Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 223 - Menandai Musuh


__ADS_3

Bei Xuan membawa Han Sen keluar dan disana sudah banyak Kultivator dari Ras Iblis yang sudah siap untuk bertarung. Nyonya Guo dan Ming Yue melihat Han Sen yang dibawa oleh Bei Xuan, Bei Mo yang sudah tidak tahan menunggu segera terbang kearah mereka berdua.


"Bei Xuan... apakah ini masih dirimu atau Jiwa yang mengambil alih tubuhmu ?" Tanya Bei Mo sambil memeriksa dengan Kesadaran Ilahinya.


"Tenang saja Ayah ini masih aku... Pemuda Ras Manusia ini sudah menolongku dan bertarung dengan Jiwa itu. Luka yang dia terima sangat parah dan bahkan dengan kekuatan dunia Han Sen masih sulit baginya untuk pulih." Kata Bei Xuan dengan jujur.


Bei Mo melihat kearah Han Sen dan kondisi tubuhnya benar-benar terlihat babak belur, namun dia dapat mengartikan semuanya bahwa Manusia ini adalah orang yang hebat dan mungkin jauh melebih Putranya.


Melihat kondisi Putranya yang memiliki luka dalam dia dapat menyimpulkan bahwa Han Sen mengalahkan orang itu saat Putranya sedang dikendalikan.

__ADS_1


Dua sosok yang berada di Alam Heaven terbang kearah mereka dan memberi salam, "Salam untuk Yang Mulia Raja Iblis... Anak bernama Han Sen itu berasal dari Ras Manusia kami. Tolong serahkan dia kepada kami !"


Bei Xuan melirik kearah Dong Zie dan Tang Ru, dia tidak menyangka kalau tebakan yang dibuat Han Sen sangat tepat sasaran. Mereka berdua tidak memiliki kemampuan untuk melawan Han Sen secara langsung dan pada akhirnya berniat menggunakan tangan orang lain.


Nyonya Guo yang melihat hal ini tidak bisa tinggal diam dan segera bergabung, "Apa yang kalian coba lakukan. Para Penjaga dari Keluarga Tang ingin melakukan hal yang tidak bermoral ?"


"Apakah Nyonya Guo bermaksud bermusuhan dengan Keluarga Tang, aku sarankan bagi Nyonya untuk tidak ikut campur dalam masalah ini atau Paviliun Sendai tidak akan ada lagi nantinya. Bocah ini sudah membuat kejahatan besar... kami hanya menjalankan tugas dari Patriak !" Kata kedua orang itu dengan senyum yang mengejek.


Mendengar penghinaan ini membuat mereka berdua sangat kesal. Namun apa yang bisa dilakukan oleh mereka didepan Pasukan Elit Ras Iblis ini, bahkan jika mereka berdua bergabung melawan Bei Xuan yang merupakan Tuan Dunia hasilnya pasti mereka akan menderita.

__ADS_1


Han Sen yang mendengar hal ini matanya dipenuhi dengan pancaran niat membunuh yang kuat. Han Sen menepuk pundak Bei Xuan dan mencoba berdiri sendiri.


"Bagus... kalian berdua... Dong Zie dan Tang Ru, aku Han Sen akan mengingat hal ini baik-baik. Terakhir kali keberuntungan kalian sangat tinggi karena lolos dariku, namun ketika waktunya tiba aku akan datang ke Keluarga Tang. Pada saat itu keberanian serta keberuntungan kalian akan aku uji, siapapun pendukung kalian entah itu seluruh Kultivator yang ada di Alam Mistik aku tetap akan membantainya. Ini adalah sumpah dari Kesombongan Surgawi yang baru." Kata Han Sen dengan keras.


Semua orang yang mendengar hal ini tertawa dengan keras. Kesombongan Surgawi adalah sosok Kultivator hebat yang tidak lain Penguasa Alam Mistik yang sangat dibenci, mengambil nama itu sama saja dengan menerima kutukan yang mengerikan dan semua kebencian akan tertuju kepada Han Sen nantinya.


Bei Xuan dan Bei Mo sama sekali tidak menertawakan Han Sen. Bei Mo memang tidak tahu apakah Han Sen memiliki potensi yang sama dengan Kesombongan Surgawi atau tidak, namun Bei Xuan sudah melihat keajaiban dengan mata kepalanya sendiri dan jika Han Sen mengatakan bahwa dirinya berada diatas Kesombongan Surgawi maka dia akan percaya.


"Anak muda yang tidak bisa mengukur luasnya langit ingin datang menantang Keluarga Tang, datanglah dan bersiaplah untuk menanggung konsekuensi dari sumpah yang kau ucapkan !" Kata salah satu Kultivator Alam Heaven dengan tawa yang keras.

__ADS_1


"Cuih.... untuk sebuah Keluarga lemah yang tidak pernah berdiri dipuncak berani menilaiku. Aku akan membuat peringatan besar dengan menghancurkan Keluarga Tang yang dimana era dari Kesombongan Surgawi yang baru yaitu aku akan mendominasi. Menantangku adalah menantang Surga itu sendiri, jalan Surga adalah tetap dan hukumnya adalah mutlak. Hari ini kalian bisa tertawa dengan keras namun ketika aku pulih dan datang kesana aku harap kalian tidak akan mengemis untuk keselamatan hidup kalian nantinya." Kata Han Sen dengan penuh niat membunuh.


__ADS_2