Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 241 - Sikap Tegas


__ADS_3

Yao Wu menyentuh bahu Han Sen dan berkata, "Suamiku... bukankah Keluarga Tang ini tidak terdengar asing. Dimana kita pernah mendengarnya ?"


"Apa kau sudah melupakan orang yang membawa banyak Kultivator dari Dunia Fana, dia bernama Tang Wen dan berasal dari Keluarga Tang jika tidak salah." Jawab Han Sen dengan jujur.


"Bukankah itu artinya kita akan bertemu dengan kenalan lama ?" Tanya Yun Zhi yang sedikit bimbang.


"Mungkin saja... aku tahu apa yang kau pikirkan tapi singkatnya hidup dan mati mereka aku sama sekali tidak peduli. Aku sudah memberikan mereka peringatan serta wawasan kepada mereka tentang Alam Mistik, sayangnya mereka terlalu senang dan memutuskan untuk pergi." Kata Han Sen dengan santai.


"Apakah kau bermaksud untuk membunuh mereka ?" Tanya Yun Zhi dengan cemas.


"Aku tidaklah sejahat itu... Apa yang aku inginkan adalah nyawa tiga orang. Selama mereka diam dan tidak ikut campur maka aku tidak akan bertindak liar, tapi jika mereka menghalangi jalanku maka jangan salahkan aku untuk bertindak kejam. Jangan lupa bahwa mereka sendirilah yang memutuskan untuk berpisah dari kita, mereka bekerja dan kita menyediakan sumber daya untuk latihan mereka. Sejak awal hubungan kita adalah hubungan bisnis yang saling menguntungkan." Han Sen tidak ingin mengambil pusing dalam tindakannya.


"Kau benar... maaf karena meragukan keputusanmu." Yun Zhi meminta maaf dengan tulus.

__ADS_1


Sejak awal Suaminya bukanlah orang yang berhutang kepada mereka, justru sebaliknya merekalah yang memiliki hutang. Perang melawan Kekaisaran Pedang, menyelamatkan generasi muda, memberikan sumber daya serta pengobatan yang menyelamatkan hidup mereka dan membuat kemajuan besar dalam segi Alkemis di Dunia Fana adalah pencapaian Han Sen seorang.


Sebaliknya didepan kesempatan besar mereka tidak ragu meninggalkan Han Sen dan bersikap egois setelah mendapatkan banyak manfaat. Walaupun Han Sen tidak pernah menghitungnya namun terkadang seseorang harus tahu diri dan mengungkapkan rasa terimakasihnya dengan benar.


"Tidak apa-apa... tetaplah seperti itu karena aku tidak membencinya sama sekali." Han Sen mengusap kepala Yun Zhi.


Keesokan paginya Chai Ying memasukan mereka kedalam Dunia miliknya. Setelah Chai Ying menyerahkan kendalinya kepada Han Sen dia segera masuk kedalam dan bergabung bersama dengan yang lainya.


Han Sen bertemu Su Chen dan berkata, "Aku sudah membuat Array Teleportasi yang terhubung langsung dengan tempatku. Setelah mendengar kabar diriku maka mereka semua mendapatkan kebebasannya, jika butuh bantuan jangan sungkan untuk menghubungiku !"


Han Sen mengangguk dan segera terbang pergi dari Sekte Langit Biru. Tujuannya kali hanya Keluarga Tang, sumpahnya harus dipenuhi dan menyebrang wilayah tidak akan memakan waktu yang lama untuknya.


....

__ADS_1


Disisi lain disebuah pertambangan milik Keluarga Tang, Guan Lao dan Fang Zhe sedang mengawasi para pekerja yang sedang menambang Batu Esensi Giok. Para pekerja itu tidak lain adalah orang-orang yang naik bersama dengan mereka, dari awal yang jumlahnya puluhan ribu orang sekarang hanya tinggal dua ribu orang cacat yang menyedihkan.


Setelah mereka sampai disini sumber daya yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan apa yang mereka bayangkan. Bahkan Pil Roh buatan Han Sen jauh lebih baik, sebelum mereka dapat merasakannya perang sudah pecah hasilnya Ras Manusia kalah telak dan banyak orang yang mati secara konyol.


Chen Mu mati dan Die Long kehilangan satu lengannya dalam pertempuran. Sedangkan sisi pengecut semua orang sudah terlihat, faktanya mereka memang hebat di Dunia Fana namun disini mereka tidak lebih dari sekedar prajurit semut.


Hong Wen baru saja kembali dan menyapa mereka berdua, "Kalian berdua... aku memiliki kabar baik !"


"Memangnya hal baik apa yang bisa kita dapatkan ?" Tanya Fang Zhe dengan sedih.


"Jangan putus asa seperti itu... Bocah Han Sen itu sudah naik. Bukan hanya itu saja... Tuan Muda Tang Ru dan Dong Zie hampir dibunuh olehnya, tidak lama dari sekarang dia akan bertarung dengan Keluarga Tang. Semua orang meneriakkan namanya sebagai Kesombongan Surgawi yang baru." Kata Hong Wen dengan jujur.


"Anak itu memang memiliki bakat dalam segala hal." Fang Zhe melihat keatas langit dan sangat iri.

__ADS_1


"Yang Mulia sudah menjadi sangat kuat dan para Ratu mungkin tidak jauh lebih buruk darinya. Sialan... jika aku tahu Alam Mistik seperti ini maka pada saat itu aku akan mendengarkan nasihatnya baik-baik." Kata Guan Lao yang menyesal.


"Tidak ada gunanya menyesal sekarang... kita harus memanfaatkan ini untuk lari dari tempat ini. Setidaknya ketika Han Sen datang pastinya semua perhatian akan tertuju kepadanya, jadi kita bisa lari dan mendapatkan kebebasan." Kata Hong Wen yang terlihat tidak sabar.


__ADS_2