Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 281 - Kerja Sama


__ADS_3

Empat hari sudah berlalu dan Cai Die menunggu didepan Gua. Aura panas yang sangat kuat dapat dia rasakan dari dalam dan dia tidak bisa masuk tanpa ijin dari Han Sen.


Han Sen berdiri didepan Tungku dan mengambil Pedang berwarna ungu yang terang, Jiwa Pedang masuk kedalamnya dan Auranya meledak dengan gila.


"Bagus... akhirnya Belati itu berhasil aku lebur menjadi sebuah Pedang yang sebanding dengan Artifak Tingkat Immortal Bumi. Walaupun kualitasnya tidak terlalu bagus karena bahan yang minim, tapi ini jauh lebih baik dari Pedang Kekacauan." Han Sen merasa sangat puas dan menyimpannya kedalam Semesta Kecilnya.


Setelah membereskan semua peralatannya Han Sen bergegas keluar dan menemui Cai Die, mereka tidak terlalu banyak bicara dan segera berangkat masuk kedalam Labirin bawah tanah.


Tempat yang disebut labirin ini cukup luas dan dalam, tidak sedikit orang yang Han Sen temui namun karena banyaknya lorong disana membuat semua orang kesulitan untuk mencarinya Kristal Sumber.


Adapun mereka menemukannya tentunya ada Beast yang menjaganya. Kristal Sumber dapat meningkatkan energi Spiritual dan tentunya hal ini juga berlaku untuk Beast.


Mereka masuk cukup dalam menyusuri lorong dan Han Sen merasakan sesuatu yang mendekat, "Apa ini ?"


"Harap berhati-hati Senior... disini ada serangga mutasi. Racunnya cukup berbahaya dan lebih baik untuk membunuhnya secepat mungkin !" Kata Cai Die yang bersiap untuk bertarung.


Sekumpulan serangga berwarna hijau merangkak kearah mereka berdua dengan cepat. Cai Die membentuk segel ditangannya dan tinjunya menciptakan gelombang panas yang cukup besar, sekumpulan serangga itu mati dibawah panasnya kekuatan Cai Die dan tidak menyisakan apapun dari tubuhnya.

__ADS_1


"Lumayan... serangga ini tidak terlalu kuat dan seharusnya bukan masalah besar." Kata Han Sen sambil mengamati situasi.


"Memang benar kalau serangga ini cukup lemah, namun racunnya benar-benar dapat melumpuhkan Kultivator Immortal Bumi. Tidak sedikit orang yang mati karena meremehkan serangga ini, lebih baik untuk membunuh langsung mereka dari pada menyebabkan masalah besar." Kata Cai Die yang memberikan Han Sen peringatan.


"Aku akan mengingatnya... tapi jika aku mengeluarkan seluruh kekuatanku ditempat ini, apakah Labirin ini masih dapat bertahan ?" Han Sen melihat langit-langit gua.


Sejak awal hal inilah yang menjadi kekhawatiran Han Sen, mereka sudah masuk terlalu dalam dan jika dia tidak sengaja menghancurkan tempat ini dengan kekuatannya maka mereka akan tertimbun.


Bahkan jika mereka bisa selamat dalam situasi itu namun akhirnya itu akan menjadi hal yang merepotkan untuk keluar.


"Baguslah kalau begitu... jadi aku bisa menggila sepuasnya." Han Sen meminta Cai Die melanjutkan perjalanannya.


Adapun serangga hijau yang menghadang jalan mereka semuanya dapat mereka atasi dengan sangat mudah. Mereka berdua sampai diruangan yang cukup besar dan luas, disana Aura yang ganas dapat Han Sen rasakan.


"Kiek... Manusia berani datang dan menantang Ratu ini !" Teriakan Ratu Serangga membuat telinga mereka sakit.


Han Sen benar-benar terkejut dengan sosoknya yang menyerupai wanita. Kemungkinan Beast ditempat ini terus tumbuh hingga membangun kesadaran mereka sendiri, Cai Die bersiap untuk bertarung dan berhati-hati dengan kolam racun hijau didepannya.

__ADS_1


Ratusan serangga keluar dari lubang-lubang atap dan Han Sen dengan santai berkata, "Ratu Serangga itu setidaknya memiliki kekuatan yang setara dengan Yun Lang, bisakah aku menyerahkanmu untuk mengurus yang kecil. Sisanya biarkan aku sendiri yang membunuhnya !"


"Apakah Senior Han Sen yakin untuk melawannya sendiri, berapa lama waktu yang Senior butuhkan ?" Tanya Cai Die dengan penasaran.


"Entahlah... tapi ini tidak akan memakan waktu yang lama !" Han Sen berubah menjadi bayangan hitam dan muncul didepan Ratu Serangga.


Pedangnya berayun dan dengan panik kedua tangan Ratu Serangga menjadi bilah yang tajam, Ratu Serangga berhasil menahan serangan Han Sen namun darah mengalir dari lukanya.


Cai Die benar-benar terkejut dengan kecepatan Han Sen, namun tidak ada waktu untuk mengagumi kemampuannya. Sekarang dia harus fokus dengan tugasnya dan biarkan Han Sen bertarung dengan Ratu Serangga.


Ratu Serangga mendorong Han Sen dan membuatnya terlempar keatas langit. Han Sen tidak memiliki rencana untuk main-main, dia mengangkat satu jarinya dan bayangan hitam membentuk sebuah akar yang menjerat tubuh Ratu Serangga.


Kekuatan Spiritual ditubuhnya seolah diserap oleh Akar hitam dan Han Sen tidak akan melewatkan peluang ini. Pedangnya diayunkan dan Qi Pedang yang sangat tajam membentuk sebuah Bilah hitam dengan Qi Alam yang mengerikan.


*Slash.*


Kepala Ratu Serangga dipotong dan terlepas dari tubuhnya. Racun yang bercampur dengan darah menyembur dan Akar Hitam itu menyerap semua vitalitas Ratu Serangga.

__ADS_1


__ADS_2