Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 229 - Pembuat Onar


__ADS_3

Han Sen terbang dengan kecepatan penuh dan mencapai Wilayah Gagak Neraka. Burung Penjaga yang melihatnya berniat menyerang Han Sen, namun dengan santainya Han Sen menghempaskan mereka semua dan terus maju kedepan.


Han Sen tahu benar bahwa informasi yang diberikan Ras Kelelawar adalah benar, dengan level serta pengalamannya Han Sen tahu bahwa mereka tidaklah berbohong. Sifat Gagak Neraka itu sangat biadab, jika Han Sen tidak salah tebak mungkin saja Gagak Neraka berniat mengekstrak Jiwa Burung Vermilion yang tidak lain adalah Raja Monster yang setara dengan dirinya.


Jika benar itu adalah Liu Shuang maka hidupnya sekarang dalam bahaya dan Han Sen tidak berani bertaruh dengan keselamatan Liu Shuang. Hanya dalam beberapa jam Han Sen mencapai tempat Gagak Neraka, tanah yang tandus dan panas seperti lautan api yang dikelilingi oleh tebing yang curam.


"Gagak Neraka... keluarlah atau aku akan menghancurkan tempat ini ?" Suara Han Sen menggema disetiap sudut tempat itu.


Lima Ras Monster di Tahap Awal Alam Heaven keluar dan berhadapan langsung dengan Han Sen, ekspresi mereka terlihat sangat tidak senang dan mereka juga tidak menyangka kalau ada Ras Manusia yang berani menerobos tempat ini.


"Lancang sekali berani datang kemari dan mengganggu kami. Apakah kau pikir Raja kami mau bertemu denganmu, dia menolak dan sekarang hukuman apa yang pantas untukmu ?" Tanya Ras Monster itu dengan dingin.


Han Sen sama sekali tidak peduli dan berkata, "Wanita yang memiliki Jiwa Burung Vermilion, apakah sekarang bersama Gagak Neraka ?"

__ADS_1


"Jika iya memangnya kenapa... apakah dia kenalanmu, tidak akan lama Raja kami akan berhasil mengekstrak jiwanya dan kau tidak perlu khawatir. Kami akan membantumu bertemu dengannya di Neraka !" Kata salah seorang Ras Monster itu dengan senyum yang mengejek.


Aura membunuh Han Sen meledak dengan gila dan dia menarik Pedang Kekacauan. Aura yang sangat ganas mengamuk dengan hebat dan ekspresi kelima Komandan Ras Monster itu berubah menjadi suram.


Hanya dengan pancaran dari Aura Han Sen mereka seolah ditekan oleh Binatang Suci itu sendiri. Kekuatan tempur mereka menurun dengan drastis dan pancaran Pedang ditangan Han Sen benar-benar membuat mereka sangat ketakutan setelah sekian lama.


Entah dikehidupan yang dulu ataupun sekarang tidak ada Ras Monster yang dapat menandingi Han Sen selain keempat Binatang Suci. Jiwa Naga Surgawi miliknya dapat menekan Garis darah mereka, bahkan sekalipun mereka berada di Alam yang sama dengannya kekuatan tempur mereka akan berkurang sangat banyak.


Han Sen mengayunkan Pedangnya dan Qi Pedang Hitam menyembur kearah mereka berlima. Dengan panik mereka mendesak Qi Monster milik mereka dan menghindari serangan Han Sen, setiap jalur yang dilalui Qi Pedang terbelah menjadi dua bagian.


Qi yang ganas mengamuk dengan hebat dan tanah mulai berguncang kerena benturan kekuatan mereka. Walaupun ini pertarungan lima lawan satu namun Han Sen sangat mendominasi, tidak ada dari mereka yang dapat menyentuh Han Sen sedikitpun dan sebaliknya kelima Komandan terluka oleh Pedang Kekacauan.


Dari kejauhan Raja Gagak Neraka keluar dari dalam Gua. Pertarungan ini cukup membuatnya khawatir dan dia tidak bisa membiarkan Han Sen mengacaukan tempatnya.

__ADS_1


"Bocah yang merepotkan !" Raja Gagak Neraka bergerak dengan sangat cepat dan muncul dibelakang Han Sen secara diam-diam.


Han Sen dapat merasakannya namun sayangnya dia tidak bisa mengikuti kecepatan Gagak Neraka, cakar Gagak Neraka menyentuh punggungnya dan gelombang panas yang ekstrem meledak hingga membuat Han Sen terpental menabrak tanah.


*Boom.*


Han Sen membentur tanah dengan sangat keras dan sudut mulutnya mengeluarkan darah segar, Gagak Neraka berada di Tahap Menengah dan hanya satu langkah lagi dia dapat menerobos Tahap Akhir.


Han Sen mendesak Qi Alam dalam jumlah yang besar dan mengumpulkannya menjadi satu ditelapak tangannya. Perlahan Qi Alam itu membentuk sebuah Teratai lima elemen dan Han Sen melemparnya kearah Raja Gagak Neraka.


Raja Gagak Neraka mengeluarkan sebuah Artifak Pertahanan, namun sebelum dia sempat mengaktifkannya tiba-tiba laju dari Teratai lima elemen berbelok kearah kelima Komandannya.


*Boom.*

__ADS_1


Teratai lima elemen meledak tepat dihadapan mereka berlima. Ledakannya menciptakan kehancuran yang jelas, kelima elemen mengamuk dan tidak ada satupun dari mereka berlima yang selamat dari serangan Han Sen.


Raja Gagak Neraka benar-benar sangat terkejut dan kemarahan terlihat jelas diwajahnya, bukan hanya tempatnya saja yang kacau namun dia kehilangan bawahan yang sudah susah payah dia besarkan sampai sekarang.


__ADS_2