Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 270 - Keluarga Yang Sebenarnya


__ADS_3

Pertarungan berlangsung sangat sengit dan Ren Qiu benar-benar menjadi incaran Kultivator hebat, hanya dalam waktu yang singkat amukan ketiga Binatang Suci dan para Kultivator lainya tertuju padanya.


Hanya dalam waktu yang singkat mereka mengambil nyawa Ren Qiu dan melakukan pembantaian bagi mereka yang sudah memilih bergabung dengan Klan Emosi. Tentunya Qing Lian dan yang lainya tidak melupakan tugas dari Han Sen dan mengambil Cermin Samsara.


....


Disisi lain setelah beberapa minggu Yao Wu dan Chai Ying sudah mencapai tempat Han Sen, disana ruang terlihat sangat kacau dan untuk melangkah masuk kedalam mereka harus ekstra hati-hati.


Puing-puing dari Wilayah Terpencil melayang disekitar mereka dan terombang ambing. Mereka tidak tahu pertarungan macam apa yang sudah terjadi namun dampak dari menghancurkan sebuah wilayah itu terlihat sangat berlebihan.


Han Sen terlihat sedang memulihkan dirinya dan tidak bergerak seincipun dari tempatnya, Auranya saat ini terlihat sangat lemah dan darah ditubuhnya sudah mengering seiring berjalannya waktu.


Yao Wu dan Chai Ying bergegas kesana dan menyuntikan Qi mereka kedalam tubuh Han Sen untuk membantu pemulihannya.


Han Sen perlahan membuka matanya dan tersenyum, "Apakah kalian berdua tidak lelah setelah melakukan perjalanan yang jauh ?"

__ADS_1


"Sama sekali tidak jika ini untukmu." Kata Yao Wu dengan tenang.


"Aku akan memasukan Suami kedalam Dunia Manik ini, sisanya Kakak Yao Wu akan merawatnya dan aku akan kembali ke Istana Phoenix Sembilan Surga." Kata Chai Ying dengan tegas.


"Ya." Han Sen mengangguk dan Chai Ying membiarkannya untuk memulihkan diri dengan tenang dibawah perawatan Yao Wu.


Disana Han Sen memulihkan dirinya dengan bantuan Aura yang dikumpulkan Chai Ying, dia sudah mulai bisa bergerak dan Han Sen menelan beberapa Pil Roh.


Yao Wu mengambil kain basah dan membasuh tubuh Han Sen yang dipenuhi dengan darah sampai bersih. Hanya dalam waktu satu minggu Han Sen sudah menunjukan tanda-tanda pulih sepenuhnya, bukan hanya itu saja kekuatannya juga meningkat dengan pesat.


Secara bergantian Chai Ying bergantian dengan Yao Wu dan situasi pertarungan disana juga sudah mereka ketahui melalui Token Komunikasi yang dibawa oleh Qing Lian.


Yao Wu berdiri disamping Han Sen dan berkata, "Suamiku... semuanya sudah selesai... Kau sudah menyingkirkan bahaya besar, Kakak Qing juga sudah mendapatkan Cermin Samsara dan sekarang Putra dan Putri kita bisa hidup tanpa beban bersama-sama."


Han Sen memeluk Yao Wu dengan erat dan merasakan kehangatannya, "Ya."

__ADS_1


Yao Wu merasa ada yang aneh dan bertanya, "Jujurlah pada Istrimu ini... apakah ada sesuatu yang sedang mengganggu pikiranmu ?"


"Seseorang pernah mengatakan ini kepadaku kalau kita para Kultivator tidak boleh hanyut dalam perasaan. Penyakit yang paling tidak bisa dihindari bahkan sekalipun mereka yang kuat adalah penyakit kasih sayang dan cinta, setelah pertarungan ini aku merasakan penolakan yang besar dari Dunia ini yang mungkin akan memaksaku menerobos Alam Immortal."


Han Sen melanjutkan, "Sekarang aku mengerti arti dibalik perkataan itu, sejak dulu impian terbesarku adalah menjadi orang pertama yang menerobos Alam Immortal. Tapi setelah aku memiliki kalian itu menjadi hal yang sulit untukku seolah aku dapat mengorbankan segalanya, untuk merasakan kehangatan seperti ini setiap hari saja aku sudah bersyukur dan tidak meminta lebih."


"Secara tidak langsung perkataanmu itu sangat merendahkan kami semua." Yao Wu berkata dengan pelan.


"Tidak ada yang namanya merendahkan... bahkan dalam tidurpun aku selalu memuja nama kalian." Han Sen mengusap punggung Yao Wu dengan lembut.


"Kami adalah wanita yang buruk... Suami kami memiliki cita-cita yang besar, hanya kerena kami terlalu lemah Suami kami harus mengorbankan impian terbesarnya dan menyerah. Bahkan kau membimbing kami mempelajari Divine Dao yang cocok namun kami masih tetap tidak bisa mengikuti pencapaianmu."


Yao Wu menyentuh wajah Han Sen dan tersenyum, "Dengarkan ini baik-baik... aku adalah Istri dan Ibu dari Anak-Anakmu. Tapi yang paling penting adalah aku adalah wanita yang sangat mencintaimu, setidaknya kami akan mendorongmu sejauh yang kami bisa untuk mengejar apa yang kau inginkan. Jangan khawatir... kami sudah memiliki pemahaman dasar untuk membentuk Inti Immortal, tapi jika kami memang tidak sanggup maka kau harus menjadi kuat dan menemukan cara untuk membawa kami kesana !"


"Ya... aku berjanji kepada Istriku kalau aku akan menjadi yang terkuat. Sejak dulu kau memang pandai bicara, tapi aku sama sekali tidak membencinya dan mungkin hanya kau satu-satunya yang dapat menghentikan kegilaanku." Han Sen memeluk Yao Wu dengan erat dan menciumnya dengan lembut.

__ADS_1


__ADS_2