Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 248 - Pergi ke Wilayah Naga Sejati


__ADS_3

Dua tahun berlalu dengan sangat cepat setelah pertarungan dengan Keluarga Tang. Han Sen membawa mereka semua kembali ke Istana Phoenix Sembilan Surga, disana jauh lebih aman dan nyaman mengingat tidak ada satupun kekuatan yang berani untuk mengusik Qing Lian.


Zie Ling dan yang lainya lebih memilih menetap di Sekte Langit Biru dan resmi bergabung menjadi salah satu Tetuanya. Su Chen sama sekali tidak menolak dan setelah dia mengambil alih kembali Sekte memang membutuhkan banyak orang yang kompeten.


Yao Wu sudah menerobos Alam Heaven dengan kecepatan yang luar biasa. Sedangkan Liu Shuang, Chai Ying dan Yun Zhi berlatih dibawah bimbingan Gu Feiyan. Melatih mereka semua membuat Gu Feiyan merasa sangat senang, selain mengisi waktu luangnya Han Sen juga memberikan harapan untuk pengetahuan menerobos Alam Immortal.


Han Sen sudah bekerja keras dalam setengah tahun ini untuk memenuhi permintaan dari Qing Lian. Ekspresi wajahnya terlihat lesu dan kekurangan banyak energi, perut Yao Wu dan Qing Lian yang membesar membuat hasil kerja kerasnya terbayar. Mereka berdua tidur didalam pelukan Han Sen dan merasakan kepuasan terbesar.


Yao Wu mengusap dada Han Sen dan berkata, "Suamiku... bukankah ini sangat tidak adil jika hanya kita berdua yang memiliki Anak terlebih dahulu, Istrimu bukan hanya kita berdua saja !"


"Bukankah aku sudah mengatakannya... ketika mereka sudah menerobos Alam Heaven maka aku akan bekerja keras. Terlebih mengatasi kalian berdua saja sudah sulit bagiku dan butuh waktu setengah tahun untuk membuat kalian benar-benar hamil, jika kalian berlima memintanya sekaligus maka tidak akan ada nyawa yang tersisa ditubuhku." Kata Han Sen sambil mengusap kepala Yao Wu.

__ADS_1


"Sebelumnya Naga Bejat itu mengirimkan pesan dua bulan yang lalu. Dia menyuruhmu untuk datang ke Pulau Naga untuk menemuinya !" Kata Qing Lian dengan jujur.


"Long Zhu... sudah lama aku tidak melihatnya apakah dia masih sama seperti dulu ?" Han Sen bertanya dengan penasaran.


"Jika kau bertanya tentang sisi buruknya maka aku bisa mengatakan kalau Naga Bejat itu jauh lebih parah. Tapi sepertinya dia memintamu datang untuk bertarung dengannya, pastikan untuk merontokkan semua taringnya dan bawakan aku sisik Naganya." Kata Qing Lian dengan kesal.


"Kau menyuruhku untuk pergi sedangkan kalian berdua masih hamil. Setidaknya biarkan aku menunggu sampai Anakku lahir !" Kata Han Sen dengan sungguh-sungguh.


"Dari pada Naga itu datang dan membuat keributan diistana ini lebih baik kau yang membuat keributan ditempatnya. Aku tidak selemah itu sampai membutuhkan perlindungan dirimu, pergilah dan jika kau memang menyayangi Anakmu bawakan mereka Pil Roh Tingkat Heaven yang memaksimalkan potensi mereka. Aku pikir Yao Wu juga sependapat denganku !" Kata Qing Lian dengan jujur.


"Kalau begitu kalian harus tetap sehat... aku berjanji akan memberikan apa yang kalian inginkan." Han Sen menikmati waktunya sebentar dengan mereka berdua.

__ADS_1


Setelah beberapa hari Han Sen memutuskan untuk pergi. Dirinya juga membuat Array Teleportasi yang nantinya dia akan mudah untuk kembali ketempat ini.


Liu Shuang dan yang lainya berencana untuk menjemput orang-orang Dunia Fana termasuk Ayahnya. Han Sen tidak keberatan sama sekali dan menyerahkan Batu Dimensi, seharusnya Gu Feiyan dapat memberikan instruksinya dan tanpa dirinya sekalipun mereka seharusnya bisa melakukannya sendiri.


Han Sen memadatkan Qi Pedangnya dan melesat dengan kecepatan yang luar biasa. Setiap bebatuan yang menghalanginya hancur berkeping-keping dan tujuannya kali ini adalah Wilayah Naga Sejati.


"Aku harap Naga Tua itu tidak mengecewakan seperti dulu. Mungkin aku juga harus pergi menyapa Harimau Langit dan memaksanya memberikan Arak Spiritual Lebah Emas, ini akan menjadi bahan yang bagus untuk memurnikan Pil Roh untuk Anak-Anakku nanti. Jika aku tidak pulang membawa apa yang diinginkan oleh mereka mungkin aku akan ditendang keluar dari Istana nantinya !" Han Sen melaju lebih cepat dan tidak ingin membuang banyak waktu.


Setelah beberapa hari perjalanan yang nyaman Han Sen melihat sebuah Kapal besar yang bergerak kearahnya dari kejauhan. Sinar cahaya yang menyilaukan ditembakkan langsung kearah Han Sen dan hal ini membuatnya sangat terkejut.


*Boom.*

__ADS_1


Ledakan Qi yang kuat menyapu kesegela arah dan Han Sen yang berada dipusat ledakan terkena serangan telak. Aura membunuhnya meledak dengan gila dan Han Sen terlihat sama sekali tidak terluka hanya pakaiannya saja yang compang-camping.


Kapal itu merupakan milik dari Ras Iblis dan setidaknya ada 200 lebih orang yang ada didalamnya. Tiga diantara mereka adalah Kultivator Alam Heaven Tahap Awal dan Han Sen diserang karena sudah memasuki Teritory mereka.


__ADS_2