Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 186 - Kecelakaan Yang Tak Terduga


__ADS_3

Waktu berlalu selama dua puluh tahun dan semua orang menikmati kehidupan baru mereka. Banyak hal yang sudah berubah sejak kepergian Kultivator kuat di Alam Mistik, namun apa yang mengejutkan adalah Han Sen yang memutuskan untuk turun dari Tahta miliknya.


Han Sen menyerahkan posisi Kaisar kepada Changfen, walaupun banyak penolakan karena Han Sen mundur pada akhirnya tidak ada yang bisa berpendapat.


Sepuluh tahun yang lalu Han Sen menerobos ke Alam Dao Fusion. Kultivasi yang selama ini sengaja dia tahan pada akhirnya terlepas dari kendalinya. Penolakan Dunia Fana terhadapnya tidak bisa diabaikan karena itulah Han Sen memutuskan untuk menanggalkan gelarnya sebagai Kaisar.


Walaupun Changfen sudah menjadi Kaisar namun dia mengeluarkan dekrit yang mengejutkan semua orang. Dirinya menyatakan bahwa dia adalah Kaisar sementara, jadi ketika pada saat Han Sen memiliki keturunan maka dia akan kembali melayani Kaisar yang sebenarnya.


Keempat Istri Han Sen sedang menaiki kereta kuda dan berjalan-jalan melihat Ibukota. Banyak hal yang bisa mereka lihat dan banyak rakyat mereka yang terlihat sangat senang dengan kunjungan mereka.


Basis Kultivasi mereka sudah mencapai Tahap Menengah Alam Virtual. Bahkan Chai Ying terlihat dapat menerobos Tahap Akhir, mereka sudah meningkat dengan pesat dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk pergi ke Alam Mistik.


Setelah berjalan-jalan akhirnya Chai Ying membawa mereka kembali ke Dunia miliknya, manik ditangannya bersinar dan mereka semua dikirim kembali.


Han Sen sedang duduk bersama Zie Ling dan sudah menyelesaikan semuanya. Liu Bufan memilih untuk tetap tinggal dan memberikan kesempatan untuk Wudie.


Mereka berdua berada di Tahap Menengah dan Zie Ling juga membawa 20 Tetuanya termasuk dengan Zhi Xin. Mereka sepenuhnya sudah siap dan Han Sen tidak memiliki pendapat lain.

__ADS_1


"Sepertinya semua orang sudah berkumpul !" Kata Han Sen dengan santai.


"Ya... kita semua sudah berpamitan." Jawab Yao Wu dengan jujur.


"Kalau begitu kalian harus bersiap... intinya kita semua akan menerobos Ruang Dimensi. Kalian harus tetap waspada... kekuatan seperti ini sudah berada diluar imajinasi kalian !" Kata Han Sen yang memperingatkan mereka semua.


Mereka semua mengangguk dan sepenuhnya siap untuk pergi. Han Sen mendesak Auranya dan selama sepuluh tahun ini dia menciptakan koridor ruang dengan bantuan Batu Dimensi, retakan ruang hampa perlahan mulai terbentuk dan Han Sen meminta mereka untuk masuk.


Satu persatu mereka semua melompat tanpa keraguan. Semua orang melayang diruang hampa dan seolah sebuah terowongan yang dipenuhi dengan tekanan yang mengerikan.


"Jangan gunakan Qi kalian jika tidak mau tersesat diruang hampa. Jika ada sedikit kesalahan saja maka kita akan dipindahkan ketempat yang berbeda." Kata Han Sen dengan keras.


Setelah beberapa hari berjalan Han Sen merasa kalau semua ini sudah cukup kuat untuk mempertahankan koridor ruang. Namun tiba-tiba seekor ikan berwarna hitam berenang diantara ruang yang kacau menuju kearah mereka.


"Sialan... dari sekian banyak hal mengapa aku harus bertemu dengan Beast Void !" Kata Han Sen yang sedikit khawatir.


Semakin Beast Void itu mendekat ukuran tubuhnya terlihat sangat besar seolah mulutnya dapat menelan mereka semua. Ekspresi semua orang terlihat sangat pucat, Han Sen segera keluar dari dalam koridor ruang dan Ekor Naga Surgawi berayun kearah Beast Void.

__ADS_1


*Bang.*


Beast Void itu dipukul mundur dan Han Sen berteriak, "Kalian terus maju kedepan... jika koridor ruang hancur maka kita semua akan mendapatkan masalah."


Mereka semua buru-buru maju dan Jiwa Naga Surgawi meraung dengan keras. Beast Void membuka mulutnya dan daya hisap yang luar biasa menyeret Han Sen, mulutnya seperti lubang hitam dan Beast Void sangat ahli dalam menggunakan Teknik Ruang.


Perbedaan kekuatan juga sangat berpengaruh, Beast Void ini berada di Tahap Akhir Dao Fusion dan bagi Han Sen masih terlalu sulit untuk melawannya.


*Boom.*


Gelombang Qi yang ganas mengenai langsung Beast Void. Keempat Istri Han Sen mengerahkan semua kekuatan mereka namun tidak memberikan luka serius kepada Beast Void.


"Kalian memang wanita yang keras kepala !" Han Sen terlihat sangat tidak senang.


Bertarung didalam ruang hampa itu sangat berbahaya, dia tidak ingin mengambil resiko ini dan sekarang Beast Void menunjukan perhatiannya terhadap mereka.


Han Sen mendesak Qi miliknya dan terbang kearah Beast Void. Han Sen mengeluarkan Pedang Kekacauan dan menuangkan Qi dalam jumlah yang besar, ruang disekitar Han Sen perlahan mulai kacau dan Han Sen mengayunkannya.

__ADS_1


Qi Pedang Hitam menyayat tubuh Beast Void dan kekuatan penghancur yang mengerikan membuat Ruang disekitarnya kacau. Koridor ruang perlahan mulai runtuh dan mereka semua terombang-ambing diruang yang kacau.


__ADS_2