Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 88 - Kerja Keras Semua Orang


__ADS_3

Han Sen menyerahkan semua urusan pajak kepada Tong Fang dan Kapten Zie. Sekarang dia akan fokus untuk membentuk Cincin Semesta kedelapannya, setidaknya untuk menerobos ke Alam Divine dia harus segera membentuk kesembilan Cincin Semesta.


Batu Roh memenuhi ruangan itu dan Han Sen akan menggunakannya untuk menutupi semua kekurangannya. Hanya dalam beberapa hari tumpukan Batu Roh itu berubah menjadi abu, Han Sen menyerap semua energinya dan Auranya terlihat sangat tenang.


Setelah semua ini selesai dia juga berniat membuat Artifak untuk mereka bertiga. Han Sen memiliki bahan yang bagus yang masih dia simpan yaitu Tulang Beast Raja Buaya Darah yang setara dengan Alam Divine Sea.


Dirinya tidak akan bisa memprediksi bahaya apa yang akan terjadi dimasa depan. Setidaknya Han Sen memberikan jaminan kepada mereka bertiga dengan memberikan Artifak yang dapat melindungi diri mereka sendiri.


Dua bulan sudah berlalu dengan sangat cepat dan Qing Yong kembali. Namun sayangnya dia tidak dapat menemui Han Sen dan dia pergi untuk mengawasi yang lainya di Lembah Kematian bersama dengan Pan Song.


"Bagaimana dengan latihan mereka semua ?" Tanya Qing Yong dengan dingin.


"Kerjasama diantara mereka sangat baik... Qing Yong... apakah kau tidak penasaran dengan seberapa kuat Ketua yang sebenarnya. Bagaimana jika ketika dia keluar dari latihan tertutup kita mengajaknya untuk latih tanding ?" Tanya Pan Song dengan niat bertarung yang kuat.

__ADS_1


"Sebaiknya tidak... kau hanya mengantar nyawamu sendiri jika melawannya. Bahkan jika itu hanya sebuah latih tanding, Ketua akan tetap memukuli kita dengan keras. Jangan mengambil resiko mengingat Turnamen akan segera dimulai !" Kata Qing Yong dengan jujur.


Pan Song menghela nafas dan tidak akan menyangkal perkataan Qing Yong. Namun dia cukup terkejut dengan tempramen Qing Yong yang berubah didepan Han Sen.


Qing Yong hanya menghargai kekuatan dan dia cukup sering bersaing dengan Luo Feng di Akademi Kerajaan. Namun dia tidak pernah menunjukan ketakutan seperti ini sebelumnya dan mungkin selain kekuatan jiwa Han Sen memiliki kekuatan tempur yang nyata.


"Lalu tindakan apa yang harus kita ambil kepada Luo Feng nanti ?" Tanya Pan Song dengan dingin.


"Anjing itu tidak lebih dari seorang pengkhianat... aku menghargainya karena dia orang kuat dan layak untuk dihargai. Tapi siapa yang menyangka kalau dia orang yang tak tahu malu, aku akan berbicara kepada Ketua dan jika ada kesempatan maka aku akan bertarung dengannya." Kata Qing Yong dengan niat membunuh yang terpancar dimatanya.


"Ya... ketika dia bergabung dengan Sekte Union maka dia sudah kehilangan rasa hormat dariku, bahkan jika dia ingin bergabung setidaknya tunggu sampai Turnamen ini selesai. Karena Ketua Han Sen tidak pernah memandangnya sebagai lawan yang layak maka aku sendiri yang akan membunuhnya." Kata Qing Yong dengan tegas.


"Jika kau melakukannya maka kau secara tidak langsung akan menyinggung Keluarga Luo !" Kata Pan Song dengan santai.

__ADS_1


"Siapa yang peduli... kau juga harus belajar banyak dari Ketua. Memangnya kenapa jika mereka Keluarga kelas satu, selama aku bisa menghancurkannya dengan kekuatanku." Kata Qing Yong dengan sungguh-sungguh.


Waktu terus berlalu dengan cepat dan sudah berjalan setahun lebih. Semua orang berlatih dengan sangat keras, walaupun tidak banyak peningkatan namun setidaknya masing-masing dari mereka sudah memahami kekuatan mereka sendiri.


Chai Ying berdiri dengan tegas dengan memegang Pedang yang ada dipinggangnya. Didepannya sekarang terlihat tebing yang sangat tinggi, Niat Pedang yang sangat kuat menyelimuti tubuhnya.


Semua orang yang dapat merasakan ini terlihat sangat kagum. Jing Shan bahkan tidak bisa membayangkan kekuatan seperti apa yang akan ditampilkan oleh Chai Ying, dirinya juga terlihat tergila-gila dengan Seni Pedang namun pemahamannya sangat jauh dibawah Chai Ying.


*Slash.*


Chai Ying mencabut Pedangnya dan kecepatan tebasan yang dia miliki sangat cepat. Qi Pedang yang sangat kuat membelah tebing itu hingga menciptakan jalan sejauh 300 meter dan Niat Pedang yang sangat kuat mengguncang hati semua orang.


Rambutnya berkibar dan semua orang sangat terpesona dengannya. Abaikan soal kecantikannya yang dimiliki Chai Ying yang tidak kalah dari Liu Shuang, kekuatannya juga sama sekali tidak rendah dan kasusnya hampir mirip seperti Han Sen.

__ADS_1


Chai Ying memang masih Kultivator yang berada di Tahap Akhir Nascent Soul, namun serangan dari Pedangnya mungkin saja dapat membunuh Kultivator Alam Divine Transformasi.


Liu Shuang dan yang lainya juga mengalami peningkatan. Sekarang dia sudah bisa menggunakan kekuatan Jiwa Beladiri mereka dengan baik dan kapanpun itu mereka sangat siap untuk memulai Turnamen lebih awal.


__ADS_2