Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 197 - Roh


__ADS_3

Semua orang terbang selama tiga hari dan mengikuti Han Sen dari belakang. Han Sen berhenti ditanah yang tandus dan kering, Qi Kematian disana sangatlah kuat dan semua orang menggunakan Qi mereka untuk melindungi diri.


Han Sen mendarat kebawah dan mengetuk tanah, "Kalian semua mundur !"


Tangan Han Sen berubah menjadi cakar Naga dan dia mendesak Qi miliknya dengan kuat. Tanah mulai bergetar hebat dan hancur menciptakan lubang yang sangat dalam.


Qi Kematian yang sangat kuat menyembur dan Han Sen mengerutkan keningnya, entah mengapa dia merasakan firasat yang buruk dan sudah sejak lama dia datang kemari.


Tentunya dalam kurun waktu selama itu pasti ada beberapa perubahan yang tak terduga, namu saat ini bukan waktunya untuk takut atau mundur mengingat hanya ini satu-satunya cara baginya untuk keluar dari tempat ini.


"Tetap waspada dan jangan turunkan penjagaan kalian. Sekarang ayo kita masuk !" Han Sen mengambil langkah terlebih dahulu dan turun kebawah.


Semua orang mengikutinya dan Han Sen dengan cepat mencapai dasar. Disana Han Sen dapat melihat tulang belulang dari Kultivator hebat dimasa lalu, Qi Kematian disini sangat padat dan tiba-tiba Han Sen merasakan Aura yang benar-benar sangat mengerikan.


*Dang... Dang...*


Suara langkah kaki terdengar jelas dan sosok Kesatrian memakai Armor hitam memancarkan Aura yang sangat mengerikan. Semua orang merasakan tekanan yang luar biasa dan sudut mulut Han Sen mengalir darah segar.

__ADS_1


"Sialan... Roh yang mengambil bentuk Kesatria Hitam. Tekanan yang dia pancarkan sudah seperti Kultivator Tahap Awal Alam Heaven, Qi Kematian yang terakumulasi untuk waktu yang lama disini sepertinya melahirkan sesuatu yang berbahaya." Kata Han Sen sambil menelan ludahnya.


Keberuntungan yang dimilikinya sudah berakhir dan sekarang masalah sebenarnya adalah Kesatria Hitam ini. Han Sen tidak akan mampu menangani Kultivator Alam Heaven, bahkan jika mereka semua menyerangnya bersama-sama masih sangat sulit.


Kesatria Hitam melesat kearah Han Sen dan Pedang besar ditangannya diayunkan langsung kearahnya. Han Sen mengambil Pedang Kekacauan dan kedua serangan mereka saling berbenturan.


Qi Kematian yang kuat menyembur dan mendorong Han Sen. Tubuh Han Sen terlempar sangat jauh dan menabrak dinding Gua dengan cukup keras.


Kesatria Hitam itu berlari kearah kerumunan orang namun Han Sen tidak akan membiarkannya menyakiti mereka. Han Sen melemparkan tempurung Kura-Kura Hitam dan ukurannya perlahan membesar.


Pedand ditangan Kesatria Hitam berayun dan gelombang Qi yang ganas mendorong kembali Tempurung Kura-Kura Hitam. Han Sen mengambil bentuk Naga Surgawi dan menyemburkan Api Hitam yang sangat kuat.


Kobaran Api Hitam yang kuat melelehkan Armor dari Kesatria Hitam. Perlahan tubuhnya meleleh dan Gas Hitam keluar dan masuk ketumpukan tulang.


Tulang-tulang itu perlahan menyatu dan menjadi monster yang besar. Ekor Han Sen ditangkap dan Naga Surgawi ditarik oleh Monster Tulang.


"Masih diam dan tidak bergerak untuk membantu Suamiku !" Yun Zhi mendesak Qi miliknya dan memadatkan Pedang Es.

__ADS_1


Semua orang kembali sadar dari rasa takut mereka dan mulai menyerang Monster Tulang itu bersama-sama. Serangan gabungan mereka sangat kuat dan membuat lubang didada Monster Tulang.


Han Sen yang terombang-ambing tidak berdaya terlepas dari cengkraman Monster Tulang, dia membentur dinding dengan sangat keras dan darah mengalir dari kepalanya.


Yao Wu yang sejak awal diam dan memperhatikan situasi sekarang memiliki rencananya. Perlahan dia melangkah maju dan melewati semua orang, Wudie yang melihat Yao Wu mendekati Monster itu terlihat sangat panik.


Han Sen berdiri dan menyentuh kepalanya, "Yao Wu... apa yang coba kau lakukan !"


"Suamiku... aku merasakan kalau Jiwa Roda Bulan dapat mengatasinya." Kata Yao Wu dengan tenang.


Tangan tulang yang sangat besar mengarah langsung kepada Yao Wu, Han Sen memegang Pedangnya dan mengayunkannya. Qi Pedang yang ganas memotong tangan besar itu dan menghadang serangan yang tertuju kepada Yao Wu.


"Aku percaya padamu... kalian semua bantu aku untuk membuatnya tidak bergerak." Han Sen melesat maju kedepan dan berubah menjadi Naga Surgawi.


Han Sen melilit tubuh dari Monster Tulang dan tidak berniat menahannya sekuat tenaga, namun dia mendapatkan perlawanan yang sangat luar biasa dan setiap kali Monster Tulang ingin melepaskan diri daging dan tulangnya seolah sedang ditarik keluar dari tubuhnya.


Serangan terus menerus dilancarkan tanpa jeda sedikitpun. Mereka membekukan kaki dari Monster Tulang dan mencoba yang terbaik untuk menahan amukannya.

__ADS_1


Untungnya mereka melawan Monster yang tidak memiliki akal. Jadi walaupun kekuatannya sangat kuat dan mustahil untuk dibunuh namun jika hanya menahan untuk beberapa waktu mereka masih sanggup untuk melakukannya.


__ADS_2