
Kapten Zie berkeringat dingin dan berkata, "Apakah Tuan tidak takut kalau saya akan lari membawa semua Batu Roh ini ?"
"Jika kau memang memiliki keberanian maka lakukan saja. Lagi pula penghasilanku sangat mudah didapatkan, bahkan Raja sendiri harus bersikap hormat kepadaku. Tapi aku tahu kalau kau pasti memilih sesuatu yang menguntungkan, mencari masalah denganku takutnya hidupmu tidak akan bisa tenang kedepannya !" Kata Han Sen sambil menepuk bahu Kapten Zie.
"Yakinlah bahwa kami akan memenuhi ekspetasi Tuan." Kata Kapten Zie dengan sungguh-sungguh.
Kesan pertamanya terhadap sosok Han Sen tidaklah baik. Umurnya terlalu muda untuk mengurus semuanya, namun siapa sangka sebenarnya dibalik sosoknya yang penuh kebanggaan dia memperlakukan mereka selayaknya manusia.
Han Sen layak mendapatkan rasa hormat penuh dari mereka dan mengikutinya bukan sesuatu yang buruk.
"Karena Kota Api berada dibawah kendaliku maka aku membutuhkan banyak orang. Rekrut orang-orang yang berkompeten dan utamakan kesetiaan dari pada kekuatan mereka, aku juga ingin kau menjemput beberapa orang di Kota Kayu dan mengabari Keluarga Shi kalau aku baik-baik saja. Jika mereka bertanya dengan situasi saat ini maka katakan saja yang sebenarnya, aku baru saja melakukan penerobosan dan tidak ingin diganggu selema beberapa hari." Kata Han Sen dengan santai.
"Baik." Kata Kapten Zie dengan hormat.
__ADS_1
Han Sen segera pergi bersama salah seorang Pelayan yang akan menunjukannya tempat, pertama dia ingin memeriksa Gudang Harta dan menemukan sesuatu yang seharusnya dimiliki oleh Keluarga Han.
Papan nama Keluarga Fan dihancurkan dan dirubah menjadi Kediaman Keluarga Han dimana Han Sen seorang yang menjadi Tuannya.
Han Sen pergi ke Gudang Harta dan disana terdapat mekanisme yang tersusun dengan Array yang bagus. Namun Han Sen dengan mudah menghancurkannya dan melihat didalamnya, terdapat banyak sekali bahan obat serta buku Seni Beladiri disana dan Han Sen cukup puas dengannya.
Han Sen memeriksa setiap Buku Seni Beladiri dan dikejutkan oleh sesuatu, "Seni Qi !"
Han Sen membacanya dan ekspresinya perlahan berubah menjadi senang. Qi merupakan akumulasi energi yang dikumpulkan kedalam dantian yang menjadi Sumber Qi asal.
Namun Seni Qi ini menggunakan metode pernafasan dengan energi alam dan membuat cincin semesta didalam tubuh pengganti Sumber Qi. Walaupun ini hanya berlangsung sementara waktu namun dampaknya bukan sesuatu yang bisa diabaikan.
"Konyol sekali... bukankah ini sama saja dengan Kultivator Divine Transformasi dapat langsung menantang Divine Sea ataupun Virtual. Jika benar bukankah Keluarga Fan akan menjadi yang tak terkalahkan, tapi sepertinya mereka tidak menyadari satu hal dan masih kurang dalam pemahaman."
__ADS_1
Han Sen melanjutkan, "Energi Alam memiliki unsur lima elemen untuk membentuk cincin semesta didalam tubuh melalui pernafasan. Karena Akar Spiritual setiap orang berbeda-beda jadi mungkin mereka benar-benar tidak sadar dan menganggap ini sebagai sesuatu kegagalan."
Han Sen duduk disana dan mulai mempraktikkan metodenya. Energi langit dan bumi diserap dalam jumlah yang besar kedalam tubuh Han Sen, tanaman obat yang berada disekitarnya juga ikut layu seolah energinya juga diserap kedalamnya.
Pusaran Energi dari Qi Alam membentuk sebuah Cincin dan Jiwa Naga Surgawi berenang disemesta itu. Setelah dua hari Han Sen dapat menyempurnakan satu Cincin dan menurutnya ini bukan sesuatu yang sulit.
Namun setelah dia berniat untuk membentuk Cincin keduanya, Han Sen merasakan sensasi yang berbahaya. Han Sen segera membuka matanya dan membuang semua energi dengan paksa sebelum konsekuensi yang dia terima tidak bisa ditangani.
Han Sen menyemburkan darah dan menghela nafas panjang, "Energi Alam tidak sesederhana itu ternyata dan sangat ganas, padahal aku sudah menyusun setiap elemen dan menyaringnya dengan benar. Alasan mengapa sangat mudah membentuk Cincin Semesta pertama adalah karena kekuatan fisikku yang kuat, jika tidak dengan benturan elemen yang bercampur maka tubuhku akan meledak karena kelebihan energi."
Han Sen melanjutkan, "Untuk sekarang pilihan terbaik adalah memperkuat tubuh fisik, satu Cincin sudah cukup bagiku untuk bersaing dengan Kultivator Divine Transformasi. Lebih baik berhenti disini sekarang dan ketika siap aku akan membentuk yang kedua."
Seorang Pelayan mengetuk pintu dan memberi hormat, "Tuan Han Sen... Yang mulia Putri ketiga datang untuk mengunjungi Tuan !"
__ADS_1
Han Sen yang mendengar ini segera berdiri dan bergegas untuk pergi menemui Yao Wu.