
Empat tahun sudah berlalu dengan sangat cepat dan disisi lain ditengah lautan sebuah retakan ruang yang besar perlahan mulai terbentuk. Sepuluh orang keluar dari dalam retakan ruang dan ekspresi mereka terlihat sangat pucat.
Salah satu dari mereka menciptakan sebuah pilar batu dan masing-masing dari mereka mulai menelan Pil Roh. Mereka adalah orang yang berasal dari Alam Mistik dan berasal dari Sekte Daun Gugur.
Pemimpin mereka adalah Tu Jiu yang memiliki basis Kultivasi Tahap Akhir Alam Dao Fusion, sisanya hanya para Murid jenius yang berada di Tahap Awal.
Tu Jiu berdiri dan berkata, "Dunia Fana ini memang benar-benar yang terburuk. Tapi mengapa aku merasakan Aura Langit dan Bumi disatu arah, kalian semua berdiri dan kita akan pergi memeriksanya !"
Mereka semua berdiri dan segera pergi untuk memeriksanya. Semakin mereka mendekat kearah sumbernya mereka melihat keajaiban yang luar biasa dengan terbentuknya Dunia Langit dan Bumi.
Namun Tu Jiu merasakan kalau Dunia Langit dan Bumi ini tidak bisa mereka masuki. Hanya ada dua kemungkinan sekarang yang pertama adalah sudah ada orang yang masuk dan sisanya memang basis Kultivasi mereka yang kurang.
__ADS_1
Tu Jiu tidak memiliki pemahaman seperti ini mengingat Sekte Daun Gugur hanya kekuatan kelas bawah. Mereka tidak memiliki hak atas sumber daya seperti ini namun ketika melihat hal ini maka itu akan menjadi keberuntungan untuk mereka.
"Siapa kalian semua !" Teriak Penjaga dengan keras.
Tu Jiu tersenyum dan mengangkat tangannya, tubuh Penjaga itu seolah ditarik oleh kekuatan yang tak terlihat dan semua Penjaga segera bersiap untuk bertarung.
Tu Jiu meremas leher Penjaga itu dan berkata, "Semut Dunia Bawah memang tidak tahu sopan santun ketika melihat orang yang lebih tinggi, katakan dimana ini sekarang dan apakah ada orang yang sudah masuk kedalam !"
"Ugh... ini adalah wilayah dari Kekaisaran Pedang, sudah ada ribuan orang yang masuk ke Dunia Langit dan Bum. Kemungkinan beberapa bulan lagi mereka akan segera dikirim keluar." Kata Penjaga itu yang berusaha untuk melepaskan diri.
Tekanan Jiwa yang sangat kuat menekan mereka hingga berlutut ditanah. Satu persatu tubuh mereka meledak hingga menjadi bongkahan daging, hanya dengan sedikit kekuatan tekanan jiwa dari Tu Jiu mereka semua mati ditempat dan tidak ada yang bisa melawan.
__ADS_1
"Seekor semut harus bersikap selayaknya semut didepan kami. Pergi dan katakan kepada Pemimpinmu untuk menghadap Tuan ini, jika tidak aku akan membunuh lebih banyak dari ini !" Tu Jiu melemparkan Penjaga itu kebawah dan dia segera berlari dengan ketakutan.
Laporan.mengenai kedatangan orang-orang asing ini sampai ditelinga Guan Lao. Menurut informasi yang dia dapatkan dari mata-mata yang kembali hidup, sepuluh orang asing itu memiliki kekuatan yang sangat besar.
Guan Lao sekarang sangat bimbang dan tindakan yang mereka ambil sama sekali tidak ramah. Semua Penjaga yang ada disana mati dan hanya menyisakan satu orang untuk mengirimkan pesan.
"Sekarang Kaisar sedang tidak ada... kita harus bertahan sebisa mungkin. Mereka tidak datang sebagai tamu melainkan musuh yang tujuannya sepertinya adalah Dunia Langit dan Bumi." Kata Guan Lao dengan jujur.
"Bertahan ?" Changfen mengerutkan keningnya dan berkata, "Apakah kau sangat takut mati... kita tidak bisa seperti ini terus menerus. Akan ada banyak nyawa yang hilang ketika semua orang keluar, jangan lupakan bahwa keempat Ratu juga termasuk orang ikut pergi. Bagaimana mungkin kita akan diam saja membiarkan semua ini ?"
"Kau biasanya berpikir tenang namun pahamilah sesuatu bahwa waktu masih ada 2 bulan sampai saat semua orang keluar. Memang dalam jangka waktu itu mereka membantai orang sesuka hati mereka, namun kau harus memahami tingkat kekuatan musuh sekarang."
__ADS_1
Guan Lao memegang kepalanya dan berkata, "Kita semua mengabdikan diri kita untuk Yang Mulia Kaisar Han Sen, hanya dia satu-satunya orang yang mungkin bisa melawan mereka. Aku bukan orang yang takut mati namun aku tidak bisa membiarkan orang yang aku layani bertarung sendirian nantinya, saat ini pilihan terbaik yang bisa kita ambil adalah meminta bantuan semua Ahli Alam Virtual untuk bertarung sekaligus menunggu Kaisar kembali. Tapi tetap saja ketika semua orang keluar ada atau tidaknya Kaisar nantinya kita semua akan mencoba yang terbaik untuk menyelamatkan mereka."
Changfen terlihat lemas dan berkata, "Maafkan aku karena salah paham... kau sangat benar bahwa kita masih memiliki waktu. Pergi tanpa rencana hanya membawa kita pada kekalahan, tujuan musuh juga tidak jelas dan aku akan mengurus semuanya sesuai dengan rencana awal."