
Karena semua rencana sudah diputuskan maka tidak ada dari mereka yang keberatan. Untuk sekarang Gu Feiyan mengambil kendali dari semua Ras Manusia yang memberontak, dengan perintah Han Sen dia akan bersiap-siap untuk melakukan pertempuran akhir.
Han Sen bermain bersama Han Jing dan Han Qing untuk sebentar. Seharusnya dirinya yang sekarang sudah siap dan alasan dia menginginkan pertarungan satu bulan karena dia ingin menghabiskan waktu bersama Keluarga kecilnya.
Han Jing menarik lengan baju Han Sen dan berkata, "Ayah... apakah benar yang dikatakan Ibu kalau Ayah adalah yang terkuat ?"
"Tentu saja." Han Sen mengusap hidungnya dan sangat bangga dengan dirinya.
"Apakah bisa aku menjadi kuat seperti Ayah ?" Tanya Han Qing dengan antusias.
"Kalian adalah Anak-Anakku... dimasa depan kalian harus melebihiku." Han Sen berkata dengan pelan, "Walaupun aku tidak membiarkannya terjadi !"
Semua Istri Han Sen tertawa dan mereka bukan orang tuli yang tidak dapat mendengarnya bergumam. Bahkan dengan Anaknya sendiri Han Sen tidak mau kalah sama sekali, nama Kesombongan Surgawi itu memang cocok dengannya.
Han Sen tersenyum dan berkata, "Jika kalian berdua ingin kuat seperti Ayah kalian ini maka luangkan waktu kalian untuk berlatih bersama dengan Paman Lu Ye !"
__ADS_1
Mereka berdua mengangguk dan Lu Ye tidak bisa berkata apa-apa lagi. Sekarang dia harus mengurus dua orang bayi yang sulit, namun ini jauh lebih baik dari pada dia harus pergi membunuh seseorang.
Han Sen akhirnya memiliki waktu luang bersama Istrinya dan mereka pergi bersama kedalam Dunia Manik milik Chai Ying. Disana mereka berada ditaman dan suasana menyegarkan sangat terasa, mereka menghabiskan waktu luang bersama-sama dan banyak mengobrol tentang pengalaman mereka selama tiga tahun ini.
"Suamiku... tolong bawa Teratai Suci didalam Laut Kesadaranku saat bertarung dengan Klan Emosi, mungkin nantinya itu akan berguna untukmu !" Kata Yun Zhi dengan tulus.
Han Sen mencium keningnya dan berkata, "Aku tidak membutuhkannya sama sekali... kekuatan jiwaku sama sekali tidak rendah, terlebih kekuatan fisikku memungkinkan racun tidak akan bekerja dan mustahil kalau aku akan kalah darinya."
Han Sen tidak akan mau melakukan hal semacam itu dan menghargai niat baik Yun Zhi. Bagaimanapun juga Teratai Suci sudah menyatu dengan jiwanya, mengambilnya sekarang sama saja dengan melukai Yun Zhi dan Han Sen tidak akan mau melakukan itu demi kepentingannya.
Han Sen tersenyum dan berkata, "Tenang saja... kita masih muda dan sangat sehat. Mengurus kalian semua aku masih sanggup !"
Han Sen tidak tahan lagi dan mereka berlima terlihat senang. Pada akhirnya mereka bercinta secara bergantian dengan Han Sen, dalam sebulan ini Han Sen akan menemani mereka sampai puas.
....
__ADS_1
Disisi lain Shao Yan dan Ren Qiu sudah mendapat kabar bahwa Han Sen sudah keluar dari Dunia Lukisan Pegunungan dan Laut. Bukan hanya itu saja Artifak berharga itu hancur yang dimana merupakan kerugian besar.
"Sialan... aku lahir terlebih dahulu diera orang-orang yang kuat. Namun kenapa Kesombongan Surgawi ini benar-benar seperti monster, pencapaiannya dalam Dao Ruang sangatlah berbahaya." Shao Yan meremas kursinya dan membuatnya hancur berkeping-keping.
"Lalu apa yang harus kita lakukan Tuan... tidak masalah untuk memulai perang lebih awal !" Kata Ren Qiu dengan niat bertarung yang kuat.
"Kesombongan Surgawi memiliki harga diri yang tinggi. Kalian tidak akan mampu mengalahkannya, kirim pesan kepadanya bahwa aku meminta pertarungan satu lawan satu dengan cara yang adil dalam dua bulan kedepan di Wilayah Terpencil. Karena Dao Emosi Ketakutan sudah menghilang maka aku harus menyempurnakan ulang, namun ketika kelima Emosi sudah sempurna maka aku dapat memastikan bahwa diriku akan menang melawannya." Kata Shao Yan dengan tegas.
"Tanpa adanya Tuan kami akan melemah... bagaimana mungkin kami dapat bertahan dari serangan Raja Iblis dan Kultivator lainya, belum lagi tiga Binatang Suci pasti tidak akan tinggal diam." Kata Ren Qiu dengan jujur.
"Gunakan otakmu... buatlah Array besar dimana kalian bisa bertahan selama beberapa minggu, kita tidak kekurangan pengetahuan tentang itu sama sekali. Setelah aku mengambil kepala Kesombongan Surgawi maka itu juga akan menjadi akhir bagi mereka." Kata Shao Yan dengan sedikit kesal.
"Tuan memang bijak... saya akan mengatur orang untuk mengirim pesan ini." Ren Qiu memberi hormat dan segera pergi dari tempat itu.
Sekarang semuanya akan ditentukan dalam pertarungan satu lawan satu antara Shao Yan dan Kesombongan Surgawi. Momentum pertarungan mereka pasti akan menggemparkan seluruh Alam Mistik dan siapa yang menang pastinya akan sulit untuk ditebak.
__ADS_1