
Dua tahun berlalu dengan sangat cepat dan akhirnya mereka memiliki tiga orang anggota Keluarga baru. Liu Shuang dan Chai Ying memiliki Putra yang bernama Han Liu dan Han Chai, sedangkan Yun Zhi melahirkan seorang Anak Gadis yang bernama Han Yun.
Han Sen memang sengaja memberikan mereka dengan nama marganya dan mengambil nama belakang sebagai identitas Ibu mereka. Liu Bufan dan Zie Ling merasa sangat senang dengan hal ini, tentunya Han Sen juga tidak berencana untuk menyebarkan berita ini karena itu akan menjadi hal yang merepotkan.
Reputasinya terlalu besar dan Han Sen tidak ingin Anak-Anaknya nanti berurusan dengan beberapa orang penjilat. Mereka harus belajar banyak hal tentang kehidupan sebelum dilepas keluar untuk melihat Dunia.
Setelah menemani mereka sepanjang hari Han Sen memiliki waktu luang untuk berlatih. Dia segera pergi ke Hutan belakang Istana dan meminta bawahan Qing Lian untuk pergi, adapun Beast disana tidak ada yang berani mendekati Han Sen karena Auranya yang mengerikan.
"Sekarang kewajibanku sudah selesai... ini adalah waktu yang tepat untuk memastikan apakah yang dikatakan bajingan itu benar atau tidak !" Han Sen mengeluarkan Cermin Samsara.
Sudah beberapa bulan Han Sen mencoba untuk membongkarnya, namun kemampuannya masih sangat rendah dan sulit untuk tidak merusaknya.
Satu-satunya jalan sekarang adalah menghancurkannya seperti apa yang sudah dia lakukan ketika di Segel didalam Lukisan Pegunungan dan Laut. Walaupun Artifak ini sangat bagus namun percuma saja jika dirinya tidak bisa menggunakannya.
__ADS_1
Qi Alam menyelimuti tinju Han Sen bersamaan dengan kekuatan ruang. Han Sen meninju cermin itu dengan keras dan ledakan kekuatan ruang yang kacau menyebar, pecahan kaca berjatuhan dan ratusan juta Kristal Divine yang disimpan oleh Klan Emosi berjatuhan.
Gumpalan cahaya yang tidak lain adalah Sumber Prinsip Alam Mistik melayang, kekuatan dunia yang sangat kuat mengintimidasi dan perubahan besar terjadi diseluruh Alam Mistik diiringi munculnya daftar surgawi.
Alam Mistik berguncang dan Auranya berubah menjadi lebih padat. Semua orang bingung dengan perubahan yang tiba-tiba ini dan tidak tahu siapa yang memiliki kekuatan sebesar ini sampai mempengaruhi seluruh Alam Mistik.
Gumpalan Cahaya itu perlahan masuk kedalam tubuh Han Sen dan masuk kedalam Semesta kecilnya. Aura yang hangat membanjiri tubuh Han Sen dan Bintang lima elemen miliknya mengalami peningkatan seolah Han Sen dapat menyempurnakan semua Hukumnya.
"Cih... jika terus seperti ini aku tidak akan bisa menghindar untuk menerobos. Jika aku melakukannya disini maka tempat ini akan hancur karena Pembabtisan Surga, aku harus segera pergi dari sini !" Han Sen mendesak Qi miliknya dan segera terbang menjauh dari Wilayah Phoenix.
Han Sen berhenti disebuah Wilayah yang tandus dan mereka berlima menyusulnya dengan cepat, aliran waktu dan ruang disekitar Han Sen sangatlah kacau dan sulit untuk mendekatinya.
"Kalian jangan kemari... jika sampai kalian terseret Pembabtisan Surga maka itu akan menjadi bahaya besar untuk kalian !" Teriak Han Sen yang memperingatkan mereka berlima.
__ADS_1
"Kau harus selamat... aku tidak ingin menjanda terlalu awal." Kata Qing Lian dengan cemas.
Han Sen tersenyum dan berkata, "Aku adalah Kesombongan Surgawi yang bangga akan diriku sendiri. Pembabtisan kecil ini sama sekali bukan apa-apa untukku, lihatlah betapa hebatnya Suami kalian ini !"
*Boom... Boom... Boom...*
Petir mengamuk diatas langit dan menjadi semakin ganas. Mereka berlima menggelengkan kepalanya dan tidak seharusnya Han Sen memprovokasi Jalan Surga, sekarang Malapetaka yang dia dapatkan menjadi jauh lebih kuat dan perlahan Han Sen duduk.
Gumpalan cahaya Sumber Prinsip perlahan diserap oleh Inti Immortal, dalam sekejap Aura yang luar biasa menyembur dan Akar itu terus tumbuh. Han Sen dapat merasakan kalau Qi Alam menjadi semakin kuat dan mungkin tidak kalah dari Qi Kekacauan yang sebenarnya.
Semua Energi itu menyebar keberbagai area ditubuh Han Sen, struktur tubuhnya berubah dan pupil matanya mulai memanas. Han Sen tidak tahu berapa lama proses ini akan berakhir.
Pengetahuannya tentang Alam Immortal masih sangat awam. Terlebih ini juga kali pertama dirinya memurnikan Sumber Prinsip Alam Mistik, tapi Han Sen yakin bahwa langkahnya sudah tepat dan untuk masalah utamanya adalah bagaimana dia akan menghadapi pembabtisannya.
__ADS_1
Dirinya sudah gagal sekali dan setelah mendapatkan pengetahuan baru kali ini dia harus berhasil. Bahkan sekalipun dia gagal dan masih hidup itu akan menggoyahkan niat beladirinya dimasa depan dan Han Sen tidak mungkin bisa mengulang kembali.