
Perang sudah berakhir dan semua orang sekarang dalam proses pemulihan. Kesepuluh Ahli Alam Virtual sudah mati bersama dengan Tian Yan, sisanya hanya para tahanan Perang yang berada di Alam Divine Sea dan dibawahnya.
Keempat Istri Han Sen sangat senang dengan kemenangan Suami mereka. Pasalnya mereka berada disituasi yang mustahil untuk memenangkan Perang, namun dengan adanya Han Sen gelombang Perang dapat berubah menjadi kemenangan mutlak.
Seperempat dari pihak mereka memang sudah mati, sedangkan pasukan musuh hanya tersisa lima puluh ribu orang yang sudah kehilangan semangat bertarung.
Han Sen berdiri dibenteng bersama Fang Zhe yang tubuhnya dibalut banyak perban, dengan bantuan Han Sen dia dapat menyingkirkan energi asing didalam tubuh Fang Zhe dan hanya masalah waktu sampai mereka benar-benar pulih.
"Sekarang apa yang harus kita lakukan terhadap para tahanan ini ?" Tanya Fang Zhe dengan penasaran.
"Menurut Senior ?" Han Sen bertanya pendapat Fang Zhe.
"Sederhana saja... mereka tidak lebih dari koloni semut yang mengikuti pemimpin mereka. Akan jauh lebih baik jika kau mengendalikan mereka, membunuh mereka semua disini adalah tindakan yang buruk." Kata Fang Zhe dengan jujur.
"Maksudmu... Senior menginginkanku untuk menggantikan posisi Tian Yan menjadi Kaisar. Jangan lupa... aku yang sekarang adalah Raja dari Kerajaan Xianjiang..."
__ADS_1
Fang Zhe memotongnya, "Kau memang Raja namun kekuatanmu bukanlah sesuatu yang harus dimiliki seorang Raja dari Kerajaan kecil. Kau memiliki mertua yaitu Liu Bufan, suruh saja dia menggantikanmu untuk mengurusnya. Jika kau tidak mengambil posisi sebagai Kaisar, akan terjadi perebutan kekuasaan dan Perang dimasa depan akan muncul. Namun jika kau yang membimbing mereka maka aku yakin kedua Benua sekalipun mungkin bisa menjalin hubungan yang baik."
"Baiklah kalau begitu... aku akan mengatur semuanya. Lagi pula ini hanya sebuah Kaisar dan bukan pekerjaan yang merepotkan sama sekali." Han Sen juga tertarik dengan Kekaisaran Pedang dan akan pergi kesana besok.
Tentunya Han Sen mengatakan ini kepada semua Istrinya, tidak ada dari mereka yang keberatan dan dengan bakti yang penuh mereka akan bersedia mengikuti keputusan Suami mereka.
Dalam seminggu terakhir Han Sen sudah mengatur semuanya. Liu Bufan akan menggantikannya sebagai Raja sementara dan Han Sen juga melepaskan para tahanan dengan satu ketentuan.
Semua kehancuran yang mereka sebabkan harus dipertanggung jawabkan sebagai ganti dari pengampunan hidup mereka. Jadi mereka dipaksa memberikan ganti rugi sekaligus tenaga kerja untuk membangun ulang.
Han Sen pergi menyebrangi lautan bersama 20 Kultivator Tahap Awal Alam Divine Sea. Setelah mereka sampai disana maka Han Sen akan membuat Array Teleportasi yang sesuai dan membawa mereka berempat untuk tinggal disana.
Disana tidak ada satupun Keluarga Bangsawan ataupun Sekte yang berdiri. Aturan dan kebijakan Tian Yan sangat tegas, dia adalah Kaisar Penguasa Benua dan tidak ada kekuatan yang diijinkan untuk berdiri.
Kekalahan Kekaisaran Pedang juga membuat kegemparan yang besar. Jatuhnya Dewa Pedang ditangan Han Sen membuat semua orang sedikit khawatir dengan semua kebijakannya.
__ADS_1
Han Sen juga mengambil 20 Ahli Alam Divine Sea sebagai bawahannya. Han Sen memberikan cap jiwa miliknya dan membuat mereka harus bersumpah setia kepadanya.
Istana juga sangat besar dan luasnya sepuluh kali dari milik Kerajaan Xianjiang. Han Sen menjadi seorang Kaisar termuda sekaligus orang terkuat di seluruh Kekaisaran Pedang.
Han Sen memeriksa semuanya dari ruang harta sampai tempat latihan yang dia mau. Semuanya sudah berubah walaupun masih ada banyak penolakan namun bawahan Han Sen sudah membereskan semuanya dengan cepat.
Pemilihan bakat dalam merekrut orang yang ahli dalam struktur Kekaisaran juga sudah selesai, sekarang Han Sen tidak perlu banyak bekerja dan semua pengaturan serta kebijakannya sudah dapat dia terapkan.
Aula Istana sangat meriah dan Han Sen menggelar perjamuan dengan 30 Petinggi Istana, para Penari menghibur mereka semua denga tarian indah dengan arak serta makanan yang enak.
"Kaisar... Rakyat sengaja ingin membuat Patung Kaisar yang baru sebagai bentuk penghormatan, apakah Kaisar akan memberikan ijin ?" Tanya seorang Petinggi bernama Chengfen.
"Lakukan apa yang mereka inginkan... selama itu tidak merugikan orang lain maka aku tidak keberatan." Han Sen meminum araknya dan terlihat sangat santai.
"Kaisar memang sangat pengertian dan baik terhadap rakyatnya. Bawahan ini sudah menyiapkan sesuatu untuk Kaisar, mohon Kaisar untuk mempertimbangkannya." Chengfen bertepuk tangan dan sekumpulan Gadis yang sangat cantik masuk dan jumlah mereka ada 20 orang.
__ADS_1