Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 278 - Masalah Selalu Datang


__ADS_3

Han Sen mengejarnya dan mencengkram lehernya dengan kuat, "Aku paling benci jika ada seseorang yang berniat merampokku. Tapi kali ini aku tidak akan membunuhmu... katakan padaku bagaimana caraku mendapatkan Kristal Sumber lebih cepat dan siapa orang terkuat di Pulau ini serta tingkatannya, jika kau menjawabnya dengan jujur maka aku akan melepaskanmu !"


"Tuan Yue Lang... dia berada di Tahap Menengah Tingkat Immortal Bumi, untuk mendapatkan Kristal Sumber maka kau harus mencarinya didalam labirin dan menambangnya. Aku sudah mengatakan semua apa yang aku tahu, sekarang tepati janjimu dan lepaskan aku !" Teriak Pria kekar itu dengan marah.


Han Sen tersenyum dan menyegel basis Kultivasi Pria kekar itu. Perlahan dia mengambil Cincin Ruangnya dan melemparnya kearah kerumunan orang.


Segera Pria itu berlari sejauh mungkin dari tempat itu untuk melaporkan pemberontakan orang baru. Han Sen sengaja melakukan ini dan dia juga tidak peduli seberapa kuat Yue Lang, cara paling efektif untuk mengumpulkan Kristal Sumber secepatnya adalah dengan mengambil milik orang lain.


Jumlah orang disini sangat banyak dan orang bernama Yue Lang ini pasti memiliki banyak Kristal Sumber yang sudah dia kumpulkan. Apa yang perlu Han Sen lakukan saat ini adalah menunggu umpan yang dia siapkan untuk dimakan ikan.


Semua orang yang melihat hal ini segera pergi dari tempat itu. Mereka tahu bahwa hal ini tidak akan berakhir baik, jika Yue Lang datang dan menuduh mereka ikut ambil bagian maka nasib mereka akan berakhir buruk.


Bahkan Kelompok yang datang bersama Han Sen tidak sungkan meninggalkannya begitu saja, mereka tidak saling mengenal dan Han Sen hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena bertindak sembarangan.

__ADS_1


Setelah beberapa waktu Han Sen merasakan Aura membunuh yang sangat hebat tertuju kearahnya, Pria kekar itu membawa Yun Lang dan pancaran Aura membunuhnya terasa sangat intens.


"Kau kalah dari Bocah ini... sungguh sangat memalukan !" Kata Yun Lang sambil menatap Han Sen dengan dingin.


Han Sen tersenyum dan berkata, "Apa yang sedang kau bicarakan... aku mengalahkannya karena memang aku memiliki kemampuan. Mungkin kau tidak berdaya sama sekali didepanku !"


"Sombong sekali untuk orang yang baru naik ke Alam Immortal. Aku adalah Raja di Pulau ini, selama kau bersedia menjadi bawahanku maka aku akan mengampuni hidupmu." Kata Yun Lang dengan santai.


"Dalam mimpimu... kemari dan tolong bunuh aku !" Han Sen berdiri dan memprovokasi Yun Lang.


Yun Lang menghilang dan keberadaannya sama sekali tidak bisa Han Sen lacak. Hawa dingin dan Aura membunuh dapat Han Sen rasakan dipunggungnya, segera dia memadatkan Qi Pedang lima elemen dan mengayunkannya kebelakang.


Yun Lang membawa dua buah Belati Ungu yang merupakan Artifak Tingkat Immortal Bumi dengan kualitas rendah. Ayunan Pedang Han Sen berhasil dia tahan dengan sempurna dan cairan racun menyembur dari mulut Yun Lang.

__ADS_1


Han Sen mendesak Qi miliknya dan melompat kebelakang untuk menjaga jarak. Han Sen memang memiliki resistensi kekebalan terhadap racun karena fisik Naga Surgawi miliknya, namun tetap saja pada akhirnya itu akan melemahkannya dan Han Sen tidak akan mengambil resiko.


"Divine Dao yang kau pelajari pasti berkaitan dengan membunuh. Sudah berapa banyak nyawa yang kau ambil dengan kedua tanganmu ?" Tanya Han Sen dengan santai.


"Tentu saja banyak dan aku tidak bisa memastikan jumlahnya. Tapi jika kau sangat penasaran maka aku akan mengirim dirimu kepada mereka, nanti kau bisa menghitung mereka satu persatu di Neraka." Yun Lang mengayunkan kedua Belatinya.


Qi yang sangat kuat disertai dengan niat membunuh menerjang kearah Han Sen, dengan satu kali ayunan Qi Pedang yang Han Sen ciptakan menghancurkan serangan Yun Lang.


Han Sen menginjakan kakinya ditanah dan menatap Yun Lang, "Kau sebut itu sebagai serangan... betapa menyedihkan sekali orang-orang takut kepadamu. Awalnya aku ingin memberikanmu kesempatan untuk membuat tiga serangan, kau sudah melakukannya sekali dan sekarang tersisa dua."


"Kau pikir siapa dirimu berani menilai kekuatanku !" Yun Lang mengangkat belatinya dan Aura membunuhnya meledak bersamaan dengan kekuatan jiwanya.


Han Sen sekarang harus serius menanggapi Yun Lang, jika dia lengah maka dirinya mungkin akan mendapatkan luka yang cukup parah.

__ADS_1


"Kemarilah... tunjukan seberapa hebat dirimu !" Han Sen memprovokasi Yun Lang untuk mengeluarkan gerakan terbaiknya.


__ADS_2