Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 330 - Kekuatan Ruang dan Waktu


__ADS_3

Pertarungan terlihat sengit dan darah bercucuran seperti hujan. Han Sen memberikan perlawanan cukup sengit dan gelombang Qi yang sangat dahsyat mengamuk, struktur wilayah itu dipenuhi oleh kerusakan besar akibat pertarungan ini.


Han Sen dapat mengimbangi mereka dan sebanyak apapun dia dipukul dan terjatuh maka dia akan terus bangkit.


Chi Wu yang melihat hal ini sedikit kagum dengan kekuatan Han Sen, "Ayah... lebih baik Ayah segera turun tangan. Pria ini bukan sesuatu yang mudah dan wujudnya sudah seperti Ras Monster !"


"Apa yang kau tahu... Tuan Duan Jian meminta kita untuk menyiksanya perlahan dan membunuhnya. Lebih baik kau tetap disini dan jangan ikut campur, kau bukan lawannya sama sekali." Kata Chi Huo dengan dingin.


Chi Wu mengerti dan dia juga tidak peduli sama sekali. Master Domain Matahari merancang semua ini karena Han Sen memiliki kemampuan yang sama dengan musuhnya, bagi Master Domain Matahari pengguna Divine Dao Ruang harus mati karena itulah Han Sen menderita seperti ini.


*Groar.*


Han Sen meraung dan kekuatannya melonjak dengan gila. Luka ditubuhnya perlahan mulai pulih dan Auranya memaksa mereka semua mundur.


"Jangan berpikir kalau aku akan memberikanmu kesempatan untuk memulihkan dirimu !" Chi Huo melambaikan tangannya.

__ADS_1


Kekuatan dunia mulai mengamuk dan Qi yang padat membentuk sebuah telapak tangan dengan ukuran yang sangat besar. Tubuh Han Sen ditampar dan menabrak tanah hingga menciptakan lubang yang sangat dalam.


Jari yang besar menerjang kearah lubang itu dan Api Petir Hitam menyembur, benturan dari kedua serangan ini menciptakan gelombang penghancur yang sangat kuat. Seluruh area tertutup dengan debu awan panas dan Han Sen terlihat sangat berantakan.


"Hahaha... aku mengakui kalau kau adalah orang yang hebat, sayangnya kau bernasib sial hari ini dan jatuh. Jika kau berlutut dan memohon untuk kematianmu maka aku akan dengan senang hati memberikannya." Teriak Chi Huo dengan keras dan semua orang menertawakan Han Sen.


Han Sen tidak bisa memikirkan cara lain untuk menghadapi mereka. Hal ini terlalu berlebihan untuknya dan belum lagi Zhao Ling, kemungkinan besar sekarang dia terjebak oleh kedua Master Domain dan Han Sen merasa sangat putus asa untuk pertama kalinya.


"Kalian semua harus mati !" Han Sen duduk dan membentuk segel.


Ruang ini sangat berbeda dengan Ruang Hampa seolah ini adalah Teknik yang sengaja dimaksudkan untuk mengurung mereka didalamnya. Ukurannya perlahan mulai menyusut dan mereka semua dipaksa mendekat kearah Han Sen.


"Jangan biarkan dia menyerang balik dan bunuh dia sekarang !" Teriak Chi Huo dengan marah.


Chi Huo mendesak Qi miliknya dan kobaran api yang ganas ditembakkan langsung kearah Han Sen. Panasnya terasa sangat intens dan semua orang juga mengeluarkan seni beladiri mereka bersamaan.

__ADS_1


Namun tiba-tiba aliran waktu berhenti dan mereka semua membeku tanpa bisa bergerak. Bahkan angin juga ingin berhenti dan perlahan Seni Beladiri mereka lenyap sebelum dapat mengenai Han Sen.


Rambut Han Sen perlahan memutih dan dia mengorbankan setengah dari daya hidupnya, hanya ini satu-satu pilihan yang tersisa dan dia harus segera menyelamatkan Zhao Ling sekalipun mengorbankan hidupnya sendiri.


"Kalian pasti bingung dengan apa yang terjadi... Aku akan memberikan kalian sedikit pengetahuan sebelum kalian mati. Apa yang aku gunakan sekarang adalah pemahaman tentang Divine Dao Ruang dan Waktu, aku tidak perlu menjelaskannya karena kalian sudah bisa melihat efeknya sendiri."


Han Sen membentuk segel dan berkata, "Ruang dan Waktu semuanya kembali menjadi debu."


Tubuh Han Sen memancarkan sinar cahaya yang sangat menyilaukan, sinar cahaya itu terasa sangat hangat dan menjangkau mereka semua yang terkurung didalam ruang. Aliran waktu menjadi sangat cepat dan perlahan tubuh mereka mulai menjadi tua dan kering.


Han Sen menyemburkan darah dari mulutnya dan terus mempertahankan momentumnya, Inti Immortal mereka tidak bisa menahan kekuatan ruang dan waktu yang Han Sen gunakan. Tanpa bisa melakukan gerakan apapun ataupun lari semuanya membeku ditempat dan perlahan menjadi abu.


Mata dan hidung Han Sen mengeluarkan darah, mereka semua mati dan debu itu tertiup dengan angin. Semua pembatas perlahan mulai terbuka dan Han Sen merasakan rasa sakit yang hebat didadanya, dia menelan Pil Roh dalam jumlah yang banyak untuk memperbaiki kerusakannya.


Disisi lain Han Sen dapat merasakan Aura kuat yang sedang menuju kearahnya, kali ini dia sudah tidak tahu harus berbuat apa. Namun demi Zhao Ling dia tidak ragu untuk melakukan hal yang sama, Han Sen mengambil alih kendali Wilayah Misterius ini dan berusaha berdiri dengan menyangga Pedangnya.

__ADS_1


__ADS_2