Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 54 - Sosok Yang Berpengaruh


__ADS_3

Yao Wu sedikit malu dan dia pasti akan datang untuk melihatnya nanti. Sejujurnya dia penasaran apakah perkataan Han Sen itu benar atau hanya sebuah omong kosong belaka.


"Ayo pergi... aku ingin berpamitan kepada Raja !" Kata Han Sen dengan santai.


Yao Wu mengangguk dan Han Sen menggandeng tangan Yao Wu dengan paksa. Yao Wu sedikit malu dengan hal ini dan segera mereka keluar dari sana, dipojokan Sie sedang bersantai sambil meminum tehnya dan melihat kebersamaan mereka membuatnya sedikit terkejut.


Sekarang dia harus mengakui bahwa kecantikan wanita dapat membutakan segalanya. Sebuah berkah besar bagi Kerajaan dan Putri ketiga jika dapat menikahi Han Sen, dengan dukungannya maka hanya masalah waktu saja sampai Kerajaan Xianjiang berkembang pesat.


"Penjaga Sie... aku ingin kembali dan apakah perlu berpamitan kepada yang mulia raja ?" Tanya Han Sen dengan santai.


"Mohon maafkan saya... Tuan Han Sen tahu bahwa yang mulia baru saja beristirahat. Akan jauh lebih baik jika tidak mengganggunya." Kata Sie dengan jujur.


"Baiklah kalau begitu... karena urusanku disini sudah selesai maka lebih baik aku pulang dan tidur. Menunggu dua hari untuk membunuh Keluarga sampah itu akan sangat membosankan, lebih baik aku meluangkan waktu dengan berlatih." Kata Han Sen sambil menguap.


"Kalau begitu saya akan menyiapkan kereta untuk Tuan Han !" Kata Sie yang menawarkan tumpangan.

__ADS_1


"Tidak perlu... itu hanya akan mengundang perhatian kedepannya." Han Sen melepaskan tangan Yao Wu dan berkata, "Jika kau merindukan diriku maka datanglah... pintu rumahku akan selalu terbuka untukmu. Sesekali menginap juga tidak masalah !"


"Terimakasih." Yao Wu tersenyum dengan kesal dan berpikir kalau Han Sen tidak tahu malu.


Han Sen melambaikan tangannya dan berjalan pergi seorang diri. Yao Wu perlahan melihatnya pergi dan tersenyum puas, bersama dengan Han Sen mungkin tidak akan membosankan dan terasa menyenangkan.


"Paman Sie... apakah Ayah benar-benar bisa disembuhkan olehnya ?" Tanya Yao Wu dengan penasaran.


"Bukan hanya bisa melainkan yang mulia saat ini benar-benar sudah sembuh. Jika bukan karena Tuan Han maka yang mulia pasti akan mati kurang dari sebulan karena kutukan serta akumulasi racun didalam tubuhnya." Kata Sie dengan jujur.


"Apa maksud Putri... Tuan Han hanya meminta tiga permintaan. Tuan Han hanya meminta rahasia tentang kemampuannya, mengambil harta Giok Kaisar yang tidak berharga dan meminta bertemu dengan Tuan Putri sebentar saja. Hanya itu permintaan Tuan Han Sen." Kata Sie dengan jujur.


Yao Wu menghentakkan kakinya dengan kesal dan merasa sudah dipermainkan oleh Han Sen. Ketika bertemu lagi Yao Wu pasti akan memarahinya karena sudah menipunya.


"Lebih baik Putri menjalin hubungan baik dengannya. Bukan hanya demi kebaikan Putri sendiri melainkan itu juga akan memberikan pengaruh besar untuk Kerajaan. Ayah Anda pasti akan senang... aku pikir Putri juga menyukainya bukan !" Kata Sie yang mengutarakan pendapatnya.

__ADS_1


"Huh... apakah identitasnya sehebat itu ?" Tanya Yao Wu dengan penasaran.


"Ya... Kerajaan kita merupakan Kerajaan kelas bawah. Namun jika itu Tuan Han Sen maka orang terkuat di Benua ini sekalipun dia harus menaruh rasa hormat kepadanya dan berbicara seolah mereka setara. Mungkin dia sangat arogan tapi arogansi yang dimilikinya bukan sebuah omong kosong, Keluarga Fan akan berakhir ditangannya dan aku memiliki keyakinan penuh." Sie memberikan penilaian yang tinggi.


Han Sen memang sangat luar biasa dan hanya beberapa kata darinya membuatnya tercerahkan, insting dan kemampuannya sangat tajam ditambah dengan bakat Alkemisnya yang luar biasa.


Dalam pertarungan hidup dan mati Keluarga Fan sama sekali tidak akan bisa menang. Bahkan sejak awal mereka sudah kalah ditangan Han Sen, jika dia membuat Pil Roh Hati Dao dan menyebarkan perintah untuk menghancurkan Keluarga Fan. Maka banya masalah waktu sampai Kultivator Alam Divine Sea datang dan meratakannya.


.....


Disisi lain Han Sen menjemput Chai Ying dan mereka bergegas kembali. Liu Shuang sedang sibuk mengurus banyak orang dan Han Sen tidak ingin mengganggunya, dia pergi bersama Chai Ying secara diam-diam dan memutuskan untuk berlatih sementara waktu.


"Dalam dua hari ini berlatihlah sekeras mungkin dan jika memungkinkan tembuslah Alam Nascent Soul. Aku sudah menantang Keluarga Fan dalam pertarungan arena dan ini adalah kesempatan bagimu untuk bertarung diantara hidup dan mati, aku harap kau tidak akan mengecewakanku nantinya !" Kata Han Sen dengan santai.


"Tuan tidak perlu khawatir... saya tidak akan mempermalukan nama Keluarga Han." Kata Chai Ying dengan sungguh-sungguh.

__ADS_1


Han Sen mengusap kepalanya dan tersenyum, sampainya dirumah mereka berdua berlatih dan memperkuat diri mereka dengan semua sumber daya.


__ADS_2