungkin tidak bisa membunuhmu tapi jika kau menahannya aku yakin tidak sedikit luka yang kau dapatkan. Aku akan membuatmu melakukan yang terbaik untuk tidak menghindar dan menahanya." Kong Sheng tersenyum dengan percaya diri.