Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 138 - Tetap Tinggal Dibelakang


__ADS_3

Tian Yan merasakan fluktuasi dan segera dia melihat gerbang Array Teleportasi, dia sangat terkejut melihat hal ini dan Han Sen segera bangun.


"Bajingan kecil ini ingin pergi seenaknya... setidaknya tinggalkan nyawa kalian disini !" Tian Yan mendesak Qi miliknya dan segera pergi untuk menghentikannya.


Han Sen mendesak Qi miliknya dan sosoknya menghilang menjadi bayangan hitam, semua orang dapat merasakan Aura yang sangat kuat disertai niat membunuh dari Tian Yan.


Semua orang berekspresi pucat sekarang dan saling mendorong untuk segera masuk kedalam Array Teleportasi. Han Sen muncul dibelakang Tian Yan dan tinjunya yang ganas menghantam punggungnya. Ledakan Petir emas sedikit membuat kerusakan pada Tian Yan.


"Lawanmu disini adalah aku !" Han Sen menyeretnya kebawah dan berniat menahannya.


Tangan Tian Yan meraih kepala Han Sen dan sekarang posisi mereka terbalik. Tian Yan membantingnya ketanah dengan keras dan darah menyembur dari mulut Han Sen.


*Groar.*


Raungan Jiwa Naga Surgawi menggema dengan keras dan Api Merah menyembur dari mulut Han Sen. Tian Yan dengan marah mendesak Qi miliknya dan membuat pelindung Qi, dia terdorong kebelakang dan merasa kalau daya tahan fisik Han Sen benar-benar sangat mengagumkan.

__ADS_1


Duan Hongchen dan Gu Feiyan sangat terkejut dengan kemunculan Han Sen bersama dengan Dewa Pedang. Namun segera Niu Fan menyuruh mereka lebih cepat, harus dia akui bahwa Han Sen sangat luar biasa untuk bertahan selama ini dari Dewa Pedang.


"Apa yang kalian tunggu sialan... cepat pergi dari tempat ini dan hancurkan susunan Array disana !" Teriak Han Sen dengan keras.


*Slash.*


Bilah Qi Pedang Hitam memotong lengan kiri Han Sen dan darah menyembur dari lukanya. Han Sen menahan rasa sakitnya dan segera menghentikan pendarahannya.


"Bocah sialan... kau benar-benar membuatku kesal sekarang !" Tian Yan melesat kearah Han Sen dan menusukan Pedangnya.


Niu Fan dan yang lainya merasa sangat iba dengan pertarungan ini. Namun mereka harus mengakui kegigihan Han Sen yang sama sekali tidak kenal rasa takut, sekarang adalah giliran mereka dan segera satu persatu dari mereka lewat.


Semua orang tiba di Kerajaan Xianjiang dan tiba-tiba Altar itu meledak. Dari sisi yang berbeda Han Sen langsung menghancurkannya dan tidak membiarkan Dewa Pedang Tian Yan mengejar mereka semua.


Yao Wu menghampiri Chai Ying dan merasa lega karena mereka baik-baik saja. Hanya kelelahan yang terlihat diwajah semua orang dan dia sedang mencari keberadaan Han Sen. Liu Bufan juga merasa sangat lega dan buru-buru memeriksa keadaan Putrinya.

__ADS_1


"Dimana Han Sen ?" Tanya Yao Wu sambil melihat sekelilingnya.


"Apa maksudmu Kakak Yao ?" Chai Ying terlihat bingung dengan pertanyaan Yao Wu.


Gu Feiyan mencengkram kerah Niu Fan dan berteriak, "Katakan padaku bajingan... apakah susunan Array Teleportasi itu diberikan oleh Han Sen dan alasan mengapa Dewa Pedang tidak datang dengan cepat karena Han Sen sejak awal berniat mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan semua orang. Apakah kau pikir aku ini orang yang takut mati hingga harus lari meninggalkan orang yang sudah datang menolong kita !"


Niu Fan melepaskan cengkraman tangan Gu Feiyan dengan paksa, "Kau pikir aku tidak enak begitu... bahkan setelah kita melihat dirinya pada akhirnya kita masuk karena momentum Dewa Pedang."


Gu Feiyan menundukkan kepalanya dan Duan Hongchen juga sependapat. Semua orang yang dekat dengan Han Sen merasakan hatinya seolah tertusuk Pedang.


Zhi Xin mengangguk dan berkata, "Kami sudah memaksanya untuk lari bersama... namun karena Dewa Pedang langsung mengejar setelah Han Sen mengalahkan Raksasa Batu, dia memutuskan untuk menahannya dan tetap tinggal dengan sukarela."


Yun Zhi menepuk pundak Yao Wu dan berkata, "Saudari tidak perlu berpikir terlalu berlebihan... apakah kau ingat apa yang dia katakan sebelum pergi. Kemungkinan Senior Han Sen sudah tahu kalau hal ini akan terjadi, dia adalah seorang Pria yang akan menepati janjinya kepada kita. Apa yang perlu kita lakukan sekarang adalah bertambah kuat, setelah itu kita akan melakukan pembalasan kepada mereka yang mengganggu kedamaian kita !"


"Benar... Senior Fan Hai laporan masalah ini aku akan menyerahkan semua kepadamu. Bagi mereka yang terluka segera siapkan pertolongan dan utamakan yang mengalami luka yang berat, jadi untuk saat ini semua orang harus bekerjasama." Yao Wu mencoba bertindak dengan bijak.

__ADS_1


Sekarang dia adalah pemimpin Kerajaan Xianjiang dan dia harus mengikuti nasihat dari Yun Zhi, apa yang mereka butuhkan sebenarnya adalah kekuatan. Sekarang hidup dan mati Han Sen tidak diketahui, namun Yao Wu dan yang lainya sangat berharap kalau Han Sen akan kembali dengan keadaan yang baik-baik saja.


__ADS_2