Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 163 - Sedikit Ketenangan


__ADS_3

Guan Lao sudah seperti orang bodoh yang kebingungan. Untuk sekarang dia tidak perlu memikirkan apapun, segera dia mencari tempat yang tenang untuk berlatih.


Han Sen kembali ke Istana dan mengakhiri acara perjamuan. Keesokan paginya semua Istri Han Sen sudah tiba dengan menggunakan Array Teleportasi, Changfen melakukan pekerjaannya dengan baik dan Han Sen cukup puas.


Tentunya Serikat Alkemis juga menyetujui permintaan Han Sen, mereka akan membuka cabang di Kekaisaran Pedang dan Han Sen juga mendirikan sebuah Akademi dimana generasi muda nantinya dapat membangun Kultivasi mereka disana.


Han Sen tinggal dibelakang Mansion yang dikelilingi tanaman Bambu yang cukup tinggi, tempat itu sangat kaya dengan Aura dan tinggal ditempat itu jauh lebih nyaman karena bersentuhan langsung dengan Alam yang masih murni.


Keempat Istrinya juga menemaninya sepanjang hari dan berlatih bersama. Ketika Han Sen menjadi seorang Kaisar tidak ada banyak pekerjaan yang harus dia lakukan, jadi mereka memiliki waktu lebih banyak dengan bersama dengan Han Sen dan hal ini cukup menggembirakan.


Seminggu sudah berlalu dan Guan Lao akhirnya kembali, dengan Pil Roh yang Han Sen berikan dia sudah menerobos Tahap Akhir Alam Virtual.


Guan Lao memberi hormat dan berkata, "Budak ini menyapa Kaisar dan ini...."


"Mereka adalah Istri-Istriku." Han Sen menegaskan status mereka berempat.


"Oh... salam untuk Nyonya-Nyonya... saya adalah Budak Kaisar dan para Nyonya bisa memanggil saya Guan Lao." Kata Guan Lao dengan hormat.

__ADS_1


"Salam untuk Tuan Guan Lao." Kata mereka berempat sambil memperkenalkan diri mereka.


"Sebelumnya terimakasih karena sudah memberikan Budak ini sesuatu yang berguna, sesuai apa yang diharapkan Kaisar kalau Budak ini sudah menerobos dan kemacetannya dalam Kultivasi sudah berhasil dilalui." Kata Guan Lao dengan penuh semangat.


"Aku sudah mengatakan kalau hal itu hanya masalah sepele untukku." Kata Han Sen dengan santai.


"Tetap saja Budak ini harus menunjukan rasa terimakasihnya. Kalau boleh Budak ini meminta ijin kepada Kaisar untuk membawa Pasukan Pemberontak dibawah Perintah Kaisar, mereka sudah seperti Keluarga saya dan mengikuti Kaisar saya pikir adalah hal yang terbaik dari pada mereka menimbulkan masalah !" Guan Lao sangat berharap kalau Han Sen akan memberikannya ijin.


"Ijin diberikan... mereka akan mendapatkan akomodasi dariku sesuai dengan basis Kultivasi mereka. Karena kau yang membawa mereka maka itu akan menjadi tanggung jawabmu, jangan sampai membuat masalah atau membuat kerusuhan yang tidak perlu."


Han Sen melanjutkan, "Kekaisaran yang ingin aku bentuk adalah tempat dimana kedamaian dengan segala aturanku. Aku ingin semua orang dapat bersaing secara sehat dan tidak berperang seperti dulu, sekarang pergilah dan jika kau membutuhkan sesuatu maka minta saja kepada Changfen. Aku yakin dia dapat memutuskannya sendiri !"


Sekarang kestabilan sepenuhnya terpenuhi dan Han Sen cukup puas.


Yun Zhi tersenyum dan berkata, "Kaisar Han Sen adalah orang yang mengendalikan seluruh Kekaisaran Pedang."


Liu Shuang dan Yao Wu tertawa, "Hahaha... Tuan Kaisar memiliki banyak penggemar diluar, aku yakin ketika dia keluar akan banyak orang yang bersorak untuknya. Bahkan didekat pintu masuk Ibukota Kekaisaran, patung Kaisar Han Sen terlihat sangat gagah !"

__ADS_1


Chai Ying menahan tawanya dan Han Sen sedikit malu. Namun candaan ini terasa sangat manis dan mereka cukup menikmati waktu luang bersama.


"Kalian sudah cukup berani untuk mengganggu Suami kalian. Istri-Istri yang tidak berbakti ini harus dihukum !" Han Sen menangkap Chai Ying dan menahannya.


*Plak.*


Pantatnya ditampar dengan keras dan Chai Ying mengeluarkan suara yang aneh. Yun Zhi adalah orang pertama yang segera lari, Yao Wu dan Liu Shuang juga segera mengikutinya.


Chai Ying hanya bisa pasrah dan menerima hukuman dari Han Sen, dia membawanya masuk kedalam dan bermain hebat dengannya. Pada saatnya semuanya akan mendapatkan giliran mereka dan Han Sen akan mengatasi satu persatu terlebih dahulu.


.....


Disisi lain Laut Timur Kekaisaran Pedang sebuah pusaran air yang ganas mulai terbentuk. Para Nelayan yang sedang mencari ikan disana menjadi sangat panik dan segera menepi, sebuah ledakan Aura menyembur dari pusaran air dan sebuah inskripsi keluar dari sana.


"Apa-apaan ini sebenarnya ?"


"Jangan pikirkan hal lain dan lebih baik kita segera melaporkannya kepada Kepala Desa. Jika Beast yang kuat datang maka ini akan menjadi bahaya yang besar, lebih baik segera menjauh dari tempat ini !"

__ADS_1


Semua orang yang ada disana sangat setuju dan mereka segera pergi dari tempat itu. Lebih baik untuk membiarkan orang lain yang memiliki kemampuan yang mengatasinya.


__ADS_2