Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 137 - Dewa Pedang


__ADS_3

Tian Yan terbang dengan sangat cepat dan dia dapat merasakan Aura seseorang yang mendekat kearahnya, "Bocah ini memiliki keberanian untuk datang kepadaku, dia layak mendapatkan sedikit pujian !"


Han Sen mengeluarkan Pedangnya dan menebas kearah Tian Yan, Qi Pedang yang membentuk bulan sabit melesat kearah Tian Yan dan sedikit mengejutkannya.


Niat Pedang yang terpancar dari Qi Pedang Han Sen sangat ekstrem, bahkan Tian Yan sangat terpukau dengan penampilannya. Segera dia melambaikan tangannya dan Qi Pedang yang ganas saling beradu satu sama lain.


*Boom.*


Gelombang ledakan yang tajam membelah segala sesuatu disekitarnya. Bahkan hujan sekalipun berhenti karena keganasan kekuatan mereka dan semua Beast yang ada disekitar mereka terpotong oleh Qi Pedang yang tak beraturan.


Sebuah Array tercipta diatas langit dan ratusan ribu Qi Pedang mulai terbentuk. Ratusan ribu Qi Pedang jatuh kearah Tian Yan seperti hujan, tekanan yang kuat membanjiri tempat itu dan Tian Yan mengeluarkan Pedangnya.


"Hebat... kau bisa memaksaku untuk menarik Pedang Dewa milikku, kau bisa mati dengan penuh kebanggaan !" Aura hitam menyelimuti Pedang itu dan dengan santai Tian Yan mengayunkannya.

__ADS_1


Qi Pedang yang sangat kuat menyebar menjadi sebuah kubah besar. Ratusan ribu Qi Pedang Han Sen hancur berkeping-keping, tubuh Han Sen sedikit berguncang dan plat array ditangannya hancur.


"Aura ini ada yang aneh !" Kata Han Sen sambil mengamati sesuatu yang salah.


Sangat sedikit hal yang bisa menarik perhatian Han Sen atau sampai membuatnya goyah tanpa dia sadari. Qi Pedang itu sama sekali tidak murni dan seolah terdapat satu lapisan Aura yang meningkatkannya.


Han Sen memperhatikan Pedang hitam ditangan Tian Yan dan perlahan ekspresinya berubah, "Pedang Kekacauan !"


Pedang Hitam itu adalah Artifak yang sangat istimewa dan merupakan Artifak Tingkat Heaven yang terbaik. Artifak ini memiliki kemampuan khusus dimana dia memiliki kecocokan dengan Qi Kekacauan yang sangat kuat, namun Pedang itu hanya menampilkan kekuatan yang setara dengan serangan Kultivator Dao Fusion dan sepertinya tidak dapat menampilkan kekuatan yang sebenarnya.


"Anak muda yang hebat... jadilah bawahanku dan aku akan mengampuni hidupmu ?" Tian Yan sangat tertarik dengan kemampuan Han Sen dan sayang jika dia membunuhnya tanpa bisa memanfaatkannya.


"Kau cukup sombong hanya untuk seseorang yang bergantung kepada Artifak. Jika aku memiliki sedikit waktu lagi maka membuatmu berlutut dibawah kakiku adalah hal yang sangat mudah." Kata Han Sen dengan sedikit memprovokasi.

__ADS_1


"Aku memiliki pedang ini karena murni kekuatanku, salahkan saja ketidakmampuan dirimu yang tidak memiliki benda yang sama sepertiku. Apa yang aku inginkan jika aku tidak bisa mendapatkannya maka orang lain juga tidak diijinkan untuk memilikinya." Tian Yan mengayunkan Pedangnya.


Qi Pedang hitam melesat kearah Han Sen dan Jiwa Naga Surgawi meraung dengan keras, sisik Naga mulai menyelimuti tubuh Han Sen seperti armor dan cakar naga berayun langsung untuk menghadang Qi Pedang Hitam.


Dentuman yang sangat besar terdengar dan Han Sen terlempar kebawah hingga menabrak tanah dengan keras. Sisik Naga ditangannya hancur dan Qi Kekacauan masuk melalui kulitnya, namun dengan bantuan energi alam dia dapat mengeluarkannya dengan paksa namun rasa sakitnya masih terasa sangat menyakitkan.


Disisi lain semua orang sudah mengambil jarak yang aman. Gelombang pertarungan dapat mereka rasakan dan Niu Fan mengepalkan tinjunya dengan kesal.


Chai Ying merasa sangat familiar dengan niat pedang itu dan seolah dia mengetahui siapa yang ada disana. Firasatnya mengatakan kalau orang yang berada disana adalah Han Sen, namun dia sekarang membawa Liu Shuang yang tidak sadarkan diri.


Fan Hai sengaja tidak memberitahu semua orang tentang Han Sen dan meminta Zhi Xin untuk tetap tutup mulut sampai mereka kembali. Susunan Array sudah dibentuk dan sekarang mereka bisa kembali.


"Semuanya dengarkan aku... ketika Array Teleportasi sudah menyala maka pastikan kalian semua segera berlari masuk kedalam. Jika Dewa Pedang menyadarinya dan mengejar kita maka itu akan menjadi akhir yang buruk untuk kita semua." Kata Niu Fan dengan tegas.

__ADS_1


Semua orang mengangguk dan mereka tidak sabar untuk segera keluar dari Neraka ini, tidak sedikit rekan mereka yang sudah mati dan kedatangan mereka kemari sama sekali tidak membawa hasil baik apapun.


Niu Fan mengaktifkan Array Teleportasi dan sebuah gerbang cahaya muncul didepan mereka, segera mereka buru-buru masuk dengan sangat cepat dan Chai Ying juga tidak ragu untuk meninggalkan tempat itu.


__ADS_2